Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 10:56
BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:48
Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:40
Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 

Kamis, 18 Oktober 2018 22:34
Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum

Kamis, 18 Oktober 2018 21:49
Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis

Kamis, 18 Oktober 2018 20:59
Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi

Kamis, 18 Oktober 2018 19:50
Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu

Kamis, 18 Oktober 2018 19:48
Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang

Kamis, 18 Oktober 2018 17:17
Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019

Kamis, 18 Oktober 2018 16:39
FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 13:09
CPO Kembali Tumpah,
Pelindo Dumai Dinilai Tak Mampu Berikan Fasilitas Kepelabuhanan


Tumpahan 20 ton CPO terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Diduga berasal dari kapal tongkang Teratai Merah III yang sedang melakukan sirkulasi sebelum ditransfer ke tangki timbun.

Riauterkini-DUMAI- Kejadian tumpahan minyak sawit kembali terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Itu terjadi ketika Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas yang berkududukan Pontianak, Kalimantan tersebut sedang melakukan sirkulasi di dalam tongkang sebelum ditransfer ke tangki timbun milik perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. Kejadian 20 ton CPO tumpah itu terjadi tangah malam tadi.

Seharusnya, Pelindo Dumai selaku pengelola pelabuhan memasang alat safety berupa oil bomb untuk mengentasipasi terjadi human error ketika tumpahan CPO terjadi. Pahadal Pelindo Dumai sudah mendapatkan surat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas insiden tumpahan CPO beberapa bulan lalu.

"Kejadian ini menurut saya yang salah ada Pelindo Dumai selaku pemilik dan pengelola kawasan pelabuhan. Kami mengindikasi Pelindo Dumai hanya mengutungkan bisnis semata tanpa memberikan pelayanan kepada pelaku usaha yang berada dikawasannya," kata Ahmad Khadafi, pengamat lingkungan Kota Dumai, Jumat (10/8/18).

Tak hanya itu, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai selaku pengawas pelabuhan harus memberikan tindakan tegas kepada Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas tersebut berupa tidak memberikan surat izin belayar meninggalkan pelabuhan Dumai sebelum masalah tumpahan CPO selesai.

"KSOP Dumai harus tegas, karena mereka bertugas sebagai pengawas pelabuhan. Jadi jangan lengah dengan masalah ini. Kami minta kejadian seperti ini tidak terus-terusan terjadi laut Dumai. Perusahaan seperti pemilik tongkang Teratai Merah III, PT Mina Mas, Pelindo Dumai serta KSOP harus bertanggungjawab," pungkasnya.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com