Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 19:38
Tausiyah di Duri, UAS Tegaskan Program UEK/D Riba

Ustadz Abdul Somad yang hadir di acara Tabligh Akbar di Duri menegaskan bahwa Program Usaha Ekonomi Kelurahan/Desa adalah usaha yang mengandung riba karena mengandung unsur bunga, meskipun kecil.

Riauterkini - DURI - Sesi tanya jawab yang dibuka oleh Panitia Tabligh Akbar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Jum'at (16/3/18), dari belasan ribu jemaah yang hadir terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS), ternyata mencuatkan tanda tanya besar terkait program Pemerintah dengan nama Usaha Ekonomi Kelurahan/Desa (UEK/D).

Program UEK/D tersebut dinyatakan riba oleh UAS dikarenakan mengandung unsur bunga meskipun tergolong kecil hingga dianjurkan Pemerintah agar dapat mencarikan jalan keluar terkait program itu.

Penegasan itu muncul saat salah seorang jemaah bertanya dengan menggunakan secarik kertas kepada UAS dan mengaku sebagai salah seorang pengelola UEK/D di Kabupaten Sri Junjungan Bengkalis.

"Apapun kegiatannya yang terdapat unsur bunga didalamnya, jelas itu Riba. Pemerintah agar dapat mencari solusinya. Bentuk Bank Syariah Daerah dan sudah ada dan dilaksanakan di Propinsi Aceh dan NTB,"tegasnya saat menjawab pertanyaan jemaah tersebut.

Dikatakan UAS, untuk itu Pemerintah harus mensegerakan solusi agar masyarakat Bengkalis khususnya terbebas dari riba.

Terang saja, mendengar jawaban ustadz yang menjelma menjadi idola baru bagi umat muslim seantero itu spontan melongo dan menjadi bahan perbincangan serius belasan ribu jemaah yang hadir.

Seperti diketahui sebelumnya, program UEK/D itu muncul dan berjalan guna membantu masyarakat lepas dari jeratan hutang dari rentenir dengan bunga pinjaman mencapai belasan hingga puluhan persen.*(hen)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif

- Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran
- Tata Tapal Batas, PMD Bengkalis Gandeng BIG 
- Pengangguran di Kuansing Meningkat di Era Bupati Mursini
- Genjot Pencapaian PAD 2018, Bapenda Pekanbaru Turlap Datangi WP
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun 
- Menggunakan Dana DAK, PDAM Bengkalis akan Bangun 100 SR
- Perkuat Bergaining, Bupati Kampar Ingin Tingkatkan Modal di PT Bank Riaukepri
- LPG 3 Kg Langka, Ketua DPRD Rohul Minta Bupati Tak Tinggal Diam
- Sulit Dapatkan LPG 3 Kg,
Seorang ‎Warga Tandun Mengamuk di Pangkalan, Disperindag Rohul "Turun Gunung"

- Iropin Riau Gelar Pemeriksaan dan Edukasi Gratis Mata
- Jaga Kemitraan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Aspekpir Indonesia Lantik dan Kukuhkan DPP
- Menhub dan Gubri Tinjau Pelabuhan Sungai Duku
- ‎Pemkab Rohul Buka 278 Formasi CPNS 2018, Pendaftaran Online Mulai 26 September
- Masih Banyak ‎Kontraktor di Rohul Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketengakerjaan
- Bisa Membaca Kapasitas di RS,
BPJS Kesehatan Lakukan Uji Coba Rujukan Online Tahap Ketiga bagi Peserta JKN-KIS

- Peran NGO dalam Pertumbuhan Perkebunan Sawit
- Komisi V DPRD Riau Sayangkan Tunggakan Utang BPJS ke RSUD Arifin Ahmad
- Bapenda Pekanbaru Lakukan Penilaian Individual PBB di TransMart
- Pekan ini Harga Bahan Pokok Stabil di Pasar Rakyat Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com