Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 22:27
Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 Mei 2018 07:08
Kong Djie Coffee & Resto Siap jadi Pilihan Wista Kuliner di Pekanbaru

Kabar penting bagi pencita wisata kuliner di Pekanbaru. Telah hadir destinasi baru di Jalan Arifin Achmad. Silahkan mampir di Kong Djie Coffee & Resto.

Riauterkini - PEKANBARU - Satu lagi cafe dan resto di Pekanbaru yang memiliki ciri khas dan sayang untuk anda lewatkan untuk menikmati hidangan spesialnya.

Terletak di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Kong Djie Coffee and Resto hadir untuk memanjakan lidah Anda pecinta kopi dengan rasa yang berbeda dari kopi lainnya.

Kopi Kong Djie merupakan kopi asli dari Bangka Belitung dan diracik secara tradisional untuk menghasilkan cita rasa yang pas di lidah orang Indonesia.

Ismen, anak dari pemilik warung Kopi Kong Djie yang pertama kali dibuka di Bangka Belitung sejak 1943 silam mengatakan, kopi asli Bangka Belitung ini disukai oleh kebanyakan orang yang telah mencoba cita rasanya.

"Di Pekanbaru ini merupakan cabang kami yang ke 67 dan yang pertama di Riau se Indonesia. Kebanyakan orang yang sudah mencobanya mengatakan kalau mereka suka, dan kembali lagi untuk mencicipinya," ungkapnya.

Ia menyebut, dalam meracik kopi Kong Djie ini tidak menggunakan peralatan modern seperti kopi-kopi yang disajikan di kafe kebanyakan saat ini.

"Sejak pertama kali berdiri, kita tetap mempertahankan cara meracik kopi dengan cara tradisional untuk mempertahankan cita rasanya," sebutnya.

Untuk segelas kopi Kong Djie ini, Anda tak perlu menguras kantong dalam-dalam. Hanya dengan Rp10 ribu saja, Anda sudah bisa mencicipi kopi Kong Djie ini.

Selain kopi Kong Djie, santapan khas lainnya adalah Sate Maranggi. Sate maranggi ini diolah dari tangan chef ternama di Indonesia, yaitu Chef Dedie Soekartin.

Chef Dedie mengungkapkan, sate maranggi ini menggunakam daging sapi lokal yang diolah dengan teknology anging system.

"Teknologi ini merupakan upaya pengempukan daging yang diilhami oleh teknologi kuruhun sunda memeram (meuyeum) dengan mengatur temperatur, kelembaban dan sirkulasi udara dipadukan dengan ketepatan wakty sesuai dengan keempukan daging yang diinginkan," ungkap Dedie.

Lanjutnya, Dedie menjelasjan, keunggulan dari teknologi ini adalah menghasilkan daging segar, tekstur utuh dan empuk seempuk tahu, bisa dipotong dengan pisau plastik, serta dapat menekan biaya produksi dan waktu masak secara signifikan.

Untuk bisa menikmati sate maranggi yang empuk dan menggugah selera ini, Anda cukup membayar seharga Rp25 ribu saja. Harga tersebut sudah termasuk nasi putih, soto bening atau santan, dan es teh manis.

Sementara itu, pemilik Kong Djie Coffe & Resto cabang Pekanbaru Yusman Amin menuturkan, alasan dirinya mendirikan Kong Djie Coffee & Resto di Pekanbaru adalah karena melihat perkembangan kuliner di Pekanbaru yang kian hari kian pesat.

"Ini saya punya lahan yang tempatnya strategis, jadi saya ingin mendirikan kuliner yang juga bisa untuk tempat orang bersantai buat ngopi. Jadi saya pilihlah kopi Kong Djie ini, karena belum pernah ada di Pekanbaru bahkan di Riau," ujarnya.

Yusman menuturkan, Kong Djie Coffee & Resto ini mulai beroperasi pukul 06.30 WIB hingga pukul 23.00 WIB setiap hari, serta menyuguhkan makanan dan minuman dengan rentang harga Rp5 ribu hingga Rp25 ribu saja untuk setiap makanan dan minuman.

Selain kopi Kong Djie dan sate maranggi yang khas, Anda juga bisa menikmati banyak hidangan lainnya seperti sapi lada hitam, beef teriyaki, ayam rica-rica, ayam kung fau, ikan asam manis, ayam penyet, dan nasi timbel.

Ada juga spaghetti bolognaise, spaghetti carbonara, spaghetti oglio olio, spaghetti sambal mantah.

Untuk kudapan, tersedia calamary, biterballen, pastel, lumpia basah, lumpia goreng, pangsit goreng, tahu/tempe goreng, pisang goreng, dan singkong goreng. ***(dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Libatkan Pemerintah Desa,
Bappeda Rohul Mutakhirkan Data Spasial Jalan Kabupaten

- CSR Bank Riau Kepri,
Masjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah

- Hanya 3 KUD di Rokan Hulu yang Terima Bantuan Replanting Kebun Sawit Tahun 2018
- Pusat dan Daerah Terus Bersinergi Wujudkan Pembangunam Perumahan di Riau
- Riau Sudah Punya Embarkasi Haji Antara, Meranti Minta Dispensasi Langsung ke Batam
- Tower Disdukcapil Kuansing Disambar Petir, Pembuatan e-KTP Terhambat
- Berikan Edukasi Perbankan, BI Gandeng STAI Le Pekanbaru
- Ditutup Kembali Usai Peresmian,
PUPR Riau: Ini Semata Demi Keamanan Jembatan Siak IV dan Penggunanya

- Meriahkan Millenial Road Safety Festival Satlantas Polres Kuansing Sediakan Doorprize
- Laba Naik, PT BSP Bangun Gedung Permanen Lima Lantai
- 31 Tahun KSU Rejosari, Bermoda Rp94 Ribuan Kini Beromset Rp6,9 Miliar
- 40 Dump Truck Sudah Disiapkan untuk Uji Beban Jembatan Siak IV Nanti
- Tak Bayar Pajak, Bapenda Pekanbaru Tertibkan Sejumlah Papan Reklame
- Pesawat Domestik Mahal, Warga Riau Libur Imlek ke Singapura dan Kuala Lumpur
- Baru 40 Persen, Wakil Rakyat Tak Yakin Tol Pekanbaru-Dumai Selesai Tahun Ini
- Diduga Gagal Beton,
Praktisi Hukum Kuansing Minta Tim Ahli Periksa Fisik SDN 018 Koto Taluk

- Januari 2019, Riau Alami Deflasi 0,06 Persen
- Dari Zero, Seribuan UMK Bengkalis Sudah Kantongi Izin
- Pemkab Kuansing Diminta Kurangi Seremoni dan Serius Upayakan Dongkrak Harga Getah Karet
- Kondisi Ekonomi Kuansing Merosot Akibat Anjloknya Karet


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com