Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 20:40
Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"

Rabu, 12 Desember 2018 19:58
Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus

Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 Maret 2018 14:04
Dibangun Kembali Pasca Terbakar,
Konstruksi Plaza Sukaramai Sejalan dengan Kemajuan Pembangunan Pekanbaru


Plaza Sukaramai kembali dibangun pasca terbakar. Konstruksinya dirancang hingga tahan hingga 50 tahun ke depan.

Riauterkini - PEKANBARU - Pasca terjadi musibah kebakaran di Pasar Sukaramai Desember tahun 2015 silam, PT Multi Papan Permata (MPP), selaku pengelola, terus menggesa pembangunannya.

Bahkan ahli konstruksi dari Universitas Islam Riau (UIR), Profesor Sugeng Wiyono, mengklaim untuk ketahanan gedung bisa mencapai lebih kurang selama 50 tahun. Bukan tanpa alasan, pernyataan itu disampaikan berdasarkan hasil assesment yang dilakukan melibatkan sejumlah tenaga ahli sejak Bulan April 2016 silam.

"Gedung ini kita asesment dengan berbagai uji lab mulai dari saat terbakar Desember 2015 silam, mulai dari uji visual, uji ultrasonic pulse velocity (UPV), untuk mendeteksi kedalaman retak pada beton, uji frekwensi dan lainnya. Dari hasil itu semua baru kita rekomendasikan PT.MPP untuk melakukan perbaikan. Kita prediksi setelah melalui berbagai tahapan uji dengan peralatan canggih, bangunan gedung ini mampu bertahan sampai 50 tahun," kata Sugeng, Senin (5/3/2018).

Sementara itu, Kepala Cabang PT MPP, Suryanto, menjelaskan, perubahan bentuk dan layout bangunan bekas Pasar Sukaramai yang kini berganti nama menjadi Sukaramai Trade Center (STC), untuk memberikan kenyamanan dan kemananan bagi para pedagang dan masyarakat yang nantinya menjadi pengunjung.

Diantaranya dengan menambah sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari eskalator, lahan parkir, pendingin ruangan disetiap gedung. Begitujuga dengan lift yang semula hanya berjumlah 2, kini ditambah menjadi 7 unit, untuk eskalator semula hanya 10 unit, kini menjadi 26 unit. Sedangkan lahan parkir juga diperluas, kalau semula hanya bisa menampung 300 unit kendaraan nanti menjadi 900 unit mobil. Bukan hanya itu, untuk fasilitas pendukung keamanan gedung PT.MPP, juga memasang splingker dibeberapa titik untuk mendeteksi panas.

Berkaca dari musibah kebakaran yang terjadi sebelumnya, PT MPP juga menambah Ground Water Tank dengan luas mencapai 500 meter kubik setara dengan 250 truk air dari mobil pemadam kebakaran. Meski konsep bangunan menyerupai Mall, tapi tidak akan merubah citra gedung yang selama ini merupakan pasar tradisional.

"Semua gedung bangunan sudah fasilitas AC, kita juga akan bangun gedung parkir di area belakang tiga lantai, dan di Jalan Imam Bonjol juga ada parkir tiga lantai dan ada lahan parkir khusu sepeda motor. Tak kalah penting kita akan tingkatkan fasilitas keamanan salahsatunya untuk pemadam kebakaran, tampungan air bawah tanah juga akan diperbesar," jelasnya. ***(dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan
- 5 Kabupaten di Riau Ikuti Workshop Proklim Tajaan PT RAPP
- Petani KUD Mulus Rahayu di Siak Panen Perdana Kebun Peremajaan Sawit Rakyat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com