Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Pebruari 2018 11:35
Maret, Bapenda Pekanbaru Cetak Masal 236. 560 Tagihan PBB

Kamis, 22 Pebruari 2018 11:29
PPPES Gelar Gotong-royong Bersih-Bersih DAS Siak

Kamis, 22 Pebruari 2018 10:25
Kajari Rohil Serahkan Dua Ekor Elang Laut ke BBKSDA Riau

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:36
Lima Unit Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:34
Kunjungi Saleh Djasit, LE Diskusikan Misi Bangkitkan Riau

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:30
Berprestasi Tahun 2017, Polres Rohul Terima Dua Penghargaan dari Kapolda Riau

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:28
RAL Ditutup, Dewan Minta Hutang Rp54,8 Miliar ke Bank Muamalat Tetap Dibayar

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:24
Ipemakusi Sumbar Dukung Pengadaan Mobnas Bupati Kuansing

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:23
Tinjau MDA Terbakar, Bupati Meranti Janji Bantu Bangun Kembali

Kamis, 22 Pebruari 2018 08:17
Presma UR Siap Maju Sebagai Calon Koordinator Pusat BEM SI

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 15:31
Toleransi Pemko Pekanbaru pada Pedagang,
PKL Pasar Cik Puan Hanya Boleh Jualan Sampai Pukul 9 Pagi


Pemko Pekanbaru bertoleransi dengan keberadaan para pedagang kaki lima di Pasar Cik Puan. Mereka diizinkan buka lapak sampai pukul sembilan pagi.

Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Pasar Kota Pekanbaru mengatakan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cik Puan Pekanbaru hanya diperbolehkan berjualan hingga pukul sembilan pagi. Suhardi, Kepala Bidang Pasar DPP Kota Pekanbaru, mengatakan peringatan tertulis terkait jam berjualan di Pasar Cik Puan bahkan sebenarnya telah disepakati oleh pedagang yang ada di Pasar Cik Puan itu sendiri. "Jam sembilan pagi sudah harus clear, bahkan mereka (pedagang, red) sendiri sudah buat pernyataan," terang Suhardi, Rabu (14/2/2018). Suhardi menjelaskan, kompensasi berjualan hingga pukul sembilan pagi ini bahkan telah melebihi kesepakatan awal yang hanya bisa berjualan hingga pukul tujuh pagi saja. "Awalnya hanya sampai jam tujuh pagi saja, tapi dinaikkan menjadi jam sembilan pagi karena mereka butuh satu jam lebih untuk mengemas barang dagangannya," jelas Suhardi. Seperti yang diketahui, pedagang kaki lima di Pasar Cik Puan masih saja berjualan hingga membuat kemacetan. Salah satu penyebabnya ialah belum selesainya pembangunan Pasar Cik Puan. DPP Kota Pekanbaru bahkan mengakui pembangunan terhambat dikarenakan adanya tarik ulur lahan kepemilikan antara Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru. Untuk jumlah pedagang di Pasar Cik Puan, DPP Kota Pekanbaru mencatat setidaknya terdapat 432 orang pedagang. ***(dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Maret, Bapenda Pekanbaru Cetak Masal 236. 560 Tagihan PBB
- Proyek Waduk Serba Guna Lompatan Harimau di Rohul Baru Sebatas Perencanaan
- Kasatpol PP Pekanbaru Minta Warga Laporkan Jika Ada Anggotanya Lakukan Pungli
- Stuband, Anggota Dewan Inhil Sambangi Bapenda Pekanbaru
- Baru Enam OPD Pemko Pekanbaru Berikan Laporan Keuangan 2017
- Agustus, MPP Pekanbaru Resmi Beroperasi
- Swastanisasi Sampah,
DLHK Pekanbaru Optimis Bisa Angkut Sampah 750 Ton Perhari

- Berupa Gerobak dan Modal Usaha,
Belasan Pedagang di Rohul Terima Bantuan dari YBM BRI Pasirpangaraian

- Dukung Percepatan Pembangunan Fly Over,
Pemko Pekanbaru Segera Bongkar JPO Depan Mall SKA

- Fokus Penataan, DPP Pekanbaru Hentikan Pembuatan Pangkalan Gas Bersubsidi
- Baru 18,7 persen Terealisasi,
Pemko Pekanbaru Optimis Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

- Dirjen BAK Kemendagri Kunjungi DPM-PTSP Pekanbaru
- Gelar Unjuk Rasa di DPRD Riau,
Massa Tuntut Pencabutan HGU PT Ivo Mas Tunggal Dicabut

- DPD SPSI LEM  Riau Gelar Uji Kompetensi Anggota
- Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit
- Gaikindo Klaim Permintaan Premium Berkurang karena Rekomendasi Industri Otomotif
- Masyarakat Keluhkan Tarif Parkir 'Siluman' di Duri
- Minim Pengawasan, PKL dan Parkir Liar di Pasar Pagi Arengka Kembali Marak
- Gelar Patroli, Satpol PP Meranti Tertibkan Jam Buka Warnet
- Harga Minyak Dunia Turun, Pertumbuhan Ekonomi Bengkalis Turun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.119.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com