Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2019 17:18
Emas, Investasi Paling Menarik di 2019

Investasi emas di prediksi menjadi invesrasi paling berkilau di 2019. Kontribusi emas di RFB diharapkan capai 70 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Tahun 2019, emas diprediksi akan menjadi investasi yang menjanjikan dalam Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Hal itu terungkap dalam acara Investment Outlook bertemakan “Kemilau Harga Emas di Tahun Babi 2019” yang digelar oleh PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya mengatakan bahwa emas memiliki sifat yang liquid dan safe haven sebagai produk derivatif sehingga nilainya cukup stabil, aman dan menguntungkan dari waktu ke waktu.

Di Rifan Financindo Berjangka, emas termasuk salah satu produk andalan, khususnya untuk transaksi bilateral, dan porsinya mencapai 95%. Tahun ini, porsi produk derivatif emas tetap mendominasi dan menopang pertumbuhan volume transaksi bilateral maupun multilateral.

”Dari total target volume transaksi pada 2019 sebesar 1,5 juta lot, kami harapkan kontribusi dari emas bisa mencapai 70%,” tandas Teddy.

Sementara itu dalam diskusi Investment Outlook yang berlangsung selama 1 jam, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang berujar, tahun ini pasar nasional dan global optimis akan membaik, termasuk perdagangan berjangka, dan emas menjadi salah satu investasi menarik.

Sehubungan dengan suhu di tahun politik di tahun 2019, menurutnya, harga emas itu paling aman dari gejolak dengan nilai yang cukup stabil.

Senada dengan pernyataan tersebut, Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia yang turut menjadi salah satu pembicara dalam Investment Outlook juga menambahkan, hasil analisa yang ia lakukan selama ini, investasi dalam bentuk apapun tidak terpengaruh pada Tahun Politik.

"Kita lihat IHSG, saya belum punya riset harga emas Tahun Politik atau IHSG apakah ada kaitan langsung dengan performa investor misalnya. Misalnya IHSG minus di 2008 karena faktor politik? Enggak ada," kata pria yang akrab disapa Toto tersebut.

Acara Investment Outlook RFB di tahun ini adalah langkah perdana Perseroan dalam memberikan edukasi yang luas khususnya kepada para nasabah dan media dengan memberikan gambaran tentang kondisi industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), khususnya potensi investasi emas. Di samping itu, acara ini menjadi bagian loyalty customer program pula dalam upaya meningkatkan awareness dan trust kepada industri pialang berjangka.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, fokus strategi kami tetap sama yaitu mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan agar semakin banyak yang paham dan yakin dengan pilihan berinvestasi di industri perdagangan berjangka komoditi,” tandas Teddy. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis
- 2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun
- Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni
- Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian

- P3K Pekanbaru Dilamar 263 Honorer K2
- Triwulan IV 2018, Industri Manufaktur Naik
- Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai
- Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri

- Libatkan Pemerintah Desa,
Bappeda Rohul Mutakhirkan Data Spasial Jalan Kabupaten

- CSR Bank Riau Kepri,
Masjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah

- Hanya 3 KUD di Rokan Hulu yang Terima Bantuan Replanting Kebun Sawit Tahun 2018
- Pusat dan Daerah Terus Bersinergi Wujudkan Pembangunam Perumahan di Riau
- Riau Sudah Punya Embarkasi Haji Antara, Meranti Minta Dispensasi Langsung ke Batam
- Tower Disdukcapil Kuansing Disambar Petir, Pembuatan e-KTP Terhambat
- Berikan Edukasi Perbankan, BI Gandeng STAI Le Pekanbaru
- Ditutup Kembali Usai Peresmian,
PUPR Riau: Ini Semata Demi Keamanan Jembatan Siak IV dan Penggunanya

- Meriahkan Millenial Road Safety Festival Satlantas Polres Kuansing Sediakan Doorprize
- Laba Naik, PT BSP Bangun Gedung Permanen Lima Lantai
- 31 Tahun KSU Rejosari, Bermoda Rp94 Ribuan Kini Beromset Rp6,9 Miliar
- 40 Dump Truck Sudah Disiapkan untuk Uji Beban Jembatan Siak IV Nanti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com