Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO

Rabu, 17 Oktober 2018 12:49
Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM

Rabu, 17 Oktober 2018 12:42
3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul

Rabu, 17 Oktober 2018 12:38
Warga Lubuk Batu Jaya, Inhu Bantu Korban Gempa Sulawesi Tenggara

Rabu, 17 Oktober 2018 12:33
Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis

Rabu, 17 Oktober 2018 11:17
Putra Asli Kampar, Letkol Aidil Amin Resmi jadi Dandim 0313/KPR

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46
KPU Gelar Pemasangan APK Simbolik Bersama 16 Parpol

Rabu, 17 Oktober 2018 10:18
Polisi di Robul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
Bawaslu Pekanbaru Laksanakan Gerakan AP-HPA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:49
Tutup Pendaftaran, 5.011 Pelamar Ikuti Seleksi Administrasi CPNS Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 Juli 2018 15:39
Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total

Program pasar murah yang semula direncanakan akan digelar Disdagperin Bengkalis di 10 kecamatan, dipastikan gagal. Pasalnya, tiga perusahaan yang akan menyelenggarakannya, telah diblack list.

Riauterkini-BENGKALIS- Diduga karena "kelalaian" dan ketidaksanggupan sejumlah perusahaan pemenang lelang pengadaan kebutuhan bahan pokok atau Sembako untuk kegiatan Pasar Murah tahun 2018 untuk 10 kecamatan di Kabupaten Bengkalis melalui pos anggaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis dipastikan terpaksa gagal total untuk dapat dilaksanakan.

Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, H. Raja Arlingga melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Burhanuddin ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan gagalnya pelaksanaan Pasar Murah untuk masyarakat miskin yang dijual perpaket dengan harga Rp50 ribu di sejumlah kecamatan itu.

Dari 11 kecamatan yang akan dilaksanakan Pasar Murah di daerah ini, hanya satu kecamatan yang sudah direalisasikan 478 paket, yaitu Pasar Murah di Kecamatan Bandar Laksamana termasuk wilayah Regional II.

Rencana Pasar Murah Sembako bersubsidi itu tahun ini dibagi dalam empat regional. Regional I (Kecamatan Bantan dan Bengkalis), Regional II (Kecamatan Bukitbatu, Siakkecil, Bandar Laksamana), Regional III (Kecamatan Mandau, Kecamatan Bathin Solapan, Pinggir, Talang Muandau), dan Regional IV (Kecamatan Rupat, Rupat Utara).

"Dari 11 kecamatan rencana pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan ini hanya satu kecamatan yang bisa dilaksanakan, pada tanggal 8 Juni lalu. Sedangkan, 10 kecamatan lainnya terpaksa digagalkan karena bahan pokoknya tidak masuk sampai batas kontrak habis," ujar Burhanuddin, Senin (16/7/18).

Setelah pihaknya melakukan konsultasi ke beberapa institusi bahwa perusahaan-perusahaan yang dinilai telah lalai melakukan tugasnya sesuai dengan kontrak kerja, direkomendasikan untuk diberikan sanksi blacklist atau masuk dalam daftar hitam disampaikan ke sekretariat daerah.

Dibagian lain, Burhanuddin juga mengimbau kepada pihak panitia di masing-masing kecamatan yang sudah menerima pungutan sebesar Rp50 ribu dari masyarakat untuk pembelian paket tersebut, agar dapat segera dikembalikan.

Berikut nama-nama perusahaan pemenang lelang penyedia bahan pokok untuk kegiatan Pasar Murah 2018 mengakibatkan gagalnya kegiatan yaitu CV. Global Internusa nilai kontrak sebesar Rp563,75 juta untuk Regional I, juga CV. Global Internusa nilai kontrak Rp441,125 juta untuk Regional II.

Selanjutnya, CV. Fajar dengan nilai kontrak Rp659,788 juta untuk Regional III dan CV. Karya Darma Buana, nilai kontrak Rp412,61 juta untuk Regional IV.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET
- September 2018, Riau Alami Deflasi 0,26 Persen
- PT SPR Raih Anugerah Best 50 Business and Companies Awards 2018
- Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Donggala, Telkomsel Kerahkan Team Siaga Bencana Terra
- Agustus, Ekspor Riau Naik 4,42 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com