Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

Sabtu, 19 Januari 2019 18:24
Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran

Sabtu, 19 Januari 2019 15:51
Bupati Bengkalis: Jangan 'Sunat' Bantuan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah

Sabtu, 19 Januari 2019 15:47
Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF

Sabtu, 19 Januari 2019 15:38
Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil

Sabtu, 19 Januari 2019 14:05
Pemkab Inhil Audiensi ke Kemenristek Dikti,
Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional


Sabtu, 19 Januari 2019 14:01
Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati

Jum’at, 18 Januari 2019 21:51
Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang

Jum’at, 18 Januari 2019 21:34
Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Juni 2018 21:54
Anggaran Kas Tak Cukup,
Sebulan Gaji Honorer RSUD Bengkalis Belum Bisa Dibayar


Honorer RSUD Bengkalis upah mereka untuk bulan Mei belum dibayarkan. Tak cukup dana.

Riauterkini-BENGKALIS- Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis dr. Ersan Saputra melalui Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD Bengkalis H. Hasbullah, mengakui honor (gaji) untuk honorer untuk bulan Mei, belum dibayarkan.

“Honor mereka baru kita bayarkan sampai bulan April. Sedangkan untuk bulan Mei apalagi Juni, memang belum dibayarkan,” aku Hasbullah, Rabu (13/6/18) menanggapi informasi yang berkembang.

Keterlambatan pembayaran honor bagi honorer untuk Mei itu, disebabkan karena anggaran kas yang tak mencukupi untuk memenuhi seluruh keperluan rutin di RSUD Bengkalis.

Dijelaskannya, Anggaran Kas untuk bulan Mei 2018, dialokasikan membayar sejumlah keperluan, seperti biaya tagihan listrik selama tiga bulan sebesar Rp750 juta lebih.

“Untuk tagihan listrik, kita sudah mendapat peringatan (teguran) dari pihak PLN karena sudah tiga bulan belum membayar. Makanya dana, salah satunya tersedot untuk membayar tagihan listrik,” ungkap Hasbullah.

Selain itu, pihak RSUD Bengkalis juga harus melunasi tagihan lain sebagai penunjang operasional, yakni tagihan air dan internet serta keperluan lainnya mencapai Rp800 juta lebih.

Dikatakan Hasbullah, meskipun honor bagi tenaga honorer pada bulan Mei 2018, belum dibayarkan, namun pihak RSUD Bengkalis tetap memperhatikan kesejahteraan. Salah satunya membayarkan uang jasa dan jaga/sore malam selama tiga bulan yang dibayarkan satu minggu jelang Lebaran.

Katanya, saat ini jumlah tenaga honorer baik administrasi maupun tenaga kesehatan di RSUD Bengkalis mencapai 245 orang. Setiap bulan biaya honor untuk semua pegawai di RSUD Bengkalis sekitar Rp700 juta.

Besarnya uang jasa dan jaga sore/malam, rata-rata mencapai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per bulan.

Uang jasa ini diberikan kepada petugas kebersihan dan Satpam. Sedangkan untuk dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, uang jasa yang diterima lebih besar tergantung dengan jumlah yang ditangani.

“Sedangkan untuk uang jaga sore/malam tergantung berapa hari yang bersangkutan bekerja. Total uang jasa dan jaga sore/malam yang diterima rata-rata setiap tenaga honorer sebesar Rp2,5 juta,” ungkap Hasbullah.

Terkait dengan keterlambatan honor bagi tenaga honorer RSUD Bengkalis, Hasbullah menegaskan pihaknya tidak ada niat untuk “menganiaya” keberadaan mereka. Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga dengan berat hati harus ditunda. Meskipun demikian, kedepan pihak RSUD Bengkalis berupaya semaksimal mungkin untuk secepatnya membayarkan honor tersebut.

“Kami berharap, teman-teman honorer di RSUD Bengkalis tetap bersabar dan tetap menjalankan tugas mulia melayani masyarakat,” ungkap Hasbullah.***(dik/rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar
- Mahal, Travel Agen di Pekanbaru Tolak Pembelian Tiket Pesawat Domestik
- Kenaikan Tiket Pesawat Domestik Berdampak pada Perekonomian
- Kegiatan Politik Bikin Harga Tiket Pesawat Melonjak
- BI: Temuan Upal di Dumai Terbesar di 3 Tahun Terakhir
- Di-deadline Hingga 15 Februari, CV Citra Makmur Jaya Terancam Diblacklist
- November 2018, Ekspor Riau Capai Rp 1,27 Triliun
- Pengelola Armada Roro Pulau Bengkalis-Pulau Sumatera Diminta Perbaiki Fasilitas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com