Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 12:21
Harapkan WTP, Gubri Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah

Jum’at, 22 Maret 2019 12:18
TNI Polri Bengkalis Siap Amankan Pesta Demokrasi Serentak April 2019

Jum’at, 22 Maret 2019 10:49
Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri

Jum’at, 22 Maret 2019 10:45
Batas 2 Mei, tak Serahkan LPPDK, Caleg Bakal Dicoret

Jum’at, 22 Maret 2019 10:25
Pimpin Apel Siaga Pengaman Kampanye, Gubri Minta Aparat Netral di Pemilu 2019

Jum’at, 22 Maret 2019 10:16
Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri

Jum’at, 22 Maret 2019 10:09
Soal Reposisi Waka DPRD, Dedet Bersyukur dan Auzar Ngaku tak Tau

Jum’at, 22 Maret 2019 09:59
Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi

Jum’at, 22 Maret 2019 09:55
Tahun Keempat Kepemimpinan Amril Mukminin, Dewan Desak Realisasi Capaian RPJMD 2016-2021 Bengkalis

Jum’at, 22 Maret 2019 09:50
Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 April 2018 14:51
Kemenkop dan UKM Dukung Asian Agri Dampingi Lebih Banyak Koperasi Petani Sawit

Untuk upaya pengentasan kemiskinan, Kemenkop dan UKM RI mendukung Asian Agri untuk mendampingi semua koperasi petani sawit.

Riauterkini-PEKANBARU- Kelapa  sawit  sebagai  salah  satu  komoditas  penyumbang  devisa  negara terbesar,  juga  menjadi  solusi  dalam  pengentasan  kemiskinan  di  Indonesia.  Dukungan  Asian  Agri  untuk kesejahteraan petani dilakukan dengan  menyerahkan  premi hasil penjualan minyak sawit berkelanjutan kepada  para  petani  plasma  yang  tergabung  dalam  wadah  koperasi.  Hari  ini  (10/4/18),  Asian  Agri menyerahkan  secara  simbolis  premi  minyak  sawit  berkelanjutan  kepada  12  ketua  Koperasi  Unit  Desa (KUD) yang menaungi para petani plasma binaan Asian Agri.  

  Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Ir. Agus Muharam, M.SP hadir menyaksikan penyerahan premi secara simbolis kepada petani. 

Keberadaan  kelapa  sawit  di  Indonesia  mendukung  peningkatan  pendapatan  masyarakat,  khususnya  di daerah-daerah  yang  dekat  dengan  perkebunan  kelapa  sawit.  Industri  kelapa  sawit  mendukung  usaha pemerintah  dalam  meningkatkan  kualitas  hidup  masyarakat,  khususnya  pedesaan  dan  di  sekitar perkebunan  kelapa  sawit.  Hal  ini  juga  turut  mendukung  poin  ke-3  dari  Nawa  Cita  Presiden  Republik Indonesia, Joko Widodo perihal membangun Indonesia dari desa, yang juga menjadi fokus kami melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.  

Penyerahan Premi Minyak Sawit Berkelanjutan

Dana yang merupakan premi selama tahun penjualan 2016 sebesar Rp. 3.690.062.357, dibagikan kepada 72 KUD mitra Asian Agri yang menaungi 30.000 petani plasma di Provinsi Riau dan Jambi.

“Pembagian hasil penjualan minyak sawit ini merupakan contoh yang baik dari hubungan kemitraan antara perusahaan dengan mitranya, dimana dalam hal ini diterapkan oleh Asian Agri kepada para petani binaan,” ujar Agus.

Senada  dengan  Kementerian  Koperasi  &  UKM,  Direktur  Jenderal  Perkebunan,  Kementerian  Pertanian Republik Indonesia Ir. Bambang, MM turut menegaskan dukungan pemerintah dalam penerapan praktik agronomi berkelanjutan melalui kemitraan petani dan perusahaan sebagai pendamping.

“Indonesia harus menghadapi tantangan pasar internasional terhadap sumber pasokan kelapa sawit yang jelas dan memiliki sertifikasi keberlanjutan,” tegas Bambang saat menyampaikan arahan di hadapan para petani hari ini.  

Kementerian  Pertanian  mendorong  semua  petani  kelapa  sawit  untuk  memperoleh  sertifikasi keberlanjutan  termasuk  ISPO  dan  RSPO  sehingga  produk  sawit  Indonesia  diterima  oleh  pasar internasional dan petani berkesempatan mendapat insentif atas penjualan minyak sawit berkelanjutan.

Penyerahan premi kepada petani  merupakan bentuk apresiasi dari hubungan kemitraan  Asian Agri dan para petani, atas usaha petani yang konsisten menerapkan praktik-praktik berkelanjutan dalam mengelola perkebunan  kelapa  sawit.  Penerapan  praktik  berkelanjutan  yang  dilakukan  oleh  para  petani  menjamin kualitas buah dan minyak kelapa sawit yang dihasilkan, yang lebih diminati oleh pasar domestik maupun internasional.

Direktur Corporate Affairs Asian Agri, Dr. M. Fadhil Hasan mengungkapkan, hubungan kemitraan Asian Agri dengan petani melalui koperasi berfokus pada intensifikasi dan transfer pengetahuan akan praktik-praktik terbaik pengelolaan kelapa sawit untuk dapat turut diterapkan oleh para petani.

“Kami  menempatkan  kemitraan  dengan  petani  sebagai  model  bisnis  utama  perusahaan,  dimana  peran petani tidak dapat terpisahkan dari Asian Agri dan kesejahteraan petani merupakan bagian dari tanggung jawab kami,” ujar Fadhil.

Selain telah mencapai usia 30 tahun kemitraan, di tahun 2018 ini hubungan kemitraan Asian Agri dengan para  petani  plasma  juga  menorehkan  prestasi  positif,  dimana  seluruh  petani  plasma  binaan  Asian  Agri telah tersertifikasi oleh RSPO, setelah sebelumnya tersertifikasi oleh ISCC.

“Tahun  ini  merupakan  penanda  pencapaian  positif  bagi  kemitraan  Asian  Agri  dengan  petani  plasma, dimana seluruh petani mitra Asian Agri telah berhasil memperoleh sertifikasi, dan hal ini memungkinkan para petani untuk mendapatkan nilai lebih dari buah yang dihasilkannya,” lanjutnya.

 “Kami berharap premi ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan petani secara kolektif melalui koperasi, untuk pengelolaan kebun sawit, maupun hal lain yang dapat meningkatkan kualitas hidup petani dan desa,” ujar Fadhil.

Pawito  Saring,  petani  plasma  binaan  Asian  Agri  yang  turut  hadir  pada  acara  tersebut  menjelaskan kemitraan bersama Asian Agri menjadi jawaban atas permasalahannya pada awal menjadi petani.

“Kemitraan  kami  dengan  Asian  Agri  dari  awal  tidak  hanya  sebatas  pada  mengarahkan,  namun  juga memberikan pendampingan dan pembinaan untuk mempraktikan pengelolaan sawit yang baik dan benar. Kami difasilitasi dan dipacu  untuk mengembangkan kemampuan dan wawasan mengenai praktik-praktik pengelolaan  berkelanjutan  dan  berwawasan  lingkungan  melalui  berbagai  pelatihan  dan  fasilitas  yang diberikan.  Hasilnya,  kini  kami  berhasil  mendapatkan  sertifikasi  dan  premi  ini  adalah  salah  satu  manfaat yang kami rasakan sangat menguntungkan bagi kami dan koperasi dimana kami bernaung,” ujar Saring.  *(rilis)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com