Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Selasa, 23 Oktober 2018 16:15
Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar

Selasa, 23 Oktober 2018 16:10
Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

Selasa, 23 Oktober 2018 16:06
Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Bupati Harris Siap Hadapi Panggilan Bawaslu

Selasa, 23 Oktober 2018 15:58
Konflik Lahan,
BPN Riau Didesak Segera Mediasi Masyarakat Banja Ladang Pasungan dengan PTPN V


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 15:01
Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET

Pangkalan Elpiji di Duri Timur ini, bebas menjual gas subsidi di atas HET. Diduga karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Riauterkini - DURI - Lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak terkait, diduga menjadi alasan kuat munculnya oknum pengusaha Pangkalan gas elpiji nakal di Kota Duri, Bengkalis dengan menjual gas elpiji berukuran 3 Kilogram melon seharga Rp 25 ribu.

Padahal, harga jual ke masyarakat yang telah ditetapkan untuk Pangkalan seharga Rp17.500 saja dan tidak boleh lebih. Namun dikarenakan transportasi dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) tidak ditanggung, maka Pangkalan menetapkan penjualan pertabung ukuran 3 Kilogram melon itu seharga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak melalui stafnya, Siti."Sebenarnya menjual seharga Rp20 ribu sudah menyalahi aturan, namun karena SPBE tidak menyediakan transportasi untuk pengangkutannya, maka Pangkalan menjual dengan harga tersebut," jelasnya.

Dikatakan Siti, jika Pangkalan tetap membandel dengan menjual harga lebih dari Rp 20 ribu, kita akan tindak tegas dengan pemberian Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan izin. "Untuk Pangkalan nakal sesuai pengaduan masyarakat ini, kami sudah beri peringatan dan jika tetap membandel, kita akan cabut izin pangkalannya,"tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu Pangkalan Gas Elpiji yang terletak di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sempat menjual kepada masyarakat diatas HET seharga Rp 25 ribu dan mendapat protes dari masyarakat hingga berujung pelaporan kepada Instansi terkait.*(hen) Teks foto : Salah satu aktivitas Pangkalan Gas Elpiji di Kota Duri saat diserbu masyarakat beberapa waktu lalu dampak dari kelangkaan distribusinya

Loading...


Berita lainnya..........
- Salurkan Beasiswa, Apkasindo Kuliahkan Anak Buruh Tani Sawit
- Berakhir 30 November 2018,
Catat, Ini Persyaratan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Kantor Samsat Rohul

- Belasan Penyandang Disabilitas di Bengkalis Ikuti Program Bina Loka Karya
- Pemprov Putihkan Denda Pajak, Bapenda Pelalawan Imbau Warga Lunasi Tunggakan Pajaknya
- 4.322 Calon Peserta Tes CPNS Rohul Lolos Seleksi Administrasi
- Hari Perdana Pemutihan Denda Pajak, Kantor Samsat Duri Penuh Sesak
- Diumumkan November, UMP Riau 2019 Naik jadi Rp2.6 Juta
- Rumah Zakat Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2018 Kategori Business Particioner
- PT RAPP Adakan Pelatihan Budidaya Nanas bagi 43 Petani Pulau Padang
- Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP
- Jembatan Pelanduk Akan Diperbaiki Tahun 2019, PUPR Rohul Ajukan Rp3,2 Miliar di APBD
- Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat

- Dinas PUPR Akan Beli Satu Set Alat Tambal Sulam Jalan
- Ngaku Diintervensi, Oknum Honorer RSUD Mandau 2 Bulan Tak Gajian
- Forbis-PIPM Gelar Pelatihan Pasar Modal Untuk Wartawan
- Dimulai Pekan Depan,
Bapenda Kembali Lakukan Pemutihan Denda Pajak

- Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi BBM
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com