Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Ditabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD

Kamis, 13 Desember 2018 17:35
Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis

Kamis, 13 Desember 2018 17:19
Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing

Kamis, 13 Desember 2018 17:16
SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan

Kamis, 13 Desember 2018 16:52
Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 17:04
Rasionalisasi Anggaran,
7 Paket Proyek Rencana MY Pemkab Bengkalis Dialihkan ke Reguler


Tujuh paket proyek yang sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Alasanya lagi-lagi karena adanya rasionalisasi anggaran.

Riauterkini-BENGKALIS- Sebanyak 7 paket proyek sebelumnya akan di-multiyears (MY), dipastikan batal. Langkah itu setelah pembahasan final rasionalisasi APBD TA 2018 antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Seyogyanya proyek itu akan dianggarkan dengan tahun jamak atau MY mulai dianggarkan tahun ini, dialihkan menjadi penganggaran proyek reguler.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra Gunawan 'Eet' kepada wartawan, Jumat (10/8/18). Menurutnya, kebijakan dengan membatalkan MY menjadi kegiatan reguler, pria yang akrab di sapa Eet ini patut diapresiasi.

"Kita sangat apresiasi untuk menunda kegiatan MY ini. Melihat kondisi keuangan yang belum stabil. Ketujuh proyek itu tetap dilaksanakan melalui kegiatan reguler tahun ini karena kita melihat masyarakat sangat mengharapkan pembangunannya," jelas Eet.

Sambung pria yang juga hobi memancing ini, dengan ditundanya kegiatan MY, kegiatan pembangunan lainnya bisa terlaksana, termasuk menyetabilkan insentif honorer di Bengkalis.

Menurut dia kegiatan perbaikan jalan dan jembatan yang ada pada rencana MY diantaranya ada enam item dan itu akan dilaksanakan secara reguler. Begitu juga dengan pembangunan Islami Center. Sedangkan untuk besaran anggaran, tergantung pada Kerangka Umum Perubahan Anggaran (KUPA) yang akan disampaikan Pemkab ke DPRD Bengkalis.

"Formula KUPA ini lakan dibahas bersama tim Pemkab dan Banggar. Setelah pembahasan ini baru jelas final berapa anggaran pelaksanaan 7 kegiatan yang diregulerkan itu," imbuhnya.

Berikut 7 paket kegiatan MY yang sebelumnya disepakati dan untuk dibatalkan anggarannya pada APBD TA 2018, Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi, Jalan Muntai–Bantan Air, Jalan Lingkar Bukitbatu–Siakkecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan Pembangunan Duri Islamic Center.

Ketujuh paket proyek MY ini estimasi anggaran yang dialokasikan secara keseluruhan pada TA 2018 atau tahun pertama, sebesar Rp279 miliar lebih dari alokasi yang direncanakan hingga tahun 2021mendatang mencapai total Rp1,888 triliiun.

Di Pulau Bengkalis, meliputi kegiatan Peningkatan Jalan Ketam Putih-Sekodi Rp173,5 miliar, Peningkatan Jalan Muntai-Bantan Air Rp388 miliar.

Sedangkan di Bukitbatu-Siakkecil adalah Peningkatan Jalan Lingkar Bukitbatu-Siakkecil Rp202,58 miliar. Sementara itu di Pulau Rupat, meliputi Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih-Tanjung Medang Rp355,84 miliar.

Di Mandau-Pinggir, meliputi peingkatan jalan Gajah Mada Rp283,82 miliar, pembangunan jalan lingkar Barat Duri Rp153,44 miliar dan pembangunan Duri Islamic Center (DIC) Rp303,188 miliar.

Sesuai MoU yang ditandatangani alokasi anggaran per tahun untuk membiayai kegiatan proyek MY tersebut bervariasi. Yaitu, pada tahun ke-1 (2018) Rp279.068.227.450, ke-2 (2019) Rp651.160.456.008, ke-3 (2020) Rp744.183.378.194, dan tahun ke-4 (2021) sebesar Rp186.045.844.574.***(dik)

Loading...


Berita lainnya..........
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com