Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 15:34
Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan

Kamis, 13 Desember 2018 15:25
Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 13 Desember 2018 15:06
Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan

Kamis, 13 Desember 2018 14:59
Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili

Kamis, 13 Desember 2018 14:31
Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi

Kamis, 13 Desember 2018 14:11
Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 13 Desember 2018 13:36
Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat


Kamis, 13 Desember 2018 13:31
Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018


Kamis, 13 Desember 2018 11:35
Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 

Kamis, 13 Desember 2018 10:23
Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Mei 2018 13:06
BI Luncurkan GPN di Riau

Agar memudahkan dalam sistem pembayaran di masyarakat, BI meluncurkan dan mensosialisasikan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk meminimalisasi ketidakefisienan sistem pembayaran di masyarakat dan pengelolaannya, Bank Indonesia menggelar sosialisasi dan peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Jum'at (11/5/18) di halaman gedung Bank Indonesia Perwakilan Pekanbaru.

Peluncuran dan sosialisasi gerbang Pembayaran Nasional sebagai instrument pembayaran dilakukan dengan GPN Fun Walkv sebagai pre-event dari Kampanye GPN yang akan dilaksanakan pada Semester II-2018.

BI meresmikan Gerbang Pembayaran Nasional pasa akhir 2017 lalu dengan tujuan untuk menyatukan berbagai sistem pembayaran milik berbagai bank yang tidak efisien dalam transaksi pembayaran masyarakat.

Kepala KPW BI Riau, Siti Astiyah menjelaskan, selama ini telah terjadi fragmentasi dalam sistem pembayaran. Fragmentasi itu disebabkan oleh keinginan setiap bank mengembangkan sistem pembayaran ekslusif, yang hanya bisa diproses menggunakan mesin EDC miliknya sendiri.

Hal itu membuat sistem pembayaran di masyarakat, maupun pengelolaannya oleh bank menjadi tidak efisien. Masyarakat butuh banyak kartu pembayaran dari bank berbeda di dalam dompetnya, sedangkan bank harus menyediakan EDC yang bisa membaca kartu debit buatan mereka untuk setiap kasir di toko.
br> "Karena itu GPN ini jadi penting. Sejak digagas 20 tahun lalu, mulai dari cetak birunya pada 1995-1996. Sekarang kita sudah resmikan dan bisa mulai implementasikan sistem tersebut," terangnya.

Dia menambahkan, masyarakat pemegang kartu debet milik bank A belanja di toko tertentu, mereka bisa menggunakan kartunya di mesin EDC mana pun dan tidak wajib menggunakan EDC keluaran bank A.

Menurut Siti Astiyah, masyarakat akan diperkenalkan dengan kartu ATM/debet dengan logo nasional yang digunakan untuk transaksi dalam negeri dan dapat diterima di seluruh terminal pembayaran merchant/pedagang dalam negeri. Penerapan logo nasional merupakan identitas kedaulatan nasional di bidang sistem pembayaran ritel. Dengan penggunaan logo tersebut, kartu ATM/debet dimaksud dapat diterima dan digunakan secara lebih luas oleh masyarakat tanpa mengesampingkan keberadaan instrumen pembayaran yang menggunakan logo internasional.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com