Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya

Selasa, 19 Maret 2019 17:37
Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus


Selasa, 19 Maret 2019 17:23
Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai

Selasa, 19 Maret 2019 17:11
Gubri Ajak Kada di Riau Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Selasa, 19 Maret 2019 17:05
Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen

Selasa, 19 Maret 2019 16:38
Mediasi di Kantor Desa Bangun Jaya,
Direksi PT. BAG Terlibat Adu Mulut dengan Masyarakat dan Pemegang Saham


Selasa, 19 Maret 2019 16:28
Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing

Selasa, 19 Maret 2019 16:19
Husaimi Yakini PPP Isi Posisi Wabup Kampar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Ibu-ibu di Telukkuantan, mengeluhkan tingginya harga ayam potong. Harga yang melambung tinggi membuat mereka menghentikan sementara makan ayam dan menggantinya dengan jenis lauk yang lain.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Meroketnya harga bahan konsumtif di pasaran Telukkuantan Kuansing, membuat warga mengeluhkan hal itu, terutama para ibu-ibu.

Seperti ayam potong, naik dua kali lipat dibandingkan pada saat lebaran lalu, dari harga 27 ribu rupiah per kg nya naik menjadi 47 ribu rupiah. Begitu juga dengan ayam merah.

Mahalnya harga ayam ini, membuat masyarakat tidak sanggup membeli.


Sri (28) salah seorang warga Telukkuantan, kepada Riauterkini.com, Sabtu (21/7/2018) siang mengungkapkan, usai belanja di pasar ia sangat kaget dengan mahalnya harga ayam potong tersebut.

"Tak jadi beli, biar lah tak makan ayam dulu, satu kg nya saja tadi mencapai 47 ribu. Tak sanggup saya beli," ungkapnya.

Biasanya kata Sri, ia bisa membeli setengah potong dengan harga 15 ribu. Namun, saat ini menurutnya untuk setengah ayam potong harganya mencapai 27 ribu.

Tidak hanya itu, bahan pokok bumbu masak kata dia, juga ikut naik dari harga biasa, seperti bawang, seledri dan daun bawang.

"Tak nanya tadi berapa perkilonya, cuma bahan-bahan bumbu ini juga ikut naik, taunya pas tadi sama belanja dengan ibu-ibu yang membeli bahan sayur itu," kata Sri.

Sementara dari keterangan Bais (45) pedagang ayam potong, ia mengatakan naiknya harga ayam ini, menurutnya tidak hanya terjadi di Telukkuantan, hampir merata di seluruh wilayah.

Menurutnya, hal ini dikarenakan terbatasnya pasokan ditambah dengan mahalnya pakan ayam potong. Mahalnya harga ayam, kata dia sudah lumrah di saat pasokan terbatas sementara permintaan banyak, terutama bagi pedagang nasi.

"Harga ini memang menyeluruh naik. Di pemberitaan tv dapat kita lihat dimanapun wilayahnya. Jangankan ayamnya telurnya saja mahal," tukasnya.*** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih
- Bapenda Buka Posko Pembayaran Pajak di Tujuh Mall di Pekanbaru
- 107 Ribu Ton Komoditas Pertanian Riau Dilepas Ekspor Karantina Pertanian Riau
- KAI Wilayah Riau Laksanakan Diklat Khusus Profesi Advokat
- Dewan Minta Pemkab Cek Galian C di Kuansing yang Tak Berizin
- Melalui Mall Pelayanan Publik Kota Pekanbaru, Bank Riau Kepri Siap Layani Masyarakat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com