Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Juli 2018 12:51
Dua Komunitas Pamer Hewan Kesayangan di RTH Putri Kaca Mayang

Ahad, 22 Juli 2018 11:53
Polsek Tambusai Utara, Rohul Tangkap 3 Remaja Doduga Bobol Rumah Warga

Ahad, 22 Juli 2018 11:48
Purna Diklatpim III Angkatan I Pemprov Riau Tanam Pohon di Kampus BPSDM

Ahad, 22 Juli 2018 09:40
BEM UR Gelar Aksi Malam Horor untuk Pertamina

Sabtu, 21 Juli 2018 21:32
Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten, Kafilah Kuantan Tengah Berhak Bonus dari Wabup Kuansing

Sabtu, 21 Juli 2018 21:25
Meriahkan HBA Ke-58, Bupati Sukiman Ramaikan Gerak Jalan Santai Kejari Rohul

Sabtu, 21 Juli 2018 18:27
IWARA Taja Program Jumat Berbagi

Sabtu, 21 Juli 2018 14:45
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito

Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Sabtu, 21 Juli 2018 10:39
Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Juli 2018 19:34
Pendaftaran Bacaleg 2019,
Pengurusan SKCK Online di Polres Rohul Naik 300 Persen


Pengurusan SKCK online di Satuan Intelkam Polres Rohul meningkat hingga 300 persen pada Juli 2018.‎‎ Ini terkait banyaknya bacaleg yang diharuskan mengurus SKCK-nya sebagai salah satu syarat pendaftaran.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Setiap Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) diharuskan mengurus beberapa persyaratan, salah satunya‎ adalah mengurus Surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian setempat.‎

Seperti dilakukan para Bacaleg di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang akan maju di Pileg 2019, para calon wakil rakyat juga mulai mengurus SKCK di Polres Rohul‎.

Kapolres Rohul AKBP Muhamad Hasyim Risahondua S.Ik, M.Si, melalui Kasat Intel Polres Rohul AKP Aditya Reza Syaputra, mengatakan pengurusan SKCK online di Satuan Intelkam Polres Rohul meningkat hingga 300 persen pada Juli 2018.‎‎

AKP Aditya Reza mengaku peningkatan signifikan pengurusan SKCK online disebabkan dua hal, pertama terkait adanya informasi penerimaan Calon pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pendaftaran Bacaleg di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sudah dibuka sejak 4 Juli dan baru berakhir 17 Juli 2018.‎

Pria yang akrab disapa Adit ini menambahkan sampai Juni 2018, para pengurus SKCK ada sekira 25 orang sampai 30 orang per hari. Namun memasuki Juli 2018,‎ permintaan pembuatan SKCK meningkat hingga 300 persen, atau antara 90 orang sampai 100 orang per harinya.‎

"Dua faktor tersebutlah yang membuat meningkatnya permintaan pembuatan SKCK di Satuan Intelkam Polres Rokan Hulu," ungkap AKP Aditya di Mapolres Rohul, Kamis (5/7/2018).‎

Hingga saat ini, sambung AKP Aditya, tercatat lebih dari 200 pemohon mengajukan pembuatan SKCK, salah satunya untuk keperluan pendaftaran Bacaleg di KPU.‎

Diakuinya, dua hari belakangan ada sekira 85 persen pengurusan SKCK untuk keperluan Bacaleg. Dan selebihnya, 15 persen merupakan permohonan SKCK untuk keperluan CPNS dan hal lain.‎

AKP Aditya menjelaskan pengurusan SKCK untuk keperluan Bacaleg ada pengurus secara individu, dan ada juga yang dilakukan secara kolektif melalui partai politik (Parpol), tergantung kebijakan Parpol atau Bacaleg masing-masing.‎‎

Khusus untuk pengurusan SKCK keperluan Bacaleg, AKP Aditya menawarkan kepada ketua Parpol untuk melakukan secara kolektif, dengan mengumpulkan seluruh berkas dari Bacaleg dan berkas dibutuhkan untuk pengurusan SKCK.‎‎

"Kita menawarkan secara kolektif, dan kita akan melakukan jemput bola dengan mengambil sidik jari dan berkas pengurusan SKCK, namun itu di luar jam pelayanan kita," kata Kasat Intelkam Polres Rohul.‎

‎Untuk penerbitan SKCK online, tambah AKP Aditya, tetap sesuai dengan antrean,‎ hanya pengambilan sidik jadi dan berkas saja yang dilakukan dengan sistem jemput bola.‎

AKP Aditya mengaku pengurusan SKCK untuk Bacaleg dan untuk CPNS berbeda. Untuk keperluan Bacaleg, penandatanganan SKCK langsung oleh Kapolres Rohul, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 18 tahun 2018 ‎tentang tata cara penerbitan SKCK. Sedangkan untuk SKCK keperluan CPNS bisa ditandatangani oleh Kasat Intelkam.‎

Ditanya apa kendala dihadapi dengan naiknya permintaan pengurusan SKCK, AKP Aditya mengaku kendala dihadapi masih terkait sarana dan prasarana, termasuk IT.‎

"Keterbatasan PC yang hanya berjumlah satu dan tiga orang anggota juga jadi kendala membludaknya pengurusan SKCK. Namun kita tetap akan semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandas Kasat Intelkam Polres Rohul AKP Aditya Reza Syaputra.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com