Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

Sabtu, 22 September 2018 13:56
Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi


Sabtu, 22 September 2018 13:51
Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 4 Juli 2018 22:30
Pasca Lebaran, Getah Karet dan Sawit di Pulau Bengkalis Anjlok

Harga getah karet di Bengkalis turun pasca Idul Fitri ini. Harga itu masih dipotong ke para pekerja.

Riauterkini-BENGKALIS- Pasca lebaran sejumlah komoditi hasil petani di Pulau Bengkalis mengalami penurunan yang cukup signifikan. Seperti harga karet sekitar seribuan dan tandan buah segar (TBS) sawit dibandingkan sebelum hari raya beberapa waktu lalu.

Penurunan harga getah karet diungkapkan Sri, petani karet asal Desa Jangkang, Kecamatan Bantan. Pasca lebaran ini harga getah karet sampai ke pengepul menurutnya berkisar Rp6 ribuan untuk perkilogramnya. Dibandingkan sebelum lebaran harga karet mencapai Rp7 ribu lebih perkilogramnya.

"Kalau sebelum lebaran bisa dijual Rp7 ribu lebih, sekarang yang sudah direndam saja informasinya hanya sekitar Rp6 ribuan," ujarnya kepada wartawan di Bengkalis, Rabu (4/7/18).

Sementara itu, penurunan harga selain komoditi getah karet juga terjadi terhadap TBS. Untuk buah ini, petani di Pulau Bengkalis untuk perkilogramnya hanya dihargai sekitar Rp600 saja. Dibandingkan dengan harga sebelum lebaran mencapai Rp800-Rp900 perkilogramnya.

"Sekarang turun dari sebelumnya, kisaran Rp600 perkilo, harga itu harus dipotong ke pekerja lagi," ungkap salah seorang pemilik kebun sawit di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Suji.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron
- Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif

- Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran
- Tata Tapal Batas, PMD Bengkalis Gandeng BIG 
- Pengangguran di Kuansing Meningkat di Era Bupati Mursini
- Genjot Pencapaian PAD 2018, Bapenda Pekanbaru Turlap Datangi WP
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun 
- Menggunakan Dana DAK, PDAM Bengkalis akan Bangun 100 SR
- Perkuat Bergaining, Bupati Kampar Ingin Tingkatkan Modal di PT Bank Riaukepri
- LPG 3 Kg Langka, Ketua DPRD Rohul Minta Bupati Tak Tinggal Diam
- Sulit Dapatkan LPG 3 Kg,
Seorang ‎Warga Tandun Mengamuk di Pangkalan, Disperindag Rohul "Turun Gunung"

- Iropin Riau Gelar Pemeriksaan dan Edukasi Gratis Mata
- Jaga Kemitraan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Aspekpir Indonesia Lantik dan Kukuhkan DPP
- Menhub dan Gubri Tinjau Pelabuhan Sungai Duku
- ‎Pemkab Rohul Buka 278 Formasi CPNS 2018, Pendaftaran Online Mulai 26 September
- Masih Banyak ‎Kontraktor di Rohul Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketengakerjaan
- Bisa Membaca Kapasitas di RS,
BPJS Kesehatan Lakukan Uji Coba Rujukan Online Tahap Ketiga bagi Peserta JKN-KIS

- Peran NGO dalam Pertumbuhan Perkebunan Sawit
- Komisi V DPRD Riau Sayangkan Tunggakan Utang BPJS ke RSUD Arifin Ahmad
- Bapenda Pekanbaru Lakukan Penilaian Individual PBB di TransMart


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com