Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 09:43
Perkosa Siswi SMP, Remaja 14 Tahun di Kampar Ditangkap

Selasa, 22 Januari 2019 09:20
Hasan Tua Jelang Pensiuan, Bupati Pelalawan Kesulitan Cari Pengganti Kadis PUPR

Selasa, 22 Januari 2019 09:13
Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri

Selasa, 22 Januari 2019 06:48
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal

Senin, 21 Januari 2019 22:13
9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Senin, 21 Januari 2019 20:44
DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Senin, 21 Januari 2019 20:37
Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW

Senin, 21 Januari 2019 20:34
Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi

Senin, 21 Januari 2019 20:29
Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru

Senin, 21 Januari 2019 20:25
Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 3 Januari 2019 14:53
Salahkan Perencanaan,
Komisi V DPRD Riau Sayangkan Pemadaman Listrik di Dinsos dan Puswil


Pemutusan listrik di kantor Dinas Sosial Provinsi Riau dan Perpustakaan Soeman Hs sangat disayangkan Komisi V DPRD Riau. Bagian Perencanaan dinilai paling bersalah.

Riauterkini-PEKANBARU- Pemutusan listrik di kantor Dinas Sosial Provinsi Riau dan Perpustakaan Soeman Hs sangat disayangkan Komisi V DPRD Riau. Perpustakaan Soeman Hs sendiri tergabung dalam Dinas Perpustakaan dan Arsip Riau.

"Sangat kita sayangkan persoalan pemutusan listrik ini, kenapa sampai terjadi," kata Aherson, Ketua Komisi V DPRD Riau kepada wartawan, Kamis (03/01/18).

Meski demikian, pihaknya tidak mempersoalkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam hal ini. PLN sebutnya pasti bekerja sesuai prosedur dan mekanisme yang ada.

"Kalau kita lihat, persoalan ini karena adanya kesalahan perencanaan anggaran. Mereka mengajukan anggaran bukan untuk satu tahun anggaran, tapi untuk 8 bulan anggaran, karena mereka berharap adanya perubahan APBD," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak dinas terkait agar bisa mencarikan solusi terhadap pemutusan listrik tersebut. Minimal mencari pinjaman angggaran untuk melunasi tunggakan listrik yang dimaksud.

"Listrik, gaji dan lainnya kita anggap wajib dianggarkan untuk satu tahun anggaran. Jangan menunggu adanya perubahan, oke lah kalau ada perubahan, kalau tidak ya seperti ini jadinya," ujar politisi Demokrat ini. ***(ary)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dampak Tiket Mahal, 409 Jadwal Penerbangan di SSK II Dibatalkan
- 11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel
- PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar
- Mahal, Travel Agen di Pekanbaru Tolak Pembelian Tiket Pesawat Domestik
- Kenaikan Tiket Pesawat Domestik Berdampak pada Perekonomian
- Kegiatan Politik Bikin Harga Tiket Pesawat Melonjak
- BI: Temuan Upal di Dumai Terbesar di 3 Tahun Terakhir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com