Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis

Ahad, 20 Mei 2018 13:48
Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak

Ahad, 20 Mei 2018 13:45
PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga

Ahad, 20 Mei 2018 07:46
Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 07:41
Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri

Sabtu, 19 Mei 2018 18:45
Dukungan Makin Bulat di Setiap Daerah, Firdaus-Rusli Semakin Optimis Menang

Sabtu, 19 Mei 2018 17:44
Jembatan Penghubung Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 15:31
Toleransi Pemko Pekanbaru pada Pedagang,
PKL Pasar Cik Puan Hanya Boleh Jualan Sampai Pukul 9 Pagi


Pemko Pekanbaru bertoleransi dengan keberadaan para pedagang kaki lima di Pasar Cik Puan. Mereka diizinkan buka lapak sampai pukul sembilan pagi.

Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Pasar Kota Pekanbaru mengatakan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cik Puan Pekanbaru hanya diperbolehkan berjualan hingga pukul sembilan pagi. Suhardi, Kepala Bidang Pasar DPP Kota Pekanbaru, mengatakan peringatan tertulis terkait jam berjualan di Pasar Cik Puan bahkan sebenarnya telah disepakati oleh pedagang yang ada di Pasar Cik Puan itu sendiri. "Jam sembilan pagi sudah harus clear, bahkan mereka (pedagang, red) sendiri sudah buat pernyataan," terang Suhardi, Rabu (14/2/2018). Suhardi menjelaskan, kompensasi berjualan hingga pukul sembilan pagi ini bahkan telah melebihi kesepakatan awal yang hanya bisa berjualan hingga pukul tujuh pagi saja. "Awalnya hanya sampai jam tujuh pagi saja, tapi dinaikkan menjadi jam sembilan pagi karena mereka butuh satu jam lebih untuk mengemas barang dagangannya," jelas Suhardi. Seperti yang diketahui, pedagang kaki lima di Pasar Cik Puan masih saja berjualan hingga membuat kemacetan. Salah satu penyebabnya ialah belum selesainya pembangunan Pasar Cik Puan. DPP Kota Pekanbaru bahkan mengakui pembangunan terhambat dikarenakan adanya tarik ulur lahan kepemilikan antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru. Untuk jumlah pedagang di Pasar Cik Puan, DPP Kota Pekanbaru mencatat setidaknya terdapat 432 orang pedagang. ***(dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah
- Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M,
PLN Bengkalis Kerahkan 'Pasus' Minimalisir Gangguan dan Pemadaman

- Sediakan Makanan Khas Rohul,
88 Lapak Pasar Ramadhan di Kelurahan Pasirpangaraian‎ Terisi Penuh

- Tanam Bibit Padi Sidenuk di Kampar, Kemenristekdikti Patok Target 12 Ton Sehektar
- PT Tasmapuja Bangunkan Gedung PDTA Warga Pinatan, Desa Kampar
- Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru
- Harga TBS di Riau Naik Sepekan ke Depan
- Sambut Ramadan, Disdalduk KB Gelar Makan Bersama dan Saling Bermaafan
- Edukasi Mahasiswa, Pertamina Ajak Mahasiswa Riau Kenali Energi Negeri
- Selama Ramadhan, Waktu Kerja ASN Dikurangi Lima Jam Sepekan
- Pertamina Siapkan Ketahanan Stop dan Distribusi BBM untuk Kebutuhan Ramadhan
- Di Tengah Derasnya Penolakan HGU PT TSUM di Pulau Medol,
Kadis DPM-PTSP: Hambali Serukan Warga Untuk Temui Investor

- Dukung GISA, Kadisdukcapil Pekanbaru Imbau Warga ke Hotel Furaya Besok
- Bank Riau Kepri Jadi Tuan Rumah Rakor Bisnis BPD se Sumatera
- BI Luncurkan GPN di Riau
- Ribut-ribut HGU di Pulau Mendol,
Ternyata PT TSUM Sudah Kantongi Pelepasan Sebelum Kabupaten Pelalawan Berdiri



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com