Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Agustus 2018 13:35
‎Diduga Bacok Anggotanya,
Mandor Kebun Sawit Ini Ditangkap Polsek Kepenuhan Rohul


Selasa, 21 Agustus 2018 13:19
Asal Tepat Sasaran, Dewan Dukung Tembak di Tempat Pembakar Lahan

Selasa, 21 Agustus 2018 13:07
Diminta Mendagri Dana Bantu Gempa Lombok, Pemprov Riau Bingung

Selasa, 21 Agustus 2018 11:32
Dianggap tak Transparan, Rekrutmen Bawaslu Riau Harus Diusut Tuntas

Selasa, 21 Agustus 2018 10:48
7 Kios Semi Permanen di Bengkalis Ludes Dilalap Api

Selasa, 21 Agustus 2018 09:25
148 Titik Api Kepung Sumatera, 36 di Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 08:04
Pagi ini Sebagian Umat Islam Pekanbaru Sholat Idul Adha

Selasa, 21 Agustus 2018 07:19
KPU Kampar Tetapkan 458.639 Warga Masuk DPT Pileg dan Pilpres 2019

Selasa, 21 Agustus 2018 03:22
Kebakaran Terjadi di Pemukiman Padat Penduduk Kota Selatpanjang

Selasa, 21 Agustus 2018 03:19
Pemilu 2019, KPU Tetapkan 200.876 DPT dan 919 TPS di Pelalawan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 13:09
CPO Kembali Tumpah,
Pelindo Dumai Dinilai Tak Mampu Berikan Fasilitas Kepelabuhanan


Tumpahan 20 ton CPO terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Diduga berasal dari kapal tongkang Teratai Merah III yang sedang melakukan sirkulasi sebelum ditransfer ke tangki timbun.

Riauterkini-DUMAI- Kejadian tumpahan minyak sawit kembali terjadi di Dermaga B Pelindo Dumai. Sebanyak 20 ton crude palm oil mengapung dipermukaan laut. Kejadian ini merupakan catatan buruk terhadap penyedian pelabuhan yaitu PT Pelindo Dumai selaku pemilik kawasan dan pengelolaan bongkar muat pelabuhan yang kurang safety.

Itu terjadi ketika Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas yang berkududukan Pontianak, Kalimantan tersebut sedang melakukan sirkulasi di dalam tongkang sebelum ditransfer ke tangki timbun milik perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. Kejadian 20 ton CPO tumpah itu terjadi tangah malam tadi.

Seharusnya, Pelindo Dumai selaku pengelola pelabuhan memasang alat safety berupa oil bomb untuk mengentasipasi terjadi human error ketika tumpahan CPO terjadi. Pahadal Pelindo Dumai sudah mendapatkan surat peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas insiden tumpahan CPO beberapa bulan lalu.

"Kejadian ini menurut saya yang salah ada Pelindo Dumai selaku pemilik dan pengelola kawasan pelabuhan. Kami mengindikasi Pelindo Dumai hanya mengutungkan bisnis semata tanpa memberikan pelayanan kepada pelaku usaha yang berada dikawasannya," kata Ahmad Khadafi, pengamat lingkungan Kota Dumai, Jumat (10/8/18).

Tak hanya itu, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai selaku pengawas pelabuhan harus memberikan tindakan tegas kepada Kapal Tongkang Teratai Merah III milik PT Mina Mas tersebut berupa tidak memberikan surat izin belayar meninggalkan pelabuhan Dumai sebelum masalah tumpahan CPO selesai.

"KSOP Dumai harus tegas, karena mereka bertugas sebagai pengawas pelabuhan. Jadi jangan lengah dengan masalah ini. Kami minta kejadian seperti ini tidak terus-terusan terjadi laut Dumai. Perusahaan seperti pemilik tongkang Teratai Merah III, PT Mina Mas, Pelindo Dumai serta KSOP harus bertanggungjawab," pungkasnya.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam
- Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi

- Sudah Tiba di Pekanbaru,
Sapi Kurban Presiden Jokowi Beratnya Hampir Satu Ton dan Gubri 400 Kg

- Periksa Hewan Kurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas
- Tunda Salur Capai Rp500 Miliar,
Pembayaran Kontrak Kerja Pihak Ketiga di Riau Baru Dibayarkan 2019

- Hadirkan Danang D’Acamedy, Panggung Asik Telkomsel Goyang Masyarakat Inhu
- ‎Terkesan Asal-asalan,
Proyek Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Tuai Kecaman

- Jelang Idul Adha, Stok Sembako Riau Cukup
- Defisit Anggaran, Sekda Sebut Pemprov Riau Alami Masa-masa Sulit
- Kerahkan 26 Petugas, Distan Bengkalis Targetkan Periksa 3.000 Hewan Qurban
- Traffic Light Padam, Lalin di Duri Semrawut
- Permudah Layanan, Disdukcapil Bengkalis akan Maksimalkan Peran UPTD
- Lagi BRK Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus 10 Tahun Berturut-Turut
- Audit RAL, BPKP Ibaratkan Seperti Kumpulkan Serpihan
- Akhirnya Rekanan Pasang Papan Nama Proyek Renovasi Gedung DPRD Pelalawan
- BI Riau Sosialisasikan SBR004
- PLTMG Langgam Berhenti Beroperasi, Ini Tanggapan Bupati Pelalawan
- Fasilitasi Kaula Muda Berkarya,
AXIS Gelar AXIS Pop-Up Station di 9 Kota

- Telkomsel Optimis Sukseskan Asian Games 2018
- Agar Diketahui Publik,
Kalangan Dewan Desak Pemborong Pasang Papan Nama Proyek



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com