Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

Ahad, 9 Desember 2018 13:22
Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah

Ahad, 9 Desember 2018 12:56
Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir

Ahad, 9 Desember 2018 12:53
Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 13:09
CPO Kembali Tumpah,
Pelindo Dumai Dinilai Tak Mampu Berikan Fasilitas Kepelabuhanan


Tumpahan 20 ton CPO terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Diduga berasal dari kapal tongkang Teratai Merah III yang sedang melakukan sirkulasi sebelum ditransfer ke tangki timbun.

Riauterkini-DUMAI- Kejadian tumpahan minyak sawit kembali terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Itu terjadi ketika Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas yang berkududukan Pontianak, Kalimantan tersebut sedang melakukan sirkulasi di dalam tongkang sebelum ditransfer ke tangki timbun milik perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. Kejadian 20 ton CPO tumpah itu terjadi tangah malam tadi.

Seharusnya, Pelindo Dumai selaku pengelola pelabuhan memasang alat safety berupa oil bomb untuk mengentasipasi terjadi human error ketika tumpahan CPO terjadi. Pahadal Pelindo Dumai sudah mendapatkan surat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas insiden tumpahan CPO beberapa bulan lalu.

"Kejadian ini menurut saya yang salah ada Pelindo Dumai selaku pemilik dan pengelola kawasan pelabuhan. Kami mengindikasi Pelindo Dumai hanya mengutungkan bisnis semata tanpa memberikan pelayanan kepada pelaku usaha yang berada dikawasannya," kata Ahmad Khadafi, pengamat lingkungan Kota Dumai, Jumat (10/8/18).

Tak hanya itu, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai selaku pengawas pelabuhan harus memberikan tindakan tegas kepada Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas tersebut berupa tidak memberikan surat izin belayar meninggalkan pelabuhan Dumai sebelum masalah tumpahan CPO selesai.

"KSOP Dumai harus tegas, karena mereka bertugas sebagai pengawas pelabuhan. Jadi jangan lengah dengan masalah ini. Kami minta kejadian seperti ini tidak terus-terusan terjadi laut Dumai. Perusahaan seperti pemilik tongkang Teratai Merah III, PT Mina Mas, Pelindo Dumai serta KSOP harus bertanggungjawab," pungkasnya.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan
- 5 Kabupaten di Riau Ikuti Workshop Proklim Tajaan PT RAPP
- Petani KUD Mulus Rahayu di Siak Panen Perdana Kebun Peremajaan Sawit Rakyat
- Bila Menunggak Hingga 21 Desember,
PLN Bengkalis Akan Putus Aliran Listrik ke Pelanggan dan Ubah Sistem Pembayaran

- 2018, Himperra Bangun 8.750 Rumah Subsidi di Riau
- Bupati Siak Dukung Kegiatan Seismik Migas PT EMP di Kerinci Kanan
- Keluh Kesah Masyarakat Viral di Medsos, Ini Jawaban RSUD Mandau
- Harga Tiket Pesawat Rute Pekanbaru-Jakarta Diduga Sengaja Dinaikkan Hingga Lebih 100 Persen
- KEHATI-Apkasindo Riau Gelar Pelatihan Pilot Drone
- Ratusan Mitra RAPP Komit Dukung Keselematan Kerja
- Apkasindo Dumai Minta Pemerintah Cari Solusi Soal Harga Kelapa Sawit Rendah
- Tak Hanya Sawit,
Pengamat Ekonomi Riau Usulkan Pemkab Kuansing Juga Replanting Pohon Karet



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com