Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

Ahad, 21 Oktober 2018 14:26
Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

Ahad, 21 Oktober 2018 14:18
Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:10
Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai


Ahad, 21 Oktober 2018 06:38
Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 19:43
Dukung Perkembangan Gaya Hidup Digital, TCASH dan Blue Bird Berkolaborasi

Guna mendukung perkembangan gaya hidup digital, Tcash dan Blue Bird jalin kerjasama strategis. Konsumen dimanjakan dengan pembayaran non-tunai dengan segudang keuntungan.

Riauterkini - PEKANBARU - Mempertegas dukungan percepatan terciptanya less-cash society di Indonesia, TCASH menjalin kerjasama dengan Blue Bird. Melalui kerjasama ini, pelanggan dapat menggunakan TCASH sebagai metode pembayaran non-tunai ketika mereka menggunakan layanan Blue Bird melalui aplikasi My Blue Bird.

CEO Tcash Danu Wicaksana menjelaskan kerjasama ini berdasarkan tingginya penetrasi internet yang mencapai 50 persen populasi di Indonesia, serta terbiasanya masyarakat untuk memiliki rata-rata hingga 80 aplikasi dalam ponsel mereka. Diharapkan kerjasama antara Tcash dan Blue Bird menjadi menjadi solusi yang tepat untuk semakin memasyarakatkan gaya hidup digital sehari-hari.

"Langkah ini juga merupakan perwujudan dukungan sinergis TCASH dan Blue Bird untuk mempercepat tercapainya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia," katanya.

Lanjutnya, transportasi merupakan salah satu sektor yang menjadi fokus TCASH tahun ini guna melengkapi variasi layanan bagi lebih dari 25 juta pelanggan di 34 provinsi di Indonesia. Karenanya, pigaknya sangat menyambut baik kerjasama TCASH dan Blue Bird. "Kami optimis akan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi non-tunai sehari-hari, kapanpun dan dimanapun. Kerjasama ini juga menjadikan TCASH sebagai uang elektronik pertama yang dapat digunakan di dalam aplikasi My Blue Bird. Tentu ini juga bertujuan semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berkendara menggunakan taksi," katanya.

Bukan kali ini saja, sebelumnya kemudahan penggunaan TCASH untuk transportasi juga telah diimplementasikan di moda kendaraan lainnya. Bahkan selain Blue Bird, Tcash juga dapat dengan mudah untuk bertransaksi non-tunai di kereta bandara Railink di Soekarno-Hatta, Cengkareng dan Kualanamu, Medan. Malahan juga Bus Rapid Trans (BRT) Semarang.

Sementara itu, Sigit Djokosoetono selaku Direktur PT Blue Bird Tbk mengatakan kerjasama Blue Bird dan TCASH memberikan tambahan pilihan metode pembayaran (multi-payment methods) sebagai bagian dari konsistensinya dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.

"Dukungan jaringan luas TCASH dalam kerjasama ini turut membantu kami menegaskan motto layanan ĎANDALí Blue Bird sejak awal, yang juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi pelanggan. Dengan lebih dari 25.000 armada di 18 kota di Indonesia, Blue Bird akan senantiasa memberikan layanan prima sebagai transportasi pilihan masyarakat Indonesia," tuturnya.

Kerjasama ini memanfaatkan integrasi layanan pembayaran TCASH di dalam aplikasi My Blue Bird. Pelanggan yang telah memiliki akun TCASH, dapat mengunduh aplikasi My Blue Bird sebelum melakukan perjalanan menggunakan taksi. Aplikasi My Blue Bird sendiri telah tersedia di Play Store dan Apple Store, serta bisa digunakan untuk pemesanan taksi di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Batam, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Makassar, Manado, Palembang, Padang, Pekanbaru, Bali, Lombok, dan Cilegon.

Setelah memiliki aplikasi My Blue Bird, pelanggan cukup mendaftarkan metode pembayaran baru, yaitu TCASH. Terdapat dua metode penggunaannya. Pertama pelanggan melakukan pemesanan taksi terlebih dahulu di aplikasi My Blue Bird, memilih TCASH sebagai metode pembayaran, serta menyebutkan kode pemesanan kepada pengemudi. Kemudian pelanggan menggunakan fitur easy ride di aplikasi My Blue Bird setelah memberhentikan taksi di jalan, memasukkan kode pintu taksi, memilih TCASH sebagai metode pembayaran, dan menyebutkan kode pemesanan kepada pengemudi. Di akhir perjalanan, secara otomatis, saldo TCASH pelanggan akan terpotong sesuai dengan argo yang tertera.

Selain kenyamanan, keuntungan lain yang dapat diperoleh konsumen yakni bisa menikmati promo Grand Launching berupa cashback 50 persen untuk penggunaan TCASH di aplikasi My Blue Bird, pada periode 2-16 Agustus 2018.*(rul)

Loading...


Berita lainnya..........
- Rumah Zakat Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2018 Kategori Business Particioner
- PT RAPP Adakan Pelatihan Budidaya Nanas bagi 43 Petani Pulau Padang
- Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP
- Jembatan Pelanduk Akan Diperbaiki Tahun 2019, PUPR Rohul Ajukan Rp3,2 Miliar di APBD
- Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat

- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com