Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 10:56
BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:48
Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:40
Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 

Kamis, 18 Oktober 2018 22:34
Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum

Kamis, 18 Oktober 2018 21:49
Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis

Kamis, 18 Oktober 2018 20:59
Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi

Kamis, 18 Oktober 2018 19:50
Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu

Kamis, 18 Oktober 2018 19:48
Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang

Kamis, 18 Oktober 2018 17:17
Bupati Rohul Ajukan Tiga Ranperda ke DPRD, Salah Satunya Rancangan APBD 2019

Kamis, 18 Oktober 2018 16:39
FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 17:04
Rasionalisasi Anggaran,
7 Paket Proyek Rencana MY Pemkab Bengkalis Dialihkan ke Reguler


Tujuh paket proyek yang sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Alasanya lagi-lagi karena adanya rasionalisasi anggaran.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebanyak 7 paket proyek sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Langkah itu setelah pembahasan final rasionalisasi APBD TA 2018 antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Seyogyanya proyek itu akan dianggarkan dengan tahun jamak atau MY mulai dianggarkan tahun ini, dialihkan menjadi penganggaran proyek reguler.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra Gunawan 'Eet' kepada wartawan, Jumat (10/8/18). Menurutnya, kebijakan dengan membatalkan MY menjadi kegiatan reguler, pria yang akrab di sapa Eet ini patut diapresiasi.

"Kita sangat apresiasi untuk menunda kegiatan MY ini. Melihat kondisi keuangan yang belum stabil. Ketujuh proyek itu tetap dilaksanakan melalui kegiatan reguler tahun ini karena kita melihat masyarakat sangat mengharapkan pembangunannya," jelas Eet.

Sambung pria yang juga hobi memancing ini, dengan ditundanya kegiatan MY, kegiatan pembangunan lainnya bisa terlaksana, termasuk menyetabilkan insentif honorer di Bengkalis.

Menurut dia kegiatan perbaikan jalan dan jembatan yang ada pada rencana MY diantaranya ada enam item dan itu akan dilaksanakan secara reguler. Begitu juga dengan pembangunan Islami Center. Sedangkan untuk besaran anggaran, tergantung pada Kerangka Umum Perubahan Anggaran (KUPA) yang akan disampaikan Pemkab ke DPRD Bengkalis.

"Formula KUPA ini lakan dibahas bersama tim Pemkab dan Banggar. Setelah pembahasan ini baru jelas final berapa anggaran pelaksanaan 7 kegiatan yang diregulerkan itu," imbuhnya.

Berikut 7 paket kegiatan MY yang sebelumnya disepakati dan untuk dibatalkan anggarannya pada APBD TA 2018, Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi, Jalan Muntai–Bantan Air, Jalan Lingkar Bukitbatu–Siakkecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan Pembangunan Duri Islamic Center.

Ketujuh paket proyek MY ini estimasi anggaran yang dialokasikan secara keseluruhan pada TA 2018 atau tahun pertama, sebesar Rp279 miliar lebih dari alokasi yang direncanakan hingga tahun 2021mendatang mencapai total Rp1,888 triliiun.

Di Pulau Bengkalis, meliputi kegiatan Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi Rp173,5 miliar, Peningkatan Jalan Muntai-Bantan Air Rp388 miliar.

Sedangkan di Bukitbatu-Siakkecil adalah Peningkatan Jalan Lingkar Bukitbatu-Siakkecil Rp202,58 miliar. Sementara itu di Pulau Rupat, meliputi Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih-Tanjung Medang Rp355,84 miliar.

Di Mandau-Pinggir, meliputi peingkatan jalan Gajah Mada Rp283,82 miliar, pembangunan jalan lingkar Barat Duri Rp153,44 miliar dan pembangunan Duri Islamic Center (DIC) Rp303,188 miliar.

Sesuai MoU yang ditandatangani alokasi anggaran per tahun untuk membiayai kegiatan proyek MY tersebut bervariasi. Yaitu, pada tahun ke-1 (2018) Rp279.068.227.450, ke-2 (2019) Rp651.160.456.008, ke-3 (2020) Rp744.183.378.194, dan tahun ke-4 (2021) sebesar Rp186.045.844.574.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com