Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 06:48
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal

Senin, 21 Januari 2019 22:13
9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Senin, 21 Januari 2019 20:44
DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Senin, 21 Januari 2019 20:37
Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW

Senin, 21 Januari 2019 20:34
Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi

Senin, 21 Januari 2019 20:29
Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru

Senin, 21 Januari 2019 20:25
Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode

Senin, 21 Januari 2019 20:22
ISEI, Bank Indonesia dan Pemprov Gelar Bedah APBD Provinsi Riau 2019

Senin, 21 Januari 2019 18:23
Pemkab Rohul Tanda Tangani MoU Kasda Online dengan Bank Riau Kepri dan BPKP Riau

Senin, 21 Januari 2019 18:15
2019, SBT Targetkn 4000 Unit Mobil Suzuki Terjual di Riau

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2019 15:48
Dua Bulan Tak Gajian,
Pekerja Pabrik Gula PT SMIP Demo Disnakartrans Dumai


Lagi-lagi ratusan pekerja di pabrik gula PT Sumber Mutiara Indah Pratama (SMIP) melakukan aksi demo ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, lantaran perusahaan tidak membayar gaji selama dua bulan.

Riauterkini-DUMAI- Lagi-lagi ratusan pekerja di pabrik gula PT Sumber Mutiara Indah Pratama (SMIP) melakukan aksi demo ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Jumat (4/1/19) lantaran perusahaan tidak membayar gaji selama dua bulan.

Salah seorang pekerja, Umar Hadi mengaku perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Medang Kampai belum menunaikan kewajibannya membayar gaji pekerja dan tidak memberitahukan adanya potongan gaji oleh pihak managemen PT SMIP tersebut.

"Kami bekerja tentu berharap adanya gaji. Kita juga dikatakan berhutang oleh menajemen pabrik. Bahkan kami juga dituduh bermain di absen kehadiran," kata Umar Hadi, disela-sela demo menyuarakan aspirasi ke kantor Disnakertrans Dumai.

Tak hanya itu saja, Hadi menjelaskan bahwa besarnya nilai hutang kepada karyawan yang disampaikan oleh menagemen setelah kontrak antara pekerja dan perusahaan berakhir. Ironisnya lagi, terlambat lima menit gaji pekerja langsung dipotong.

"Terlambat saja gaji kita dipotong dan dianggap tidak hadir, sehingga penghasilan kita minus. Malahan saya sendiri dikatakan menagemen perusahaan terhutang hingga Rp2 juta rupiah," kata Umar Hadi menyesalkan sikap perusahaan.

Lucunya kata Hadi, gaji pekerja dipotong perusahaan untuk membayar BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, namun BPJS pekerja tidak ada dibayarkan oleh perusahaan. "Uang kita dipotong, namun BPJS kita tidak ada di bayarkan," katanya.

Umar Hadi dan juga seluruh pekerja PT SMIP juga berharap kepada pihak Disnakertrans Kota Dumai untuk segera memanggil pihak perusahaan dan dapat dipertemukan dengan pekerja agar semua permasalahan cepat diselesaikan.

"Kita hanya meminta hak-hak kita untuk segera dibayarkan oleh perusahaan. Kami tidak ingin bekerja tidak mendapatkan gaji. Pada pertemuan yang direncanakan Rabu (9/1/2019) mendatang kami berharap dapat diselesaikan," pungkasnya.

Aksi menyuarakan jeritan hati berlangsung aman, penyampaian aspirasi pekerja sendiri didampingi oleh Laskar Hulubalang Melayu Riau Dumai dan mendapatkan kawalan pengamanan dari Polres Dumai.

"Kehadiran kita hanya untuk mendampingi adik-adik untuk mendapatkan hak-hak mereka dari pihak perusahaan," kata Panglimo Gedang yang merupakan sesepuh Laskar Hulubalang Melayu di Dumai.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Dampak Tiket Mahal, 409 Jadwal Penerbangan di SSK II Dibatalkan
- 11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel
- PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar
- Mahal, Travel Agen di Pekanbaru Tolak Pembelian Tiket Pesawat Domestik
- Kenaikan Tiket Pesawat Domestik Berdampak pada Perekonomian
- Kegiatan Politik Bikin Harga Tiket Pesawat Melonjak
- BI: Temuan Upal di Dumai Terbesar di 3 Tahun Terakhir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com