Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 06:06
Pagi ini Dilantik Presiden, Gubri dan Wagubri Bersiap Syukuran di TMIi

Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 17:04
Rasionalisasi Anggaran,
7 Paket Proyek Rencana MY Pemkab Bengkalis Dialihkan ke Reguler


Tujuh paket proyek yang sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Alasanya lagi-lagi karena adanya rasionalisasi anggaran.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebanyak 7 paket proyek sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Langkah itu setelah pembahasan final rasionalisasi APBD TA 2018 antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Seyogyanya proyek itu akan dianggarkan dengan tahun jamak atau MY mulai dianggarkan tahun ini, dialihkan menjadi penganggaran proyek reguler.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra Gunawan 'Eet' kepada wartawan, Jumat (10/8/18). Menurutnya, kebijakan dengan membatalkan MY menjadi kegiatan reguler, pria yang akrab di sapa Eet ini patut diapresiasi.

"Kita sangat apresiasi untuk menunda kegiatan MY ini. Melihat kondisi keuangan yang belum stabil. Ketujuh proyek itu tetap dilaksanakan melalui kegiatan reguler tahun ini karena kita melihat masyarakat sangat mengharapkan pembangunannya," jelas Eet.

Sambung pria yang juga hobi memancing ini, dengan ditundanya kegiatan MY, kegiatan pembangunan lainnya bisa terlaksana, termasuk menyetabilkan insentif honorer di Bengkalis.

Menurut dia kegiatan perbaikan jalan dan jembatan yang ada pada rencana MY diantaranya ada enam item dan itu akan dilaksanakan secara reguler. Begitu juga dengan pembangunan Islami Center. Sedangkan untuk besaran anggaran, tergantung pada Kerangka Umum Perubahan Anggaran (KUPA) yang akan disampaikan Pemkab ke DPRD Bengkalis.

"Formula KUPA ini lakan dibahas bersama tim Pemkab dan Banggar. Setelah pembahasan ini baru jelas final berapa anggaran pelaksanaan 7 kegiatan yang diregulerkan itu," imbuhnya.

Berikut 7 paket kegiatan MY yang sebelumnya disepakati dan untuk dibatalkan anggarannya pada APBD TA 2018, Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi, Jalan Muntai–Bantan Air, Jalan Lingkar Bukitbatu–Siakkecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan Pembangunan Duri Islamic Center.

Ketujuh paket proyek MY ini estimasi anggaran yang dialokasikan secara keseluruhan pada TA 2018 atau tahun pertama, sebesar Rp279 miliar lebih dari alokasi yang direncanakan hingga tahun 2021mendatang mencapai total Rp1,888 triliiun.

Di Pulau Bengkalis, meliputi kegiatan Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi Rp173,5 miliar, Peningkatan Jalan Muntai-Bantan Air Rp388 miliar.

Sedangkan di Bukitbatu-Siakkecil adalah Peningkatan Jalan Lingkar Bukitbatu-Siakkecil Rp202,58 miliar. Sementara itu di Pulau Rupat, meliputi Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih-Tanjung Medang Rp355,84 miliar.

Di Mandau-Pinggir, meliputi peingkatan jalan Gajah Mada Rp283,82 miliar, pembangunan jalan lingkar Barat Duri Rp153,44 miliar dan pembangunan Duri Islamic Center (DIC) Rp303,188 miliar.

Sesuai MoU yang ditandatangani alokasi anggaran per tahun untuk membiayai kegiatan proyek MY tersebut bervariasi. Yaitu, pada tahun ke-1 (2018) Rp279.068.227.450, ke-2 (2019) Rp651.160.456.008, ke-3 (2020) Rp744.183.378.194, dan tahun ke-4 (2021) sebesar Rp186.045.844.574.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis
- 2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun
- Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni
- Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian

- P3K Pekanbaru Dilamar 263 Honorer K2
- Triwulan IV 2018, Industri Manufaktur Naik
- Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai
- Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri

- Libatkan Pemerintah Desa,
Bappeda Rohul Mutakhirkan Data Spasial Jalan Kabupaten

- CSR Bank Riau Kepri,
Masjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah

- Hanya 3 KUD di Rokan Hulu yang Terima Bantuan Replanting Kebun Sawit Tahun 2018
- Pusat dan Daerah Terus Bersinergi Wujudkan Pembangunam Perumahan di Riau
- Riau Sudah Punya Embarkasi Haji Antara, Meranti Minta Dispensasi Langsung ke Batam
- Tower Disdukcapil Kuansing Disambar Petir, Pembuatan e-KTP Terhambat
- Berikan Edukasi Perbankan, BI Gandeng STAI Le Pekanbaru
- Ditutup Kembali Usai Peresmian,
PUPR Riau: Ini Semata Demi Keamanan Jembatan Siak IV dan Penggunanya

- Meriahkan Millenial Road Safety Festival Satlantas Polres Kuansing Sediakan Doorprize
- Laba Naik, PT BSP Bangun Gedung Permanen Lima Lantai
- 31 Tahun KSU Rejosari, Bermoda Rp94 Ribuan Kini Beromset Rp6,9 Miliar
- 40 Dump Truck Sudah Disiapkan untuk Uji Beban Jembatan Siak IV Nanti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com