Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 21:26
Hampir Seluruh Wilayah Kuansing Merata Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 20:13
Lima Bakal Cabup Rohul Kembalikan Formulir Penjaringan ke PDIP, 2 Lagi Tidak Ada Kabar

Senin, 23 September 2019 20:05
Ingin Desanya Lebih Maju,
Masyarakat Bantan Sari, Bengkalis Sampaikan Aspirasi ke DPRD


Senin, 23 September 2019 19:00
Peduli Korban Kabut Asap, DPC Peradi Pekanbaru Bagikan Satu Juta Masker

Senin, 23 September 2019 18:17
Launching Keterbukaan Informasi Publik, Fitra Riau Nilai 3 Kabupaten Ini Tertutup

Senin, 23 September 2019 17:33
Bupati Rohul Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqo Serentak di Islamic Center Selasa Besok

Senin, 23 September 2019 17:25
Simpati Asap Karlahut, DPD PKS Rohul Buka Posko Siaga Korban Asap

Senin, 23 September 2019 16:46
Alhamdulillah, Sejumlah Wilayah di Riau Diguyur Hujan

Senin, 23 September 2019 15:17
Peduli Kabut Asap, PPMR Bengkalis Bagikan Ribuan Masker Gratis

Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 1 Pebruari 2019 15:09
Diduga Gagal Beton,
Praktisi Hukum Kuansing Minta Tim Ahli Periksa Fisik SDN 018 Koto Taluk


Bangunan fisik SDN 018 Koto Taluk diduga gagal beton. Tim ahli diminta mengeceknya.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Praktisi hukum Kuansing, Zubirman, SH menduga bangunan fisik lantai dua SDN 018 Koto Taluk gagal beton, untuk itu ia minta pihak terkait agar turun tangan bersama Tim ahli megecek struktur bangunan tersebut.

"Jika tak dilakukan pengecekan, kita takutnya akan mebahayakan baki keselamatan siswa-siswi di Sekolah," ungkap Zubirman, Jum'at (1/2/2019) siang kepada riauterkini.com.

Menurut Zubirman, dugaan gagal beton ini adalah, saat pengerjaan fisik SDN 018 Koto Taluk, Tahun 2018 ketika pengecoran lantai dua sempat mengalami ambrol dan kembali dilakukan pengecoron ulang, namun besi penahan lantai ini kata Zubirman tidak diganti.

Secara teori, kata Zubirman, ketika ia konsultasikan kepada ahli bangunan, bahwa besi yang sebelumnya sudah menampung beban, mesti harus diganti agar kuat menahan beban yang baru.

"Jika memang dugaan kita ini benar, tentu ini menjadi pertanyaan besar, mengapa sebelum serah terima, dinas terkait menyetujuinya. Apakah tidak dilakukan pengecekan dan pengujian struktur dulu terhadap fisik bangunannya," ujar Zubirman.

Kadis Pendidikan Kuansing, Jupirman, ketika dikonfirmasi, terkait masalah ini, dirinya tidak membatah dan membenarkan hal tersebut. Namun, menurutnya, telah dilakukan perbaikan cor ulang.

"Awalnya memang iya, corannya tak mau kering, tetapi itu, sudah dilakukan perbaikan oleh pihak pekerja. Tak masalah lagi. Pidsus, dulu juga kita ajak ke sana untuk meninjaunya, uda clear," jelasnya.

Sedangkan mengenai besi penahan, menurutnya, memang tidak diganti akan tetapi dilakukan penambahan besi baru. "Memang tak diganti, tapi ditambah dengan besi yang baru," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana
- Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi
- Gubri Syamsuar Kukuhkan Badan Riau Creative Netework


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com