Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 17:06
Sajikan Makanan Jepang dan Western, Zenbu dan Beatrice Quarters Hadir di Mal SKA Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 16:15
Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan


Sabtu, 15 Desember 2018 16:11
Ribuan Warga Kampar Sambut Kedatangan SBY dan Rombongan di Tapung

Sabtu, 15 Desember 2018 14:39
Serahkan Sertifikat Tanah, Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'

Sabtu, 15 Desember 2018 13:56
Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat

Sabtu, 15 Desember 2018 13:02
Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir

Sabtu, 15 Desember 2018 11:41
Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 11:35
Baleho dan Bendera PD Dirusak, Hinca Tuding untuk Ganggu Kunjungan SBY

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26
Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 15:01
Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET

Pangkalan Elpiji di Duri Timur ini, bebas menjual gas subsidi di atas HET. Diduga karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Riauterkini - DURI - Lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak terkait, diduga menjadi alasan kuat munculnya oknum pengusaha Pangkalan gas elpiji nakal di Kota Duri, Bengkalis dengan menjual gas elpiji berukuran 3 Kilogram melon seharga Rp 25 ribu.

Padahal, harga jual ke masyarakat yang telah ditetapkan untuk Pangkalan seharga Rp17.500 saja dan tidak boleh lebih. Namun dikarenakan transportasi dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) tidak ditanggung, maka Pangkalan menetapkan penjualan pertabung ukuran 3 Kilogram melon itu seharga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak melalui stafnya, Siti."Sebenarnya menjual seharga Rp20 ribu sudah menyalahi aturan, namun karena SPBE tidak menyediakan transportasi untuk pengangkutannya, maka Pangkalan menjual dengan harga tersebut," jelasnya.

Dikatakan Siti, jika Pangkalan tetap membandel dengan menjual harga lebih dari Rp 20 ribu, kita akan tindak tegas dengan pemberian Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan izin. "Untuk Pangkalan nakal sesuai pengaduan masyarakat ini, kami sudah beri peringatan dan jika tetap membandel, kita akan cabut izin pangkalannya,"tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu Pangkalan Gas Elpiji yang terletak di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sempat menjual kepada masyarakat diatas HET seharga Rp 25 ribu dan mendapat protes dari masyarakat hingga berujung pelaporan kepada Instansi terkait.*(hen) Teks foto : Salah satu aktivitas Pangkalan Gas Elpiji di Kota Duri saat diserbu masyarakat beberapa waktu lalu dampak dari kelangkaan distribusinya

Loading...


Berita lainnya..........
- Kelola Sumur Tua,
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Tetap Berkontribusi di CSR Terpadu

- PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Buluh Kasap
- Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
- Inhil Dinobatkan sebagai Kabupaten dengan Pembinaan KUR Terbaik
- SKK Migas-EMP Santuni Anak Yatim Sebelum Lakukan Pengeboran di MSBY-03
- Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan
- Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global
- RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com