Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 September 2019 11:17
Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

Ahad, 22 September 2019 09:58
Jarak Pandang 600 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu

Ahad, 22 September 2019 09:56
PM10-492, Kualitas Udara di Riau Sangat Berbahaya

Ahad, 22 September 2019 05:54
Ungkit Hasil Pilgubri, Ketua DPD PAN Pelalawan Disanggah Kader

Sabtu, 21 September 2019 22:00
Jadi Ajang Tingkatkan Kekompakan, TMC Rayakan Hari Jadi Perdananya

Sabtu, 21 September 2019 21:58
KPU Rohul Borong Tiga Kategori Penilaian Penyelenggaraan Pemilu 2019 Provinsi Riau

Sabtu, 21 September 2019 21:48
‎Pilkada 2020, Sukiman Kembalikan Formulir ke PDIP Rohul Didampingi Istri dan Pengurus Gerindra

Sabtu, 21 September 2019 21:01
Pilkada 2020, Jendral Polisi dan Wabup Inhu Mendaftar di PDIP

Sabtu, 21 September 2019 20:49
Dirujuk ke Padang, Bayi Arifin Penderita Kelainan Pembuluh Darah Akan Dirawat di RSUD M Jamil

Sabtu, 21 September 2019 20:43
‎Pilkada Rohul 2020, Kelmi Amri Ambil Formulir Penjaringan di PDIP Menjelang Penutupan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Pebruari 2019 09:25
31 Tahun KSU Rejosari, Bermoda Rp94 Ribuan Kini Beromset Rp6,9 Miliar

Koperasi jelas soko guru ekonomi rakyat.KSU Rejosari, Pekanbaru membuktikan. Modal Rp94 ribuan berbiak jadi Rp6,9 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU-Kerja keras wujudkan koperasi sehat, KSU Rejosari dari modal awal 94.500 saat ini total aset mencapai 6,9 milyar dengan volume pinjaman berjumlah 11. Milyar lebih yang disampaikan pada saat Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) tahun buku yang berakhir 31 Desember 2018.

Koperasi KSU Rejosari yang didirikan tanggal 12 april 1988 dengan jumlah anggota 18 orang, simpanan pokok Rp. 5.000, simpanan wajib Rp 250, total modal awal Rp. 94.500 dengan pinjaman yang diberikan maksimal Rp.20.000. Sekarang di usia 31 tahun telah memiliki total asset Rp. 6.9 M, dan 2 bidang tanah dan 1 buah gedung yang dibangun dengan dana hibah dari Sisa Hasil Usaha ( SHU ) Anggota. Saat ini jumlah anggota koperasi KSU Rejosari berjumlah 320 Orang, dengan simpanan wajib Rp. 10.000. dan Pinjaman maksimal 250 juta dengan NPL 1 persen.

Menurut ketua koperasi KSU Rejosari Hj. Elwi Spd mengatakan, Keberhasilan yang dicapai tidak semudah membalikan telapak tangan dengan membutuhkan perjuangan yang luar biasa untuk membangun KEPATUHAN terhadap PERINSIP Koperasi, melalui kebijakan berupa peraturan yang sudah kita mufakati menjadi komitmen yang harus di taati oleh semua anggota seperti, kepatuhan terhadap: Keanggotaan dengan system penjamin anggota lama dengan tujuan menghindari resiko.

Permodalan system simpanan khusus. Untuk menciptakan penguatan modal menuju koperasi mandiri Dua system ini terbukti menjadi senjata ampuh untuk menyamakan persepsi anggota dan penguatan modal.

Seiring dengan perkembangan teknologi IT koperasi KSU Rejosari di akses melalui internet sehingga viral di dunia usaha perkoprasian. Hal ini membuat masyarakat serta pengurus koperasi lainya ingin mengetahui lebih dekat kiat sukses keberhasilan ksu Rejosari dalam menjalankan roda perkoperasian melalui studi banding ke KSU Rejosari seperti :

Diklat baso peserta sepama se Sumatra dari Provinsi Aceh,Palembang,Bengkulu,Sumatra Barat dan Riau. Lalu, DPRD Kepulawan Bintan Dinas koperasi dan UKM Kota Pasuruan, Jawa Timur. Koperasi KSP Sejahtra Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singigi. Perguruan tinggi UNRI,UIR STIE Persada Bunda. Lembaga surfer pusat Jakarta BPKP Provinsi Riau.

Penguatan modal KSU Rejosari terwujud karena adanya pembinaan dari pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru, Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Provinsi serta Kementrian Koperasi Republik Indonesia melalui LPDB, KSU Rejosari mendapat kepercayaan pinjaman sebanyak 3 milyar rupiah dan insya Allah desember 2019 lunas.

Hj Elwi mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan kepercayaan pinjaman, semoga KSU Rejosari kedepannya tetap diberikan kepercayaan dan insya Allah akan melunasinya tepat waktu.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru H. Idrus mengatakan, koperasi harus bisa meningkatkan usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan seluruh anggota Koperasi. Kepala dinas memberian apresiasi kepada koperasi ksu rejosari dengan adanya rapat rutin anggota setiap tahun yang di kategorikan menjadi koperasi sehat.



Saat ini di Kota Pekanbaru banyak berdiri Koperasi, namun banyak pula yang mati suri, apabila 2 tahun koperasi tidak melaksanankan RAT Kementrian koperasi dan UMKM mengambil tindakan tegas untuk membubarkan Koperasi yang bersangkutan . Keberhasilan KSU Rejosari dalam meningkatkan perekonomian ini, dapat menjadi contoh bagi koperasi lainya di kota Pekanbaru dan di Provinsi Riau.

Sementara Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau yang diwakili Kabid Koperasi H Irianto SE MM mendukukung penuh usaha yang telah dicapai KSU Rejosari yang berdampak baik untuk mensejahterakan anggotanya yang notabenya mereka pengusaha UMKM yang ada di kota pekanbaru.

Dirinya berharap kepada pemerintah pusat bisa menluncurkan kembali anggaran untuk koperasi KSU Rejosari agar cepat terwujud kesejahteraan anggota dan masyarakat. Saat ini kita melihat pertumbuhan koperasi di provinsi riau sangat meningkat tajam namun banyak koperasi koperasi yang mati suri bahkan tidak berjalan lagi. Dirinya meminta kepada pengurus koperasi koperasi yang ada di provinsi riau bisa belajar di Koperasi KSU Rejosari dimana koperasi ini sangat sehat dengan piutang kemacetan ( NPL ) hanya 1 persen.

Untuk mewujudkan rasa syukur Pengurus KSU Rejosari memberikan santuan kepada 31 anak yatim yang ada dilingkungan Kelurahan Bambu Kuning dan Kelurahan Rejosari.***(rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana
- Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi
- Gubri Syamsuar Kukuhkan Badan Riau Creative Netework


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com