Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat

Selasa, 20 Nopember 2018 06:54
Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret

Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 September 2018 23:35
Pertamina dan Diperindag Dumai Serukan Pengusaha Non Mikro Beralih LPG Non Subsidi

Para pengusaha kuliner non mikro di Dumai diimbau untuk beralih mari elpiji subsidi ke non subsidi. Demi terpeliharanya persediaan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Riauterkini-DUMAI- Guna menjaga saluran distribusi LPG 3 kg bersubsidi kepada masyarakat, PT Pertamina (Persero) MOR I bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, kembali menyelenggarakan sidak sekaligus sosialisasi ke pengusaha kuliner non mikro terkait penyalahgunaan LPG bersubsidi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pengusaha kuliner non mikro yang masih menggunakan LPG 3 Kg dalam menjalankan usahanya untuk beralih ke LPG Non Subsidi.

Kegiatan sidak dan sosialisasi ditinjau langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Zaenal Abidin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, Zulkarnaen, dan Sales Executive LPG V Pertamina, Adi Bagus Haqqi.

Pada sidak yang dilaksanakan hari Senin (10/9/18), ditemukan beberapa tempat kuliner yang masih kedapatan menggunakan LPG 3 Kg dalam kegiatan operasional usahanya. Untuk itu, Pertamina MOR I bersama Disperindag memberikan edukasi kepada pengusaha kuliner tersebut untuk beralih menggunakan LPG non subsidi. Hal ini diharapkan supaya LPG 3 Kg dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Disperindag juga akan memberikan tindakan tegas kepada pengusaha yang masih menggunakan LPG 3 Kg dan menegaskan akan mencabut ijin usaha apabila tempat kuliner tersebut dikemudian hari masih menggunakan LPG bersubsidi.

Menurut Sales Executive LPG V Pertamina, Adi Bagus Haqqi, kegiatan sidak ini bertujuan untuk mengedukasi penggunaan LPG subsidi kepada masyarakat khususnya pengusaha kuliner non mikro. “Diharapkan setelah adanya sidak, dapat mengedukasi pengusaha non mikro untuk tidak lagi menggunakan LPG subsidi” ujar Adi.

Melalui sidak yang rutin dilaksanakan Pertamina dan Disperindag, diharapkan dapat menjaga distribusi LPG 3 Kg agar disalurkan sesuai dengan peruntukannya. “Kami harap, kegiatan ini dapat memberikan efek jera bagi masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG bersubsidi, sehingga saluran distribusi LPG 3 Kg dapat terjaga dengan baik”, tutup Adi.

Agen Layani Tukar Tabung 3 Kg jadi Bright Gas 5,5 Kg

Dalam kesempatan yang sama, juga diberikan sosialisasi mengenai kegiatan tukar tabung LPG 3 Kg menjadi Bright Gas 5,5 Kg di Agen LPG Non Subsidi Pertamina yang ada di Kota Dumai, dengan menukarkan dua tabung kosong LPG 3 Kg menjadi satu tabung Bright Gas 5,5 Kg dengan cukup menambahkan Rp 67 ribu untuk isi tabung diluar ongkos kirim. Total terdapat enam agen yang menjadi lokasi penukaran tabung, yakni PT Nur Sembilan, PT Dwi Rokan Sakti, PT Indah Pusaka Mandiri, PT Samudera Mandari Dumai, PT Cahaya Jaya Perkasa, dan PT Zulkarnain Jaya Abadi.

Perlu diketahui bahwa LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi warga miskin dengan pendapatan kurang dari Rp1,5 juta per bulan dan usaha mikro. Bila ada keluhan pelayanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi kontak pertamina 1-500-000.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk
- Komit Dukung SDG, PT RAPP Resmi Jadi Anggota Indoneseia Global Company Network
- Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir
- Ayo Datang ke Pantai Selatbaru, Bengkalis Ada Festival Budaya Bahari
- Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center

- Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata
- Riau Masuk Tahap II,
BNI Perluas Layanan E-Samsat ke 16 Provinsi

- Karyawan BRK Rohul Dibekali Ilmu Manajemen dan Cara Pemadaman Kebakaran
- Melalui Prudes Petani Kinali Kuansing Sukses Budidayakan Bawang Merah
- Disaksikan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
- Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
- EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02
- KPNL Bersiap Lelang "Rongsokan" Pemko Pekanbaru
- Diduga Tanpa Izin Pariwisata, Hotel Gundaling Berdiri Kokoh di BS, Bengkalis
- Hadir Hingga Pelosok Desa, Layanan Jaringan Telkomsel Bangkitkan Perekonomian Masyarakat
- Kadis PMPTSP Riau: Transaksi Riau Expo 2018 Capai Rp20 Miliar
- Tekan Angka Penunggak, UEK DMB Duri Timur Luncurkan Celengan
- Dituding Merampas Lahan, PT CPI Berikan Klarifikasi
- Sebut Sebagai Sejarah, Plt Gubri Resmikan Pengoperasian Runway 2600 Meter
- Pastikan Kurma Bisa Dibudidaya di Indonesia, PT KKI Ekspansi ke 5 Provinsi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com