Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 22:08
Lahan Gambut di Kawasan 7 Kecamatan Kembali Terbakar

Rabu, 20 Maret 2019 22:04
Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di BPN Kampar

Rabu, 20 Maret 2019 21:15
Jelang Kampanye Terbuka, Bawaslu Bengkalis Ajak Kawal Pemilu

Rabu, 20 Maret 2019 20:48
Bupati Kuansing Berharap Sejumlah Usulan Musrenbang Bisa Menjadi Skala Prioritas Provinsi

Rabu, 20 Maret 2019 19:10
Paska Tujuh Tahanan Kabur, Proses Sidang di PN Pelalawan Berjalan Normal

Rabu, 20 Maret 2019 19:07
Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut se-Dunia 2019, Ribuan Murid SD di Rohul Sikat Gigi Massal

Rabu, 20 Maret 2019 19:02
DPTb Diplenokan, Bawaslu Bengkalis Sampaikan 5 Poin Rekomendasi ke KPU

Rabu, 20 Maret 2019 18:57
Musrenbang 2020, Bupati Bengkalis Sebut Capaian RPJMD 2016-2021 Akan Dievaluasi

Rabu, 20 Maret 2019 18:32
PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM

Rabu, 20 Maret 2019 18:26
Penyalaan Belum Normal, PLN Bengkalis Gesa Perbaikan Mesin Rusak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Januari 2019 15:48
Dua Bulan Tak Gajian,
Pekerja Pabrik Gula PT SMIP Demo Disnakartrans Dumai


Lagi-lagi ratusan pekerja di pabrik gula PT Sumber Mutiara Indah Pratama (SMIP) melakukan aksi demo ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, lantaran perusahaan tidak membayar gaji selama dua bulan.

Riauterkini-DUMAI- Lagi-lagi ratusan pekerja di pabrik gula PT Sumber Mutiara Indah Pratama (SMIP) melakukan aksi demo ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Jumat (4/1/19) lantaran perusahaan tidak membayar gaji selama dua bulan.

Salah seorang pekerja, Umar Hadi mengaku perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Medang Kampai belum menunaikan kewajibannya membayar gaji pekerja dan tidak memberitahukan adanya potongan gaji oleh pihak managemen PT SMIP tersebut.

"Kami bekerja tentu berharap adanya gaji. Kita juga dikatakan berhutang oleh menajemen pabrik. Bahkan kami juga dituduh bermain di absen kehadiran," kata Umar Hadi, disela-sela demo menyuarakan aspirasi ke kantor Disnakertrans Dumai.

Tak hanya itu saja, Hadi menjelaskan bahwa besarnya nilai hutang kepada karyawan yang disampaikan oleh menagemen setelah kontrak antara pekerja dan perusahaan berakhir. Ironisnya lagi, terlambat lima menit gaji pekerja langsung dipotong.

"Terlambat saja gaji kita dipotong dan dianggap tidak hadir, sehingga penghasilan kita minus. Malahan saya sendiri dikatakan menagemen perusahaan terhutang hingga Rp2 juta rupiah," kata Umar Hadi menyesalkan sikap perusahaan.

Lucunya kata Hadi, gaji pekerja dipotong perusahaan untuk membayar BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, namun BPJS pekerja tidak ada dibayarkan oleh perusahaan. "Uang kita dipotong, namun BPJS kita tidak ada di bayarkan," katanya.

Umar Hadi dan juga seluruh pekerja PT SMIP juga berharap kepada pihak Disnakertrans Kota Dumai untuk segera memanggil pihak perusahaan dan dapat dipertemukan dengan pekerja agar semua permasalahan cepat diselesaikan.

"Kita hanya meminta hak-hak kita untuk segera dibayarkan oleh perusahaan. Kami tidak ingin bekerja tidak mendapatkan gaji. Pada pertemuan yang direncanakan Rabu (9/1/2019) mendatang kami berharap dapat diselesaikan," pungkasnya.

Aksi menyuarakan jeritan hati berlangsung aman, penyampaian aspirasi pekerja sendiri didampingi oleh Laskar Hulubalang Melayu Riau Dumai dan mendapatkan kawalan pengamanan dari Polres Dumai.

"Kehadiran kita hanya untuk mendampingi adik-adik untuk mendapatkan hak-hak mereka dari pihak perusahaan," kata Panglimo Gedang yang merupakan sesepuh Laskar Hulubalang Melayu di Dumai.*(had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih
- Bapenda Buka Posko Pembayaran Pajak di Tujuh Mall di Pekanbaru
- 107 Ribu Ton Komoditas Pertanian Riau Dilepas Ekspor Karantina Pertanian Riau
- KAI Wilayah Riau Laksanakan Diklat Khusus Profesi Advokat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com