Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

Jum’at, 20 Juli 2018 20:37
Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas

Jum’at, 20 Juli 2018 20:21
Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun

Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 April 2018 15:08
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Segera Gunakan Tapping Box

Bekerja sama denga Bank Riau Kepri, Bapenda Pekanbaru bakal pasang alat perekaman transaksi pada objek (tapping box) di sejumlah restoran. Alat ini akan otomatis menghitung besaran pajak yang harus dibayarkan wajib pajak kepada pemerintah.

Riauterkini - PEKANBARU - Bekerja sama denga Bank Riau Kepri (BRK), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru bakal pasang alat perekaman transaksi pada objek (Tapping Box). Hal ini diungkapkan Kepala Bapenda, Muhammad Jamil melalui Kabid PDL, Adi Lesmana, Kamis (12/4).

Dikatakannya, untuk tahap awal ini BRK telah bersedia memberikan 30 unit alat Tapping Box yang nantinya dipasang pada restoran restoran di Kota Pekanbaru.

"Alat ini sangat kita butuhkan, karena bisa secara otomatis menghitung berapa besaran pajak yang akan dibayar oleh si Wajib Pajak. Namu sebelum pemasangan alat ini Bapenda akan melakukan sosialisasi kepada WP terlebih dahulu sehingga tidak semua satu persepsi," papar Adi lagi.

Lanjut, Adi sangat optimis dengan hadirnya alat Tapping Box tersebut Bapenda Pekanbaru bisa menggenjot PAD sesuai dengan yang telah ditetapkan senilai Rp 799 M.

"Intinya, WP bisa lebih transparan dalam melaporkan pajaknya, meskipun Selfassessmen kita punya data pembanding. Jika kurang bayar dengan dasar rekaman kita bisa melakukan penagihan kembali," singkatnya. (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com