Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 22:25
Daftarkan 45 Bacaleg, Partai Golkar Targetkan Kursi Terbanyak di DPRD Rohul

Selasa, 17 Juli 2018 22:23
Ingin Sama dengan Nomor Urut Partai, PPP Incar 10 Kursi di DPRD Riau

Selasa, 17 Juli 2018 21:48
Daftarkan Bacaleg DPRD Riau, PDI Perjuangan Targetkan 13 Kursi

Selasa, 17 Juli 2018 21:45
MKG Deteksi 61 Hotspot di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 20:06
Targetkan Pemenang Pileg 2019, Partai Gerindra Pelalawan Daftar ke KPU Diiringi Becak

Selasa, 17 Juli 2018 19:45
‎Target 6 Kursi di Pemilu 2019, DPC PPP Rohul Turunkan Kekuatan Penuh

Selasa, 17 Juli 2018 19:43
Hanura Incar Posisi Pimpinan DPRD Kampar pada Pileg 2019

Selasa, 17 Juli 2018 19:38
Daftarkan Bacaleg ke KPU Pekanbaru, Agung Optimis Demokrat Menangkan Pemilu

Selasa, 17 Juli 2018 18:21
Targetkan 8 Kursi, Mantan Wabup Rohul Daftarkan 45 Bacaleg PKB ke KPU

Selasa, 17 Juli 2018 18:16
Jadi Lintasan Api Obor Asian Games 2018, Polda Riau Optimalkan Pengamanan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 19:38
Tausiyah di Duri, UAS Tegaskan Program UEK/D Riba

Ustadz Abdul Somad yang hadir di acara Tabligh Akbar di Duri menegaskan bahwa Program Usaha Ekonomi Kelurahan/Desa adalah usaha yang mengandung riba karena mengandung unsur bunga, meskipun kecil.

Riauterkini - DURI - Sesi tanya jawab yang dibuka oleh Panitia Tabligh Akbar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Jum'at (16/3/18), dari belasan ribu jemaah yang hadir terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS), ternyata mencuatkan tanda tanya besar terkait program Pemerintah dengan nama Usaha Ekonomi Kelurahan/Desa (UEK/D).

Program UEK/D tersebut dinyatakan riba oleh UAS dikarenakan mengandung unsur bunga meskipun tergolong kecil hingga dianjurkan Pemerintah agar dapat mencarikan jalan keluar terkait program itu.

Penegasan itu muncul saat salah seorang jemaah bertanya dengan menggunakan secarik kertas kepada UAS dan mengaku sebagai salah seorang pengelola UEK/D di Kabupaten Sri Junjungan Bengkalis.

"Apapun kegiatannya yang terdapat unsur bunga didalamnya, jelas itu Riba. Pemerintah agar dapat mencari solusinya. Bentuk Bank Syariah Daerah dan sudah ada dan dilaksanakan di Propinsi Aceh dan NTB,"tegasnya saat menjawab pertanyaan jemaah tersebut.

Dikatakan UAS, untuk itu Pemerintah harus mensegerakan solusi agar masyarakat Bengkalis khususnya terbebas dari riba.

Terang saja, mendengar jawaban ustadz yang menjelma menjadi idola baru bagi umat muslim seantero itu spontan melongo dan menjadi bahan perbincangan serius belasan ribu jemaah yang hadir.

Seperti diketahui sebelumnya, program UEK/D itu muncul dan berjalan guna membantu masyarakat lepas dari jeratan hutang dari rentenir dengan bunga pinjaman mencapai belasan hingga puluhan persen.*(hen)

Loading...


Berita lainnya..........
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti
- Bertindak, Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Desa Airpanas Ditargetkan Wakili Provinsi Riau di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2018
- Hotel Penyumbang Tebesar PAD,
Dewan Kuansing Akui, Bukittinggi Bagus Kelola Pariwisata

- 2018, RFB Optimis Target 1 Juta Lot Tercapai
- Bapenda Pekanbaru Gelar Monitoring Pajak Restoran
- Pemko Pekanbaru Raih Juara Pertama PTSP Terbaik se Indonesia
- Bahayakan Keselamatan Penumpang, KRI Pulau Rusa Amankan KM Jelatik
- Tak Kunjung Diperbaiki,
Warga Bengkalis Sayangkan Lampu Penerangan Jembatan Banyak Padam

- Tuntut Gaji, Ratusan Karyawan PT Ricry Gelar Aksi Demo
- Turlap, Bapenda Pekanbaru Lakukan Monitoring Pajak Restoran
- Rasionalisasi, Anggaran Dinas Kesehatan Riau Dipangkas Rp20 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com