Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Kamis, 22 Agustus 2019 21:32
Sah, AMSI Wilayah Riau Terverifikasi Faktual!

Kamis, 22 Agustus 2019 21:06
Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad


Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Kamis, 22 Agustus 2019 17:40
Juara 1 Rayon III, Sang Ratu Helmina Hari Pertama FPJ Sudah Pulang Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 17:32
Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini

Kamis, 22 Agustus 2019 16:37
Matangkan Persiapan Gelar Layanan 5G,
XL Axiata Kembali Uji Coba Teknologi 5G dan Gencarkan Fiberisasi Jaringan


Kamis, 22 Agustus 2019 16:34
Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional

Kamis, 22 Agustus 2019 16:05
Terbukti Diminati dan Berkualitas, Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019

Kamis, 22 Agustus 2019 15:28
558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Januari 2019 11:40
Pemkab Kuansing Diminta Kurangi Seremoni dan Serius Upayakan Dongkrak Harga Getah Karet

Kondisi ekonomi masyarakat lesu, Pemkab Kuansing harus batasi seremoni. Diminta lebih serius upayakan kenaikan harga getah karet.

Raiuterkini - TELUKKUANTAN - Pengamat Ekonomi Riau, Trian Zulhadi, menyarankan kepada pemerintah daerah untuk lebih fokus memebenahi masalah ekonomi masyarakat dari pada acara serimonial.

Salah satu upaya yang mesti dilakukan, menurut ekonom ini, mencarikan solusi bagaimana bisa mengangkat harga komiditi karet di level petani.

"Seperti saya sebutkan sebelumnya, harga karet petani kita tak bisa bersaing, karena kualitas yang kurang baik. Sementara karet dunia tetap stabil, nah disini lah diperlukan peran pemerintah daerah," ujar Trian, Kamis (31/1/201) pagi kepada riauter.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menopang untuk mangatasi masalah ini, dengan mebentuk kelompok petani dikalangan bawah, seperti membuat koperasi untuk menampung hasil komidti karet.

Sehingga kata dia, harga jual karet petani akan bisa bersaing. Tidak hanya itu, ia juga menyarankan kepada pemerintah untuk mendirikan BUMD dan bekerjasama dengan pabrik-pabrik karet. Serta memberikan subsidi pupuk kepada para petani.

Kemudian memberikan pelatihan kepada para petani di Pusat pendidikan karet di Palembang, sehingga nantinya menurut Trian, petani karet sudah meiliki ilmu tentang bagaimana menyadap karet yang baik serta cara yang tepat membudidayakan tanaman karet ini.

"Nah, dengan adanya BUMD tempat penopang hasil karet petani dari pemerintah ini dan subsidi tentu petani bisa terbantu. Dan dengan ilmu yang dimiliki petani maka kualitas karet dilevel petani juga bisa bersaing," ungkanya.

Jika menurutnya, harga karet sudah berada dilevel 10 ribu hingga 15 ribu, maka pasar akan bergerak, dan bisa menghidupkan ekonomi makro secara menyeluruh, karena mayoritas masyarakat Kuansing bermata pencarian dibidang komiditi karet ini.

Sedangkan melalui sektor UMKM, pertama sekali, yang harus digerakkan dulu menurut Trian, dimulai dari pasar yang ada di kota Kabupaten, karena pusat regional pasar berasal dari induk pasar sebuah daerah, dan itu yang dinamakan UMKM kata ekonom Riau ini, sehingga nantinya akan menyebar ke daerah-daerah di Kuansing.

"Jadi aspirasi yang disampaikan di APBD mesti dimayoritaskan untuk UMKM ini, dengan meyediakan barang, karena sektor ini perlu dirangsang, sehingga pertumbuhan UMKM akan bergerak secara meyebar," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- PDAM Bengkalis Jelaskan Tudingan Air Mampet tapi Subsidi Tetap Mengucur
- Gebyar Hari Kemerdekaan,
PLN Pasirpangaraian Tawarkan Diskon Tambah Daya Sampai 100 Persen

- Apindo Riau Bersama Bursa Efek Indonesia Gelar Workshop Go Public
- Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Bengkalis akan Salurkan Bantuan 36 KUBE Produktif
- BI Riau Launching QRIS
- FIFGroup Grebeg Pekanbaru Tebar Promo di Perumahan Permata Bukit Raya
- KIP Riau Minta Reklame di Pekanbaru Diaudit
- Terbentuk Pengurus Inti Forum BUMDes se-Kabupaten Kampar
- Sempena HUT ke 74 RI, Mal SKA Pekanbaru Gelar Event Akbar Fashion Carnival 2019
- Trauma Bencana Asap.2015, Asperindo Riau Minta Penanganan Karlahut Optimal
- Sebabkan Kesemrawutan, Tim Gabungan Tertibkan PKL di Pasar Duri, Bengkalis
- Penerima Program Peremajaan Kelapa Sawit,
Disnakbun Rohul Beri Bimtek Aplikasi Online Empat KUD Ini

- Sambut HUT RI, Gojek Gelar Kirab Merajut Nusantara dengan Logo Baru
- Gandeng PT Dipo Internasional Pahala Otomotif, MMKSI Hadirkan Fasilitas Bodi & Cat
- Pemeliharaan Kubikel 20 kV, PLN Duri Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir
- Penyalaan Bergilir Berlanjut,
Mesin Pembangkit Listrik di Bengkalis Masih dalam Perbaikan

- Pasca Pelayanan Viral di Medsos, Disdukcapil Rohul Lakukan Pembenahan
- Triwulan II 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,80 persen
- Wagubri Dukung Kerajinan Bambu dari Desa Sialang Jaya‎ Rohul
- Bapenda Pekanbaru Buka Posko Pembayaran PBB di Kompleks Citra Land


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com