Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO

Rabu, 17 Oktober 2018 12:49
Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM

Rabu, 17 Oktober 2018 12:42
3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul

Rabu, 17 Oktober 2018 12:38
Warga Lubuk Batu Jaya, Inhu Bantu Korban Gempa Sulawesi Tenggara

Rabu, 17 Oktober 2018 12:33
Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis

Rabu, 17 Oktober 2018 11:17
Putra Asli Kampar, Letkol Aidil Amin Resmi jadi Dandim 0313/KPR

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46
KPU Gelar Pemasangan APK Simbolik Bersama 16 Parpol

Rabu, 17 Oktober 2018 10:18
Polisi di Robul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
Bawaslu Pekanbaru Laksanakan Gerakan AP-HPA

Rabu, 17 Oktober 2018 09:49
Tutup Pendaftaran, 5.011 Pelamar Ikuti Seleksi Administrasi CPNS Bengkalis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Juli 2018 14:40
Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum

Untuk membudayakan melayu di Riau, Disbudsenipar menggelar lomba desain pakaian melayu harian untuk umum.

Riauterkini-PEKANBARU-Sejalan dengan Visi dan Misi Provinsi Riau Tahun 2020 sebagai Pusat Perekonomian dan Pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, maka Dinas Kebudayaan Provinsi Riau menaja Lomba Desain Rekayasa/Modifikasi Pakaian Melayu Harian yang dapat diikuti oleh kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen Senin (23/7/18) mengatakan, Sebenarnya kegiatan Lomba Desain Rekayasa/Modifikasi Pakaian Harian Melayu yang terbuka untuk umum ini, adalah bertujuan untuk menyeragamkan pakaian atau busana Melayu yang dipakai dikalangan ASN dan masyarakat.

"Sejauh ini kita melihat banyak ASN dan masyarakat yang memakai pakaian Melayu yang tidak sesuai dengan syariat Islam, seperti memakai busana Melayu dengan ketak yang dipakai oleh kaum perempuan. Seharusnya yang dipakai kaum perempuan adalah Kebaya Labuh. Makanya, inilah yang harus kita seragamkam tentang pakaian Melayu sekarang ini.Setelah perlombaan ini, tentunya kita akan mengusulkan ke Gubernur Riau untuk di Pergubkan tentang pemakaian pakaian Melayu yang seragam bagi ASN serta masyarakat di Provinsi Riau ini," ungkap Yoserizal Zen.

Sementara itu, tambahnya, masalah persyaratan lomba sudah ditetapkan oleh panitia dan dewan juri. Persyaratannya Lomba Desain/Modifikasi Pakaian Melayu Harian yakni, Peserta melakukan pendaftaran melalui email : rbdisbud@gmail.com atau ridhofatwandi@gmail.com. Usia peserta tidak dibatasi, baik laki-laki maupun perempuan.

Peserta dapat mengirimkan maksimal 3 pasang sketsa Pakaian Melayu Harian. Karya asli, desain sendiri, belum pernah dilombakan dan dapat direalisasikan. Semua karya dikirim beserta formulir pendaftaran dan fotocopy atau siang KTP/SIM/Kartu Pelajar, CV dan file soft copy melalui email. Desain dalam bentuk soft copy, dapat berupa gambar desain komputer atau gambar tangan yang discan pada kertas A4. Desain berwarna dengan format.jpeg. Resolusi file tidak lebih dari 150 pixel/cm.

Adapun penyerahan sketsa dilakukan pada tanggal 23 Juli sd 4 Agustus 2018. Seleksi sketsa desain yang masuk akan dipilih 10 finalis untuk diwujudkan menjadi busana dan akan menyerahkan busana tersebut dalam bentuk fisik pada tanggal 6 sd 9 Agustus 2018. Finalis merealisasikan sketsa desainnya dengan mempersentasikannya dan akan diperagakan oleh model pada tanggal 12 sd 13 Agustus 2018.

Pengumuman juara dan pembagian hadiah dilaksanakan pada 13 Agustus 2018. Hasil lomba desain ini akan direkomendasikan sebagai pakaian kerja harian bagi pegawai(ASN/Sipil) dan pelajar. Dimana pemenang lomba akan diberikan piagam dan hadiah uang tunai sampai 6 orang pemenang hiburan.

"Untuk persyaratan khusus, Desain busana Melayu ini harus sesuai dengan syariat Islam dan deskripsi desain harus jelas. Desain busana Melayu untuk laki-laki berwarna cerah dan bebas dalam pemilihan warna, serta merujuk kepada jenis pakaian Melayu(Cekak Musang atau Teluk Belanga). Desain busana Melayu untuk perempuan berwarna cerah atau bebas dalam pemilihan warna serta merujuk kepada jenis pakaian Melayu(Kebaya Labuh atau Baju Kurung) dan wajib menjelaskan alasan desain busana tersebut. Bagi 10 nominasi yang terpilih, panitia menyediakan bahan pakaian untuk desain baju Melayu. Peserta harus memahami dan mengerti tentang filosofi pakaian Melayu Harian," pungkasnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET
- September 2018, Riau Alami Deflasi 0,26 Persen
- PT SPR Raih Anugerah Best 50 Business and Companies Awards 2018
- Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Donggala, Telkomsel Kerahkan Team Siaga Bencana Terra
- Agustus, Ekspor Riau Naik 4,42 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com