Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Juli 2018 14:45
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito

Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Sabtu, 21 Juli 2018 10:39
Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau

Sabtu, 21 Juli 2018 10:20
Mahasiswa UNIK Teluk Kuantan Meninggal di Kolam Ikan

Sabtu, 21 Juli 2018 10:15
Mahasiswi Rohul Asal Desa Dayo Meninggal Kecelakaan di Yogyakarta

Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 20:24
2018, RFB Optimis Target 1 Juta Lot Tercapai

Ditarget 1 juta lot selama 2018, RFB optimis bakal tercapai. Saat ini saja pencapaian sudah mencapai 60 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Teddy Prasetya Rabu (11/7/18) menyatakan rasa optimisnya bahwa angka transaksi 1 juta lot akan tercapai sebelum akhir tahun. Hal itu diungkapkannya menanggapi pertanyaan wartawan mengenai pencapaian target kinerja hingga saat ini.

Teddy menambahkan, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil mencetak pertumbuhan kinerja yang menggembirakan pada semester pertama tahun 2018. Sekitar 60 persen lebih dari target 1 juta lot telah terpenuhi.

Hingga akhir Juni 2018, tambagnya, total volume transaksi perseroan mencapai 615.513 lot, naik signifikan 148,86 persen dibandingkan posisi yang sama di tahun 2017 sebesar 247,332 lot.

"Volume transaksi bilateral menjadi penopang rapor biru di enam bulan pertama ini, dengan total transaksi bilateral/SPA (Sistem Perdagangan Alternatif) sebesar 434.957 lot, kemudian transaksi multilateral sebesar 180,556 lot. Namun, secara pertumbuhan, transaksi multilateral mengalami peningkatan tajam sebesar 585,07 persen dari semester pertama tahun sebelumnya sebesar 26,356 lot. Sedangkan, transaksi bilateral naik 96,83 persen dari 220.976 lot di tahun 2017 pada periode yang sama," terang Teddy.

"Dengan seluruh pencapaian ini berhasil mengukuhkan RFB sebagai perusahaan pialang berjangka terbaik atau menempati peringkat pertama dalam urutan top 5 pialang berjangka JFX (Jakarta Future Exchanges)," sambungnya.

Kinerja RFB lain yang tak kalah positif, jelasnya, adalah kenaikan jumlah nasabah baru. Total nasabah baru RFB menembus angka 1.311 nasabah atau naik 27,16 persen dibandingkan semester pertama tahun 2017. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat kepada RFB sebagai perusahaan pialang berjangka profesional dan berintegritas.

" Pertumbuhan yang melesat pada semester pertama ini menjadi bukti nyata kerja keras dari seluruh tim marketing dan support di RFB. Kami optimis bahwa angka transaksi 1 juta lot akan tercapai sebelum akhir tahun. Selanjutnya, untuk mendukung pertumbuhan bisnis, kami akan melakukan ekspansi usaha dengan membuka kantor cabang baru di Yogyakarta pada awal Agustus 2018 hingga total menjadi 10 kantor serta akuisisi kantor pialang di Makasar dan Malang yang masih dalam proses,” kata Teddy.

Selain itu masih menurutnya, RFB bersama dengan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan JFX terus melaksanakan edukasi tentang investasi perdagangan berjangka kepada masyarakat. Melalui upaya ini, masyarakat yang memahami sekaligus merubah pandangan negatif mereka ke arah positif terhadap industri perdagangan berjangka semakin banyak.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com