Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Juli 2018 21:32
Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten, Kafilah Kuantan Tengah Berhak Bonus dari Wabup Kuansing

Sabtu, 21 Juli 2018 21:25
Meriahkan HBA Ke-58, Bupati Sukiman Ramaikan Gerak Jalan Santai Kejari Rohul

Sabtu, 21 Juli 2018 18:27
IWARA Taja Program Jumat Berbagi

Sabtu, 21 Juli 2018 14:45
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito

Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Sabtu, 21 Juli 2018 10:39
Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau

Sabtu, 21 Juli 2018 10:20
Mahasiswa UNIK Teluk Kuantan Meninggal di Kolam Ikan

Sabtu, 21 Juli 2018 10:15
Mahasiswi Rohul Asal Desa Dayo Meninggal Kecelakaan di Yogyakarta

Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 14:10
Bahayakan Keselamatan Penumpang, KRI Pulau Rusa Amankan KM Jelatik

Membahayakan keselamatan penumpang dan keamanan serta keselamatan pelayaran, KRI Pulau Rusa amankan KM Jelatik-8.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait diamankannya KM Jelatik oleh KRI Pulau Rusa, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino Rabu (11/7/18) mengatakan bahwa pada Ahad (8/7/18) unit intel Lanal Dumai menerima informasi akan adanya kapal yang memuat penumpang namun tidak mematuhi aturan dan membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna laut lainnya.

Terkait hal itu, lada Senin (9/7/18) KRI Pulau Rusa yang tengah melakukan patroli melakukan tindakan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal yang d duga melakukan pelanggaran. KM Jelatik-8 berhasil diamankan di perairan Kuala Siak karena melakukan beberapa pelanggaran.

"Pelanggaran yang dilakukan KM Jelatik-8 adalah jumlah penumpang yang over capacity (melanggar pasal 138 ayat 2 UU no 17 tahun 2008). Selain itu, pelanggaran lainnya adalah saat proses pemeriksaan, KM Jelatik-8 tidak dapat menunjukkan beberapa dokumen yang wajib dimiliki. Seperti Siupal. Hal ini melanggar pasal 287 jo pasal27 UU NP 17 tahun 2008. Pelanggaran ketiga adalah di dalam kapal KM Jelatik - 8 tidak ditemukan alat keselamatan kapal yang tidak sesuai dengan standart keselamatan. Ini melanggar pasal 303 sebagaimana dimaksud dengan pasal 122 UU no 17 tahun 2008," urai Danlanal Dumai.

Pelanggaran lainnya, sambung Danlanal, KM Jelatik -8 juga tidak dilengkapi peralatan navigasi elektronik kapal. Hal ini melanggar pasal 306 UU no 17 tahun 2008.

Lebih lanjut Danlanal Dumai menegaskan bahwa KM Jelatik -8 selanjutnya di ad hoc menuju Dermaga Lanal Dumai untuk diprosea lebih lanjut. Lanal Dumai sebagai Pangkalan TNI AL terdekat menerima limpahan kapal tangkapan KM Jelatik-8 dari KRI Pulau Rusa 726untuk dilakukan penyidikan lebuh lanjut terkait pelanggaran hukum laut.

"Pengamanan KM Jelatik-8 dilakukan karena sering terjadinya kecelakaan laut akhir akhir ini hingga merenggut korban jiwa dan kerugian materil serta membahayakan keamanan dan keselamatan pelayaran di laut. TNI AL sebagai instansi penegak hukum di laut memiliki kewajiban untuk turut serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di laut dengan cara meningkatkan patroli laut dan menindak tegas terhadap segala pelanggaran di laut," kata Danlanal Dumai.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com