Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 26 Mei 2018 22:00
Perkokoh Pasar Matic,
Capella Honda Launching Duet All New Vario Series di Pekanbaru


Sabtu, 26 Mei 2018 19:41
DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Sekarang Teratas

Sabtu, 26 Mei 2018 19:30
Andi Rachman Berbuka Bersama di Duri,
Warga: Kami Yakin Cagub Riau Nomor 4 Amanah dan Merakyat


Sabtu, 26 Mei 2018 19:26
Kampanye di Pelangiran, Mardi Doakan Lukman Edy Terpilih sebagai Gubernur Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 19:22
Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel


Sabtu, 26 Mei 2018 19:12
Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

Sabtu, 26 Mei 2018 15:42
Inhil Raih Peringkat Kedua Hasil UN Tingkat SMP/MTs se Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri

Sabtu, 26 Mei 2018 13:25
Hasil UN SMP Terbaik se-Riau, Firdaus Bangga pada Kualitas Pendidikan Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Mei 2018 17:16
Seminar PR di Era Disrupsi di Umri,
Profesi Humas Ditantang Bersaing dengan Artificial Intelligence


Kondisi yang sangat dinamis saat ini menuntut praktisi humas beradaptasi sangat cepat.

Riauterkini-EKANBARU - Kemajuan teknologi informasi saat ini sudah merubah kebiasaan hidup manusia sehari-hari. Sejumlah profesi bahkan mulai terancam keberadaannya akibat era disrupsi. Termasuk profesi Public Relations (PR) atau Humas yang dituntut harus lebih peka dan kreatif.

Demikian salah satu poin yang disampaikan Ketua Umum BPP Perhumas Indonesia, Agung Laksamana, dalam Seminar Digital PR di Era Disrupsi, yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Rabu (9/5/2018), Pekanbaru.

"Tantangan praktisi PR sekarang cukup tinggi, salah satunya kita akan bersaing dengan robotorial atau artificial intelligence, untuk itu, banyaklah membaca, yang tidak dimiliki robot adalah emosi atau feeling. Robot tidak bisa menceritakan kondisi di lapangan. Inilah kelebihan kita, selain kita membaca, kita juga harus rajin menulis kreatif," ujar Agung yang menjabat Direktur Corporate Affairs APRIL Group.

Agung juga menambahkan tahun 2018 ini sedang menghadapi Tsunami of Content, di mana ada new era reporter yakni setiap orang bisa membuat konten sehingga konten pun menjadi independen.

"Semua saat ini sudah on the record, jadi berhati-hatilah dalam berkomentar, termasuk membuat status di media sosial anda," pesan Agung.

Pembicara berikutnya, Jupendri mengatakan profesi PR berada pada posisi leader, karena memegang peranan penting dalam mengatur hubungan yang baik dengan publik.

"Pentingnya keberadaan PR seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi informasi," jelas Jupendri yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI.

Ketua Perhumas BPC Riau, Djarot Handoko mengungkapkan kondisi saat ini sangat dinamis, memaksa praktisi humas atau PR beradaptasi dengan sangat cepat.

"Disrupsi yang terjadi bukan lagi hitungan hari, tapi sudah hitungan detik. PR bukan lagi bicara soal media engagement, komunikasi karyawan, krisis dan isu manajemen, tapi sudah menyasar ke berbagai sektor seperti lobby, promo, reputasi, CSR, dan shareholder," ujar Djarot yang juga menjabat sebagai Corporate Communications Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Acara seminar dibuka oleh Wakil Rektor III UMRI, Tazwin Yakob dan dipandu oleh moderator Dewi Martina yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau.*** (rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bulog Mulai Gelar Pasar Murah Sembako Jelang Idul Fitri
- Dinkes Pastikan Seluruh Apotek di Bengkalis Dibina Berkala
- Ikut Berpartisipasi Semarakkan Ramadhan, PSMTI Bagikan 500 Takjil Gratis kepada Masyarakat
- Santuni Anak Yatim,
Total Jaminan Jamkrida Capai Rp1,164 Triliun

- Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis

- Dipecat karena Tolak Teken PKWT, 16 Karyawan PT AFR Mengadu ke DPRD Riau
- Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan

- Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU

- Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat

- Angka Rasionalisasi Anggaran Berkisar Rp1,2 sampai Rp17 Triliun Belum Dipastikan
- Penukaran Uang, BI Siapkan Rp4,7 Triliun
- BP POM Riau Sebut Makanan dan Minuman di Bangkinang Aman dari Bahan Berbahaya
- Dewan: Pasar Ramadan Jangan Ganggu Aktivitas Lalin
- BPKAD Tunggu Juknis Gaji ke-14 ASN dan Anggota DPRD
- Dinasker Riau Bersiap Buka Posko Pengaduan THR
- PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga
- Bank Riau Kepri Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- 5 Kabupaten di Riau Terima Ribuan Paket Gizi dari PT RAPP
- Triwulan I 2018, Pupuk Jadi Komoditi Impor Riau Terbesar
- Selama Bulan Suci Ramadhan, Jam Pelayanan di Kantor Samsat Rohul tidak Berubah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com