Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 11:44
Bupati Bengkalis Lantik 11 Kades Baru Dua Kecamatan 

Senin, 17 Desember 2018 11:41
Taja Berbagai Perlombaan, IPEMI Pelalawan Peringati Hari Ibu 2018 Bersama Pelajar SLB

Senin, 17 Desember 2018 11:07
Terendam Banjir, Gubri Tinjau Kebun dan Rumah Warga Buluh China

Senin, 17 Desember 2018 11:03
14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditrmukan di Kuari

Senin, 17 Desember 2018 10:53
Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan

Senin, 17 Desember 2018 09:46
Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka

Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 08:46
Bapenda Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perwako Pajak Air Tanah

Dalam rangka menggenjot penerimaan, Bapenda Kota Pekanbaru giat mensosialisasikan Perwako tentang pajak air dan tanah.

Riauterkini - PEKANBARU - Secara bertahap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggali potensi - potensi pajak di Kota Pekanbaru. Dari sebelas objek pajak yang dikelola oleh Bapenda baru delapan yang menjadi primadona Pendapatan sementara empat objek pajak lagi seperti pajak Walet, Pajak Air Bawah tanah dan Pajak Miniral Bukan Logam masih belum tergarap optimal.

Untuk meningkatkan perolehan pajak, mulai bulan ini Bapenda Pekanbaru telah memiliki dan mensosialisasikan peraturan Walikota Pekanbaru (Perwako) nomor 78 tentang petunjuk pemungutan pajak air bawah tanah. Dimana setiap pelaku usaha diwajibkan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Demikian diungkapkan Kepala Bidang PDL, Adi Lesmana kepada Wartawan, Kamis (9/8) diruang kerjanya.

Dijelaskannya, dasarkan keluarnya Perwako tentang pajak air tanah ini membagi Wajib Pajak Air Bawah Tanah ini adalah Peraturan Gubernur Riau nomor 17 tahun 2017 tentang dasar penetapan pajak air tanah di Provinsi Riau maka pihaknya dapat menetapkan satuan harga air bawah tanah yang terdiri dari lima kelompok berdasarkan volume pengambilan air bawah tanah.

"Dimulai dari kelompok satu, 0 sampai 50 meter kubik, hingga kelompok lima 2.500 meter kubik. Untuk besaran harga per meter kubinya juga berbeda dari Rp 4020 per meter kubik hingga Rp 11.185 per meter kubiknya," paparnya.

Dengan ditetapkannya peraturan dan tata cara pemungutan pajak itu pihaknya meminta setiap wajib pajak khusunya pelaku usaha melaporkan setiap sumur bor yang mereka buat.

" Setelah itu kami akan melakukan pendataan, tinjauan lapangan dan pemungutan pajak Air Bawah Tanah tersebut," papar Adi lagi.

Lanjut, Adi sangat Optimis dengan adanya petunjuk teknis tentang pemungutan pajak Air Bawah Tanah ini kinerja pihaknya akan lebih optimal dan pembangunan infrastruktur daerah akan lebih cepat sesuai dengan Visi dan Misi Walikota Pekanbaru mewujudkan kota yang Smart dan Madani.*** (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional
- Kelola Sumur Tua,
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Tetap Berkontribusi di CSR Terpadu

- PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Buluh Kasap
- Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
- Inhil Dinobatkan sebagai Kabupaten dengan Pembinaan KUR Terbaik
- SKK Migas-EMP Santuni Anak Yatim Sebelum Lakukan Pengeboran di MSBY-03
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com