Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

Senin, 23 April 2018 19:31
Posko Cak Imin untuk Indonesia di Pelalawan Mulai Berdiri

Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2018 15:21
Disurati KPK,
Ternyata Kuansing Masih Berhutang ke BPJS Rp1,2 Miliar dari Tahun 2004


Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi ternyata masih memiliki utang kepada BPJS sebesar Rp1,2 miliar. Hutang tersebut dihitung dari tahun 2004 hingga sekarang.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi ternyata masih memiliki utang kepada BPJS sebesar Rp1,2 miliar. Hutang tersebut dihitung dari tahun 2004 hingga sekarang.

Atas tunggakan tersebut, KPK telah mengirim surat kepada Pemkab Kuansing agar segera dilunasi. Jika tidak dibayar, maka, Dana Alokasi Umum (DAU) akan dipotong oleh BPJS. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Hendra AP saat berbincang dengan riauterkinicom, Kamis (15/3/18).

"Surat KPK itu pekan lalu kami terima," kata Hendra.

Atas surat tersebut, kata Hendra, Pemkab Kuansing tidak lantas mengakui hutang tersebut. Sebab, pemerintah meminta penjelasan terlebih dahulu dari pihak BPJS data yang akurat. "Kok tiba tiba ada hutang, padahal tiap tahun itu kan ada audit dari BPK. Nggak ada temuan hutang Pemkab ke BPJS,. Apalagi dari tahun 2004 lalu," ujar Hendra.

Hendra meminta pihak BPJS agar menyediakan data mulai dari tahun 2004 lalu itu. Yang membuat heran kata Hendra, hutang ke BPJS itu telah ada dari tahun 2004, sementara BPJS itu baru berdiri beberapa tahun belakangan ini. "Dulu kan Askes. BPJS ini baru berdiri. Sementara kita sudah berhutang ke BPJS dari 2004. Makanya saya minta valid nya," tutur Hendra.***(dri)

Loading...


Berita lainnya..........
- Januari - April, ULP Pekanbaru Lelang 50 Paket Senilai Rp 300 Miliar
- Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa
- Jelang Ramadhan, Jalinnsu di Duri Makin Memprihatinkan
- Kerjasama Camat dan Lurah, Disdukcapil Bagikan KTP-el Sistem Door to door
- BRK Syariah Sukseskan MTQ Expo Kota Tanjungpinang
- Kuliah Umum Pakar Kurma Asal Irak, UIR Siap jadi Kampus Riset Kurma di Indonesia
- AHM Hadirkan Beragam Gaya Hidup Berkendara di IIMS 2018
- Panen Raya Cabe Kriting,
Wabup Zardewan Apresiasi Bantuan PT Arara Abadi untuk Desa Terbangiang

- Rahma Selviawati Resmi Menjabat External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu
- Harga Terigu Merangkak Naik, Bulog Datangkan Tepung Kita
- Sambut Hari Kartini, Tjokro Hotel Pekanbaru Gelar Baksos dan Donor Darah
- Bangun Dua Fly Over, Pemprov Riau Gelontorkan Rp689,5 Miliar
- Jalan Rusak di Jembatan SSK II Tualang, Siak,
Ini Action dan Janji Dinas PUPR Riau melalui UPT III

- Pemilk Swalayan Top 99 Selatpanjang Ini Diduga Peras Karyawan
- Jelang Distribusi SPPT PBB, Bapenda Pekanbaru Sosialisasi Juknis ke UPTB
- Jalan Poros Provinsi Rantau Kasai-Mahato Putus, Ketua DPRD Rohul Meradang
- Disdukcapil Inhil Berhasil Percepat Realisasi Perekaman Wajib KTP
- Eksportir Kopra Akui Turunnya Harga Kelapa Disebabkan Siklus Sepuluh Tahunan
- Kabupaten Rohul Bakal Punya Pabrik Semen, Lokasinya di Rokan IV Koto
- Presdir PT CPI Jadi Pembicara di Grand Seminar IPF 2018 UIR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.87.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com