Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Juni 2019 10:33
Desa Seberang Taluk jadi Desa Bersinar Bebas Narkoba 2019

Kamis, 27 Juni 2019 07:06
Status 133 Honorer Pemkab Bengkalis Lulus Seleksi P3K Pusat Belum Jelas

Kamis, 27 Juni 2019 06:57
IRMBK Duri Bengkalis Taja Halal bi Halal 

Kamis, 27 Juni 2019 06:49
Dugaan Suap KPPS oleh Caleg Terpilih Sekaligus Anggota DPRD Riau Diselidiki Polresta Pekanbaru

Rabu, 26 Juni 2019 21:09
DPRD Rohul Mulai Bahas LKPj Penggunaan APBD 2018 yang Diajukan Pemkab

Rabu, 26 Juni 2019 21:05
Aksi Penyelundupan Satwa Senilai Rp.1,4 Miliar Digagalkan

Rabu, 26 Juni 2019 21:03
Sehari, Polres Bengkalis Gulung 5 Pengedar Narkoba di 4 TKP

Rabu, 26 Juni 2019 19:28
Ketua Umum FKIJK Riau Diserahterimakan dari DR. Irvandi Gustari ke Wahyu Sulistiyono

Rabu, 26 Juni 2019 19:23
Produksi Minyak Block Rokan Menurun Sejak 2016

Rabu, 26 Juni 2019 19:00
Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Januari 2019 17:26
BI: Temuan Upal di Dumai Terbesar di 3 Tahun Terakhir

Temuan uang palsu di Dumai, BI menyatakan terbesar di 3 tahun terakhir. BI siap membantu pihak kepolisian.

Riauterkini-PEKANBARU- Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau, Murdianto Jum'at (11/1/19) mengatakan bahwa temuan uang palsu di Dumai senilai Rp 500 juta tersebut adalah yang terbesar dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data BI Riau, jumlah temuan uang palsu periode 2016-2018 mengalami tren penurunan. Data itu berdasarkan laporan masyarakat termasuk kepolisian yang masuk ke BI Riau.

Menurutnya, pada 2016 tercatat ada 1.266 lembar uang palsu, kemudian 2017 turun menjadi 489 lembar, dan data terakhir hingga triwulan III-2018 tercatat ada 303 lembar uang palsu.

“Kalau dari sisi jumlah, lembar uang palsu tersebut termasuk banyak. Namun nominal tidak berpengaruh, karena pada prinsipnya uang tidak asli itu tidak mempunyai nilai,” katanya.

Terkait kasus temuan uang palsu di Dumai, ia menyatakan Bank Indonesia akan membantu pihak kepolisian apabila dibutuhkan untuk pengembangan kasus uang Rupiah tidak asli tersebut.

“Ini sudah menjadi ranah penegak hukum untuk melakukan penyelidikan. Dan kami di BI dengan senang hati akan siap membantu jika diperlukan dalam tahap penyidikan,” katanya.*(H-we)



Berita lainnya..........
- Produksi Minyak Block Rokan Menurun Sejak 2016
- Permudah Pelaku Usaha, DPMPSP Bengkalis Sosialisasikan OSS di Mandau
- Harga Tiket Melambung, Realisasi Avtur Pertamina MOR I Menurun
- APKASINDO Pelalawan Sayangkan PT MUP Tolak Beli TBS Masyarakat
- PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk
- Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati
- 20 Club Ramaikan Suzuki Saturday Night Riding di Pekanbaru
- Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit
- Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis
- Pererat Sillaturahmi dengan Media,
Pertamina MOR I Sumbagut Taja Media Gathering di Bandung

- Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman
- Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan
- Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- Minta Lemburan Terus, Security Chevron Mogok Jaga
- Dinas Penanaman Modal Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
- Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
- Sekdakab Kuansing Tinjau Pasar Modern Sebelum Pedagang Dipindahkan
- Tiket Pesawat Mahal, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
- Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan

- Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com