Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 21:14
Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU,
Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya


Senin, 25 Juni 2018 20:22
Khawatirkan Tindakan Kriminal, Gubri Harap Pemko dan PLN Bisa Duduk Bersama

Senin, 25 Juni 2018 20:18
Dua Hari Tenggelam, Mayat Aca Timbul di Tengah Sungai Siak saat Azan Maghrib

Senin, 25 Juni 2018 20:14
10 TPS di Kecamatan Sungai Sembilan Masuk Kategori Rawan

Senin, 25 Juni 2018 19:20
Bupati Yopi Bakal Lantik Sekda Inhu

Senin, 25 Juni 2018 19:17
Solusi Kemacetan di Pekanbaru,
Gubri Tinjau Pembangunan Dua Proyek Fly Over


Senin, 25 Juni 2018 19:11
Tuntut Pengembalian Lahan dari PT SBAL,
Ratusan Warga Koto Aman Ancam Bermalam di Depan Kantor Bupati Kampar


Senin, 25 Juni 2018 19:06
Hadapi Pilkada, Demokrat Riau Bentuk Tim Satgas Ronda

Senin, 25 Juni 2018 18:02
Parkir Lupa Pasang Rem Tangan, Mobil di Pekanbaru ini Terjun ke Parit

Senin, 25 Juni 2018 17:58
Korupsi Dana Pendidikan PNS,
Sekda Kuansing Divonis 15 Bulan dan Bendahara 18 Bulan Penjara


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 Maret 2018 14:04
Dibangun Kembali Pasca Terbakar,
Konstruksi Plaza Sukaramai Sejalan dengan Kemajuan Pembangunan Pekanbaru


Plaza Sukaramai kembali dibangun pasca terbakar. Konstruksinya dirancang hingga tahan hingga 50 tahun ke depan.

Riauterkini - PEKANBARU - Pasca terjadi musibah kebakaran di Pasar Sukaramai Desember tahun 2015 silam, PT Multi Papan Permata (MPP), selaku pengelola, terus menggesa pembangunannya.

Bahkan ahli konstruksi dari Universitas Islam Riau (UIR), Profesor Sugeng Wiyono, mengklaim untuk ketahanan gedung bisa mencapai lebih kurang selama 50 tahun. Bukan tanpa alasan, pernyataan itu disampaikan berdasarkan hasil assesment yang dilakukan melibatkan sejumlah tenaga ahli sejak Bulan April 2016 silam.

"Gedung ini kita asesment dengan berbagai uji lab mulai dari saat terbakar Desember 2015 silam, mulai dari uji visual, uji ultrasonic pulse velocity (UPV), untuk mendeteksi kedalaman retak pada beton, uji frekwensi dan lainnya. Dari hasil itu semua baru kita rekomendasikan PT.MPP untuk melakukan perbaikan. Kita prediksi setelah melalui berbagai tahapan uji dengan peralatan canggih, bangunan gedung ini mampu bertahan sampai 50 tahun," kata Sugeng, Senin (5/3/2018).

Sementara itu, Kepala Cabang PT MPP, Suryanto, menjelaskan, perubahan bentuk dan layout bangunan bekas Pasar Sukaramai yang kini berganti nama menjadi Sukaramai Trade Center (STC), untuk memberikan kenyamanan dan kemananan bagi para pedagang dan masyarakat yang nantinya menjadi pengunjung.

Diantaranya dengan menambah sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari eskalator, lahan parkir, pendingin ruangan disetiap gedung. Begitujuga dengan lift yang semula hanya berjumlah 2, kini ditambah menjadi 7 unit, untuk eskalator semula hanya 10 unit, kini menjadi 26 unit. Sedangkan lahan parkir juga diperluas, kalau semula hanya bisa menampung 300 unit kendaraan nanti menjadi 900 unit mobil. Bukan hanya itu, untuk fasilitas pendukung keamanan gedung PT.MPP, juga memasang splingker dibeberapa titik untuk mendeteksi panas.

Berkaca dari musibah kebakaran yang terjadi sebelumnya, PT MPP juga menambah Ground Water Tank dengan luas mencapai 500 meter kubik setara dengan 250 truk air dari mobil pemadam kebakaran. Meski konsep bangunan menyerupai Mall, tapi tidak akan merubah citra gedung yang selama ini merupakan pasar tradisional.

"Semua gedung bangunan sudah fasilitas AC, kita juga akan bangun gedung parkir di area belakang tiga lantai, dan di Jalan Imam Bonjol juga ada parkir tiga lantai dan ada lahan parkir khusu sepeda motor. Tak kalah penting kita akan tingkatkan fasilitas keamanan salahsatunya untuk pemadam kebakaran, tampungan air bawah tanah juga akan diperbesar," jelasnya. ***(dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Khawatirkan Tindakan Kriminal, Gubri Harap Pemko dan PLN Bisa Duduk Bersama
- Solusi Kemacetan di Pekanbaru,
Gubri Tinjau Pembangunan Dua Proyek Fly Over

- Desember 2018 Akhir Penukaran Uang Emisi 1998-1999
- PT. MAI Dituding Serobot Lahan,
Petani Kalikapuk Tambusai Minta Pemkab dan DPRD Rohul Segera Turun Tangan

- Pastikan Distribusi Logistik Aman, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel
- RTRWP Riau, Efek Dominonya ke UMKM
- Puncak Arus Balik ke Pekanbaru Diprediksi Terjadi Besok dan Lusa
- Nyaris Amblaskan Jalan Nasional,
PUPR Riau Langsung Berkoordinasi dengan PJN Atasi Longsor Tembilahan

- Sampah Menumpuk, DLH Bengkalis Lemburkan Petugas Pengangkut
- Jelang Lebaran, Warga di Bengkalis "Rebutan" Bensin
- Anggaran Kas Tak Cukup,
Sebulan Gaji Honorer RSUD Bengkalis Belum Bisa Dibayar

- 3.750 AHASS Siap Berikan Layanan Ekstra di Bulan Ramadhan
- Dilayani 4 Armada Roro, Arus Mudik ke Pulau Bengkalis Meningkat Lancar
- Sambut Lebaran, Warung Koffie Batavia Santuni 25 Anak Panti Asuhan
- Puncak Mudik Lebaran Diprediksi Besok, Bandara SSK II Bakal Disesaki 15 Ribu Penumpang
- Perusahaan Penyedia Bahan Pokok "Lalai",
Pasar Murah Ramadhan Bengkalis di 10 Kecamatan Gagal Digelar

- FKIJK Riau Berbagi 200 Paket Sembako di Kelurahan Tangkerang Tengah, Pekanbaru
- IMA Chapter Pekanbaru Bagikan 1000 Paket Sembako untuk Warga Pekanbaru dan Sekitarnya
- Program Kemitraan,
Pertamina Salurkan Bantuan Rp5 Miliar kepada Pengusaha Kecil Menengah

- Bantu Warga di 19 Desa dan Kelurahan,
RAPP Gelar Operasi Pasar Murah Ramadhan di Lima Kabupaten



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com