Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Januari 2019 23:23
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 23:21
Hanya 450 Pengusaha Depot Air Minum di Pekanbaru yang Teruji

Rabu, 23 Januari 2019 22:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Rabu, 23 Januari 2019 20:53
Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'

Rabu, 23 Januari 2019 19:32
Sinergitas TNI-Polri, Polres Inhu Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kodim 0302

Rabu, 23 Januari 2019 19:13
Yowan Terpilih Menjadi Ketua LPM Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru

Rabu, 23 Januari 2019 17:04
Ratusan Prajurit Kodim 0313/KPR se-Rohul‎ Jalani Minggu Militer di Pasirpangaraian

Rabu, 23 Januari 2019 16:53
Kadis PUPR Rohul Turun Tangan,
‎Jalan Provinsi di Rambah Hilir Rusak tarena tak Ada Drainese


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 15:02
PT.Tasma Puja Perjuangkan Plasma Warga Tiga Desa di Inhu

PT Tasma Puja akan membangunkan kebun plasma seluas 1500 hektar untuk warga tiga desa di Batang Cenaku. Saat ini sedang dalam proses pelepasan lahan.

Riauterkini-RENGAT-Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tasma Puja bersedia membangunkan kebun plasma untuk warga tiga desa di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dengan luas mencapai 1.500 hektar.

Dalam pembangunan kebun plasma tersebut, PT Tasma Puja memberikan sebahagian lahan inti kebun sawitnya kepada warga melalui Koperasi Motah Makmur, selaku pengelola lahan plasma desa Cinaku Kecil, desa Kepayang Sari dan desa Anak Talang. Dimana sebelumnya pembangunan kebun plasma tersebut sempat terkendala akibat lahan yang disediakan warga berada dalam kawasan hutan.

"Saat ini kami sedang melalukan pengurusan izin pelepasan kawasan hutan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kami juga menunggu pihak KUD Motah Makmur mengurus perizinan agar kami segera membangunkan kebun plasma untuk warga tiga desa," ujar Kepala Bagian Humas PT Tasma Puja, Ardiansyah SH, Kamis, (13/9/18).

Menurutnya, sesuai dengan perjanjian antara PT Tasma Puja dengan pihak tiga desa terjalin kemitraan melalui pola 50 persen untuk kebun plasma (1500 hektar) dan 50 persen untuk kebun inti (1500 hektar). Namun, pembangunan kebun plasma tersebut belum berjalan dengan lancar dikarenakan lahan yang diberikan kepada PT Tasma Puja untuk dibangun kebun bermasalah dengan perizinan.

"Solusinya PT Tasma Puja melepaskan lahan kebun inti seluas 378 hektar untuk masyarakat yang berada di tiga desa tersebut, hal ini dilakukan supaya keberadaan PT Tasma Puja memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat," tegasnya.

Selain itu, kata Ardiansyah, PT Tasma Puja juga membagi hasil produksi sawit kepada warga tiga desa sebanyak 17,5 persen yang diperuntukkan bagi warga yang belum mendapat bagian kebun plasma. Ini dilakukan sambil menunggu pihak KUD Motah Makmur selesai mengurus perizinan pembagunan kebun plasma di pemerintahan.

"Kami tetap berupaya memperhatikan kesejahteraan warga tiga desa baik memberikan kebun bahkan membagi hasil produksi dan menyalurkan CSR di tiga desa tersebut," ungkapnya.

Ditambahkanya, PT Tasma Puja melakukan kegiatan operasional berdasarkan izin yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, baik itu Izin Lokasi, Izin Usaha Perkebunan serta mendapatkan lahan melalui proses ganti rugi yang diketahui oleh masing-masing kepala desa yaitu Kepala Desa Cenaku Kecil, Kepala Desa Kepayang Sari dan Kepala Desa Anak Talang sesuai Surat Keterangan Ganti Rugi Garapan yang dikeluarkan tiga kepala desa tersebut. Jelasnya. * (guh)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bandara Sepi, Porter Andalkan Penerbangan Internasional
- Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru Sebut Jembatan Siak IV Sudah Rampung
- APBD Pelalawan 2019 Sudah Bisa Direalisasikan
- Bedah APBD Riau 2019 ISEI Sorot Pertumbuhan Ekonomi tak Sebanding Tingkat Kemisikinan
- Dampak Tiket Mahal, 409 Jadwal Penerbangan di SSK II Dibatalkan
- 11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel
- PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com