Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Desember 2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Jum’at, 14 Desember 2018 08:51
Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.

Jum’at, 14 Desember 2018 07:40
Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari

Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD

Kamis, 13 Desember 2018 17:35
Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Ibu-ibu di Telukkuantan, mengeluhkan tingginya harga ayam potong. Harga yang melambung tinggi membuat mereka menghentikan sementara makan ayam dan menggantinya dengan jenis lauk yang lain.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Meroketnya harga bahan konsumtif di pasaran Telukkuantan Kuansing, membuat warga mengeluhkan hal itu, terutama para ibu-ibu.

Seperti ayam potong, naik dua kali lipat dibandingkan pada saat lebaran lalu, dari harga 27 ribu rupiah per kg nya naik menjadi 47 ribu rupiah. Begitu juga dengan ayam merah.

Mahalnya harga ayam ini, membuat masyarakat tidak sanggup membeli.


Sri (28) salah seorang warga Telukkuantan, kepada Riauterkini.com, Sabtu (21/7/2018) siang mengungkapkan, usai belanja di pasar ia sangat kaget dengan mahalnya harga ayam potong tersebut.

"Tak jadi beli, biar lah tak makan ayam dulu, satu kg nya saja tadi mencapai 47 ribu. Tak sanggup saya beli," ungkapnya.

Biasanya kata Sri, ia bisa membeli setengah potong dengan harga 15 ribu. Namun, saat ini menurutnya untuk setengah ayam potong harganya mencapai 27 ribu.

Tidak hanya itu, bahan pokok bumbu masak kata dia, juga ikut naik dari harga biasa, seperti bawang, seledri dan daun bawang.

"Tak nanya tadi berapa perkilonya, cuma bahan-bahan bumbu ini juga ikut naik, taunya pas tadi sama belanja dengan ibu-ibu yang membeli bahan sayur itu," kata Sri.

Sementara dari keterangan Bais (45) pedagang ayam potong, ia mengatakan naiknya harga ayam ini, menurutnya tidak hanya terjadi di Telukkuantan, hampir merata di seluruh wilayah.

Menurutnya, hal ini dikarenakan terbatasnya pasokan ditambah dengan mahalnya pakan ayam potong. Mahalnya harga ayam, kata dia sudah lumrah di saat pasokan terbatas sementara permintaan banyak, terutama bagi pedagang nasi.

"Harga ini memang menyeluruh naik. Di pemberitaan tv dapat kita lihat dimanapun wilayahnya. Jangankan ayamnya telurnya saja mahal," tukasnya.*** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com