Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 06:42
Sekdakab dan Kadisparbud Rohul Hadiri Grand Opening Pasar Digital "Dangaoe-Dangaoe"

Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 Nopember 2018 16:02
Pengamat Ekonomi: Banjir Bisa Lumpuhkan Ekonomi Kuansing

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kuansing, diprediksi berpotensi melumpuhkan perekonomian daerah. Pemerintah diimbau segera bertindak.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pengamat ekonomi Riau Trian Zulhadi menilai dari sudut pandangnya bahwa banjir yang melanda Kuansing saat ini bisa berdampak terhadap perekonomian daerah.

"Dari sisi ekonomi, secara umum banjir ini bisa melumpuhkan ekonomi Kuansing jangka pendek. Bahkan, jika tidak ditangani dengan segera, ini bisa berdampak pada ekonomi Kuansing jangka panjang," jelas Trian Senin (5/11/2018) siang kepada wartawan.

Dikatakan Trian Zulhadi, walaupun belum ada data yang pasti secara signifikan, namun pengaruhnya akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi makro di Kuansing. Namun secara mikro dampaknya tampak jelas kelihatan.

Salah satu contohnya, hilangnya penghasilan kepala rumah tangga, seperti petani karet, karena tidak bisa menyadap karet, disebabkan banjir.

Kemudian, petani ladang tidak bisa bercocok tanam di lahanya, begitu juga dengan pedagang, tidak bisa melakukan jual beli, karena kedai terendam banjir.

"Nah disitulah perlunya sebuah daerah mempunyai tabungan atau cadangan devisa, apabila terjadi bencana tiba-tiba pihak pemerintah segera dapat memberi bantuan," kata Trian.

Lebih lanjut, Trian mengatakan, untuk Kuansing, bencana banjir ini rutin terjadi setiap Tahun, sehingga waktunya bisa diprediksi. Terutama pada penghujung Tahun adalah memasuki musim penghujan.

"Jadi mesti sudah direncankan, siap siaga segala sesuatunya, termasuk anggarannya. Beda dengan bencana yang datang secara tiba-tiba," sebut Trian.*** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dua Klub ToastmasterPresident Distinguished Club
- Suara Petani Sawit Indonesia, Suara Pemenang
- Proyek Turap di Danau Tajwid Langgam Retak-retak
- Siap Laksanakan Replanting Generasi II, KUD Wana Bhakti Kuansing Sukses Gelar RAT
- Dua Nasabah Ukui dan Pangkalankerinci Dapat Mobil Undian Simpedes BRI
- Pengundian Panen Hadiah Simpedes‎, Nasabah Unit BRI Tanjung Medan Rohul Dapat Honda B-RV
- Riau Rangking 3 Destinasi Wisata Halal di Indonesia
- Hari ini, Gubri Teken MoU Wisata Halal
- PT Pelindo 1 dan Tanjung Beruas Port Malaysia Sepakat Operasikan Roro Tahun Depan
- Roadshow 6 Kota, FIF Group Grebeg Pekanbaru
- Sosialisasi Dampak Pemancangan Tiang, Warga dan PT HKI Capai Kata Sepakat
- Pertama di Provinsi Riau,
102 Operator, Mekanik dan Sopir Dinas PUPR Rohul Ikuti Uji Kompetensi Operator Alat Berat

- RPD Kuansing Siap Mengudara Secara Permanen
- ‎Peringati HUT ke-53,
BRK Pasirpangaraian Bagi Paket Sembako dan Buka Rekening Gratis

- Triwulan Pertama 2019, Jumlah Penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru Melonjak 
- Maret 2019, Riau Alami Inflasi 0,11 Persen
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Inhu Raih Penghargaan Kehumasan dan CSR
- Dialog Sempena Hari Teater Dunia 2019, APINDO Sebut Pentingnya Sinergi Seluruh Komponen
- Buka Musrenbang 2020, Gubri Heran IPM Naik Tapi Pertumbuhan Ekonomi Rendah
- Gulat ME Manurung Nahkodai DPP Apkasindo


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com