Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Maret 2019 17:58
Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total

Kamis, 21 Maret 2019 17:55
Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul

Kamis, 21 Maret 2019 17:01
Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi

Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Kamis, 21 Maret 2019 16:20
BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat

Kamis, 21 Maret 2019 15:46
Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting

Kamis, 21 Maret 2019 15:38
Peringati HPSN DLH,
Bupati Kuansing Serta Seluruh OPD Komitmen Gunakan Pemakaian Tombler


Kamis, 21 Maret 2019 15:22
Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel

Kamis, 21 Maret 2019 15:20
Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

Kamis, 21 Maret 2019 15:17
Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Mei 2018 20:48
Pok Darwis di Pulau Gadang Ikuti Sosialisasi Sapta Pesona dan Kepemanduan Wisata dari STP Riau

Sekolah Tinggi Pariwisata Riau turut ambil bagian dalam upaya mengembangkan pariwisata lokal dengan mengadakan sosialisasi Sapta Pesona dan Kepemanduan Wisata bagi Pok Darwis di Pulau Gadang.

Riauterkini-PULAU GADANG - Berkembangnya pariwisata lokal tidak terlepas dari peran pengelola dan pemandu wisata. Untuk itu, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau memberikan andilnya untuk peningkatan kunjungan wisata di Kabupaten Kampar, salah satu di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar dengan menggelar sosialisasi sapta pesona dan pelatihan kepemanduan wisata lokal yang digelar selama dua hari, Rabu-Kamis, 9-10 Mei 2018 di Desa Pulau Gadang.

Kegiatan ini diikuti puluhan pengelola objek wisata dan pengurus kelompok sadar wisata (Pok Darwis) di Desa Pulau Gadang serta 28 orang mahasiswa STP Riau.

Kegiatan dibuka Rabu (9/5/2018) oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Suryadi. Pembukaan diramaikan dengan permainan bakiak.

Kemudian hari kedua dilanjutkan dengan praktek bagi pemandu sambil berkeliling Danau PLTA Koto Panjang dan berkunjung ke Air Terjun Tombang Murai yang terletak di seberang Danau PLTA Koto Panjang di Desa Pulau Gadang.

Instruktur pelatihan yang juga  Dosen STP Riau Program Studi Travel Manajemen Hj Risna Yanti,M.Par kepada riauterkini.com ketika ditemui di Tepian Mahligai, Desa Pulau Gadang, Kamis (10/5/2018) mengatakan, sosialisasi sapta pesona  lokal ini merupakan bagian dari produk layanan yang diberikan Pok Darwis kepada wisatawan. 

Sapta pesona bagian dari Pok Darwis yang harus diberikan kepada wisatawan.

Sapta pesona aplikasi dari sadar wisata. Tujuannya agar rasa aman indah dan lain sebagainya bisa dirasakan wisatawan.

"Bagaimana contohnya saja bagaimana wisatawan merasa nyaman ketika menjadi pemandu wisata. Kita ini sebagai pemandu wisata bau rokok atau tidak. Kita sebagai pemandu tak boleh beraroma yang bisa mengganggu wisatawan. Pemandu harus  ramah . Seorang peramu wisata harus mampu menerapkan dalam hidupnya senyum, sapa dan salam," beber Risna.

Berkaitan kegiatan hari kedua yaitu berkeliling di Danau PLTA Koto Panjang dan mengunjungi Objek Wisata Tambang Murai sekaligus melatih anggota Pok Darwis sebagai pemandu. "Di kapal mereka bercwrita sampai ke Air Terjun," ulasnya.

Kemudian tindak lanjut dari kegiatan ini adalah peningkatan sumber daya manusia di pariwisata lokal khususnya masyarakat Desa Pulau Gadang untuk mengangkat pariwisata Kampar. "Hendaknya ada kesan dan kenangan yang  baik yang didapat ketika masyarakat berwisata di sini," kata Risna.

Selanjutnya ketika ditanya dari mana ide kegiatan ini muncul, Risna mengakui karena tertarik dengan potensi pariwisata di Kabupaten Kampar khususnya di Pulau Gadang. "Saya bukan orang Kampar. Saya melihat potensi ini, saya suka jalan-jalan dan melihat ini. Ketika itu saya sering ketemu kawan-kawan di Kabupaten Kampar," bebernya.

Selain kepemanduan, ia menyebutkan bahwa kelengkapan sarana prasarana perlu ditingkatkan.  "Seperti di Tepian Mahligai ini, toiletnya sudah ada tapi perlu lebih bersih lagi. Perlu dibenani lagi. Akan ada planning pik Darwis untuk taman bermain dan lainnya," pungkas Risna.

Sementara itu Ketua Pok Darwis Kampuong Danau Koto Panjang Sarpawi mengaku sangat gembira adanya kesediaan dari pihak perguruan tinggi dalam hal ini STP Riau yang mau membagi ilmu untuk masyarakat bagaimana mengelola objek wisata yang baik.

"Mudah-mudahan kami bisa menyerap ilmu yang diberikan dan kedepan wisatawan merasa senang dengan pelayanan kami," ungkap Sarpawi.

Ia menambahkan, tahun ini selain bantuan pembinaan sumber daya manusia, Pok Darwis yang dipimpinnya juga mendapatkan bantuan dana CSR dari PT PLN untuk semenisasi jalan dari badan jalan nasional Riau-Sumbar langsung tembus ke pinggir Danau PLTA Koto Panjang di Tepian Mahligai, Desa Pulau Gadang.*(man)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com