Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 09:58
Jarak Pandang 600 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu

Ahad, 22 September 2019 09:56
PM10-492, Kualitas Udara di Riau Sangat Berbahaya

Ahad, 22 September 2019 05:54
Ungkit Hasil Pilgubri, Ketua DPD PAN Pelalawan Disanggah Kader

Sabtu, 21 September 2019 22:00
Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya

Sabtu, 21 September 2019 21:58
KPU Rohul Borong Tiga Kategori Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau

Sabtu, 21 September 2019 21:48
‎Pilkada 2020, Sukiman Kembalikan Formulir ke PDIP Rohul Didampingi Istri dan Pengurus Gerindra

Sabtu, 21 September 2019 21:01
Pilkada 2020, Jendral Polisi dan Wabup Inhu Mendaftar di PDIP

Sabtu, 21 September 2019 20:49
Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil

Sabtu, 21 September 2019 20:43
‎Pilkada Rohul 2020, Kelmi Amri Ambil Formulir Penjaringan di PDIP Menjelang Penutupan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Januari 2019 21:58
Kondisi Ekonomi Kuansing Merosot Akibat Anjloknya Karet

Kondisi ekonomi masyarakat Kuansing merosot dari hari ke hari. Akibat harga karet yang tak kunjung naik.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kondisi ekonomi Kuansing, kian hari kondisinya kian memprihatinkan. Hal ini akibat dampak dari harga karet yang tak kunjung naik di level petani Kuansing.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka meurut pengamat eonomi Riau, asal Kuansing, Trian Zulhadi, akan berakibat buruk terhadap perekonomian daerah.

Menurut, ekonom Riau, yang sebentar lagi meraih gelar doktor di UNPAD ini, ia menjelaskan, murahnya harga karet dilevel petani saat ini, karena rendahnya kualitas karet itu sendiri, sedangkan harga karet dunia sebenarnya menurut dia relatif stabil.

Salah satu jalan yang ekonomis dan efisien untuk megangkat harga karet ini, menurutnya, diperlukan peran pemerintah daerah melakukan pembinaan kepada petani dengan menurunkan Petugas Peyuluh Pertanian (PPL) agar kualitas karet dikalangan petani bisa terjaga.

"Da disarankan kepada petani karet ini, untuk membuat kelompok tani agar ada tawar menawar harga terhadap para pedagang pengumpul sampai ke industri karetnya," kata Trian.

Atau pun menurutnya, solusi lain, pemerintah daerah menyampakan proposal kepada pemerintah pusat untuk dibangunkan laboratorium pengujian kualitas karet seperti di Palembang. Dimana sebelum karet dijual ke pabrik terlebih dahulu dilakukan pengujian lab.

"Kalau langkah ini dilakukan pemerintah daerah, saya yakin harga karet akan kembali ke level 10.000 dan 15.000 per kg," ujar Trian.

Kemudian ia berpendapat masalah kebijakan pemerintah untuk mengubah ke tanaman lain, dengan tujuan meningkatkan pendapatan petani dan itu menurutnya, harus menguba pola pikir petani, itu kata Trian tidak mudah.

"Untuk saat ini yang bisa kita lakukan, menyarankan kepada petani karet, mebuat kebun sampingan, seperti sayur sayuran dan kacang kacang atau istilah lainya tumpang sarih dan hasilnya juga bisa dijual dipasar," saranya.

Sedangkan, untuk membuat industri hilir usaha UMKM dari komoditi karet, menurutnya, memerlukan investasi yang lumayan besar dan tidak mungkin dilakukan saat ini. Karena prosesnya kata Trian, cukup lama.** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana
- Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi
- Gubri Syamsuar Kukuhkan Badan Riau Creative Netework


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com