Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 Nopember 2018 22:34
PT CPI Taja Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga di Pinggir, Bengkalis

Rabu, 14 Nopember 2018 21:34
Realisasi DAK Riau Masih 52,78 Persen

Rabu, 14 Nopember 2018 20:48
Banjir di Inhu Kembali Telan Korban Jiwa

Rabu, 14 Nopember 2018 19:52
Besok, UAS Beri Tausiah di Dinas Dalduk KB Pekanbaru

Rabu, 14 Nopember 2018 19:09
Sekda: Pemko Pekanbaru Turut Berduka Atas Insiden Pagar Rubuh di SDN 141

Rabu, 14 Nopember 2018 18:39
Tuntas Lakukan Perbaikan Panel Terbakar, PLN ULP Bengkalis Gelar Syukuran

Rabu, 14 Nopember 2018 18:34
Makan dan Minum SMA Plus Dihentikan, Waka DPRD Riau Tak Yakin Karena Anggaran

Rabu, 14 Nopember 2018 17:35
Dinsos Serahkan Bantuan Rp263 Juta untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi, Donggala

Rabu, 14 Nopember 2018 16:42
3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian


Rabu, 14 Nopember 2018 16:39
Rakor Sehari,
DPMP Rohul Harapkan Panwas Bisa Selesaikan Sengketa Pilkades Serentak 2018


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 Nopember 2018 14:43
Oktober, Riau Alami Inflasi 0,43 Persen

Riau alami inflasi sebesar 0,43 persen Oktober ini. Inflasi disebabkan harga cabe, beras dan BBM.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Kamis (1/11/18) mengatakan bahwa Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,43 persen. Nilai inflasi di Riau lebih tinggi dari nilai inflasi nasional yang hanya 0,28 persen. Inflasi di Riau sebesar 0,43 persen disebabkan kenaikan harga cabe merah, beras, rokok, pertamax dan material pasir di Riau.

Menurut Aden Gultom inflasi yang dialami Riau terbilang masih rendah dan dinilai normal. Yang menjadi catatan bagi pemerintah, penyumbang inflasi lebih banyak disebabkan karena kenaikan bahan makanan salah satunya beras.

"Meski terbilang normal, namun jika harga beras nanti tetap naik, maka ini akan berdampak besar terhadap nilai inflasi Riau ke depan. Ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, jangan sampai harga beras kembali naik," katanya.

  Meski inflasi Riau aman dan stabil karena masih di bawah 3,5 persen, namun beberapa hal perlu menjadi perhatian khusus pemerintah di bulan Desember. Pasalnya, akan ada masa liburan natal dan tahun baru sehingga harus ada antisipasi terhadap peningkatan inflasi di November ini.* (H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Diduga Tanpa Izin Pariwisata, Hotel Gundaling Berdiri Kokoh di BS, Bengkalis
- Hadir Hingga Pelosok Desa, Layanan Jaringan Telkomsel Bangkitkan Perekonomian Masyarakat
- Kadis PMPTSP Riau: Transaksi Riau Expo 2018 Capai Rp20 Miliar
- Tekan Angka Penunggak, UEK DMB Duri Timur Luncurkan Celengan
- Dituding Merampas Lahan, PT CPI Berikan Klarifikasi
- Sebut Sebagai Sejarah, Plt Gubri Resmikan Pengoperasian Runway 2600 Meter
- Pastikan Kurma Bisa Dibudidaya di Indonesia, PT KKI Ekspansi ke 5 Provinsi
- Perdana Setelah Launching,
Al Muchtar Travel and Tour Berangkatkan 25 Jamaah Umroh

- Proses Pembuatan Kertas, Antarkan RAPP menjadi Stand Terbaik di Riau Expo 2018
- Indomaret dan Alfamart Ditolak, tak Semua Izin Dikeluarkan DPMPTSP Kampar
- Pertamina Resmikan BBM 1 Harga di Pelalawan
- Penutupan Riau Expo Malam Ini Dimeriahkan Mantan Vokalis Band Drive
- Bahas Perminyakan, SKK Migas Gelar Coffee Morning dengan Awak Media
- Panel Terbakar, Lebih 7 Jam Listrik di Pulau Bengkalis Padam Total
- Tolak Masuknya Indomaret dan Alfamart, Aktivis AMMIA Datangi Kantor Dinas PPTPM Kampar
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun
- Wamen ESDM Putuskan Pengelolaan CPP Blok Diserahkan ke PT BSP 100 Persen
- Pengamat Ekonomi: Banjir Bisa Lumpuhkan Ekonomi Kuansing
- Upah Bongkar Muat TBS Sawit dan Barang Pokok di Rohul Naik 15 Persen
- Diajarkan Membatik, Puluhan Ibu PKK Empat Kabupaten Terlihat Antusias


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com