Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

Ahad, 21 Oktober 2018 14:26
Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

Ahad, 21 Oktober 2018 14:18
Dugaan Kecurangan RPAPBD Kuansing 2018,
Pengamat Ekonomi Riau: Hubungan Harmonis Ekeskutif dan Legislatif Akan Terpengaruh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:10
Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai


Ahad, 21 Oktober 2018 06:38
Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 13:09
CPO Kembali Tumpah,
Pelindo Dumai Dinilai Tak Mampu Berikan Fasilitas Kepelabuhanan


Tumpahan 20 ton CPO terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Diduga berasal dari kapal tongkang Teratai Merah III yang sedang melakukan sirkulasi sebelum ditransfer ke tangki timbun.

Riauterkini-DUMAI- Kejadian tumpahan minyak sawit kembali terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Itu terjadi ketika Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas yang berkududukan Pontianak, Kalimantan tersebut sedang melakukan sirkulasi di dalam tongkang sebelum ditransfer ke tangki timbun milik perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. Kejadian 20 ton CPO tumpah itu terjadi tangah malam tadi.

Seharusnya, Pelindo Dumai selaku pengelola pelabuhan memasang alat safety berupa oil bomb untuk mengentasipasi terjadi human error ketika tumpahan CPO terjadi. Pahadal Pelindo Dumai sudah mendapatkan surat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas insiden tumpahan CPO beberapa bulan lalu.

"Kejadian ini menurut saya yang salah ada Pelindo Dumai selaku pemilik dan pengelola kawasan pelabuhan. Kami mengindikasi Pelindo Dumai hanya mengutungkan bisnis semata tanpa memberikan pelayanan kepada pelaku usaha yang berada dikawasannya," kata Ahmad Khadafi, pengamat lingkungan Kota Dumai, Jumat (10/8/18).

Tak hanya itu, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai selaku pengawas pelabuhan harus memberikan tindakan tegas kepada Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas tersebut berupa tidak memberikan surat izin belayar meninggalkan pelabuhan Dumai sebelum masalah tumpahan CPO selesai.

"KSOP Dumai harus tegas, karena mereka bertugas sebagai pengawas pelabuhan. Jadi jangan lengah dengan masalah ini. Kami minta kejadian seperti ini tidak terus-terusan terjadi laut Dumai. Perusahaan seperti pemilik tongkang Teratai Merah III, PT Mina Mas, Pelindo Dumai serta KSOP harus bertanggungjawab," pungkasnya.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Rumah Zakat Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2018 Kategori Business Particioner
- PT RAPP Adakan Pelatihan Budidaya Nanas bagi 43 Petani Pulau Padang
- Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP
- Jembatan Pelanduk Akan Diperbaiki Tahun 2019, PUPR Rohul Ajukan Rp3,2 Miliar di APBD
- Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat

- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com