Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 09:58
Jarak Pandang 600 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu

Ahad, 22 September 2019 09:56
PM10-492, Kualitas Udara di Riau Sangat Berbahaya

Ahad, 22 September 2019 05:54
Ungkit Hasil Pilgubri, Ketua DPD PAN Pelalawan Disanggah Kader

Sabtu, 21 September 2019 22:00
Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya

Sabtu, 21 September 2019 21:58
KPU Rohul Borong Tiga Kategori Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau

Sabtu, 21 September 2019 21:48
‎Pilkada 2020, Sukiman Kembalikan Formulir ke PDIP Rohul Didampingi Istri dan Pengurus Gerindra

Sabtu, 21 September 2019 21:01
Pilkada 2020, Jendral Polisi dan Wabup Inhu Mendaftar di PDIP

Sabtu, 21 September 2019 20:49
Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil

Sabtu, 21 September 2019 20:43
‎Pilkada Rohul 2020, Kelmi Amri Ambil Formulir Penjaringan di PDIP Menjelang Penutupan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2019 17:18
Emas, Investasi Paling Menarik di 2019

Investasi emas di prediksi menjadi invesrasi paling berkilau di 2019. Kontribusi emas di RFB diharapkan capai 70 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Tahun 2019, emas diprediksi akan menjadi investasi yang menjanjikan dalam Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Hal itu terungkap dalam acara Investment Outlook bertemakan “Kemilau Harga Emas di Tahun Babi 2019” yang digelar oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya mengatakan bahwa emas memiliki sifat yang liquid dan safe haven sebagai produk derivatif sehingga nilainya cukup stabil, aman dan menguntungkan dari waktu ke waktu.

Di Rifan Financindo Berjangka, emas termasuk salah satu produk andalan, khususnya untuk transaksi bilateral, dan porsinya mencapai 95%. Tahun ini, porsi produk derivatif emas tetap mendominasi dan menopang pertumbuhan volume transaksi bilateral maupun multilateral.

”Dari total target volume transaksi pada 2019 sebesar 1,5 juta lot, kami harapkan kontribusi dari emas bisa mencapai 70%,” tandas Teddy.

Sementara itu dalam diskusi Investment Outlook yang berlangsung selama 1 jam, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang berujar, tahun ini pasar nasional dan global optimis akan membaik, termasuk perdagangan berjangka, dan emas menjadi salah satu investasi menarik.

Sehubungan dengan suhu di tahun politik di tahun 2019, menurutnya, harga emas itu paling aman dari gejolak dengan nilai yang cukup stabil.

Senada dengan pernyataan tersebut, Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia yang turut menjadi salah satu pembicara dalam Investment Outlook juga menambahkan, hasil analisa yang ia lakukan selama ini, investasi dalam bentuk apapun tidak terpengaruh pada Tahun Politik.

"Kita lihat IHSG, saya belum punya riset harga emas Tahun Politik atau IHSG apakah ada kaitan langsung dengan performa investor misalnya. Misalnya IHSG minus di 2008 karena faktor politik? Enggak ada," kata pria yang akrab disapa Toto tersebut.

Acara Investment Outlook RFB di tahun ini adalah langkah perdana Perseroan dalam memberikan edukasi yang luas khususnya kepada para nasabah dan media dengan memberikan gambaran tentang kondisi industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), khususnya potensi investasi emas. Di samping itu, acara ini menjadi bagian loyalty customer program pula dalam upaya meningkatkan awareness dan trust kepada industri pialang berjangka.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, fokus strategi kami tetap sama yaitu mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan agar semakin banyak yang paham dan yakin dengan pilihan berinvestasi di industri perdagangan berjangka komoditi,” tandas Teddy. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana
- Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi
- Gubri Syamsuar Kukuhkan Badan Riau Creative Netework


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com