Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Mei 2019 22:48
Tanpa Perlawanan, Tim Yustisi Kampar Segel Lima Titik Lokasi Galian C di Koto Kampar Hulu

Senin, 20 Mei 2019 22:44
Dipadati Warga, Wabup Inhil Taja Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dinas

Senin, 20 Mei 2019 22:37
DPRD Riau Apresiasi Pemprov Riau Raih Opino WTP dari BPK RI

Senin, 20 Mei 2019 22:32
Safari Ramadhan, GM PLN UIW Riau Kepri Resmikan Kantor ULPLTD Bagan Besar Bengkalis

Senin, 20 Mei 2019 20:42
KPU Riau Sampaikan Rekapnas

Senin, 20 Mei 2019 18:12
Kejari Bengkalis Sita Rumah Tersangka Korupsi Kapal Roro di Pekanbaru

Senin, 20 Mei 2019 18:06
RAPP Bukber Bersama Stakeholders dan Insan Media di Riau

Senin, 20 Mei 2019 18:03
Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan

Senin, 20 Mei 2019 16:57
Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis


Senin, 20 Mei 2019 16:51
Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Event Pacu Jalur di Kuansing tahun ini tak masuk dalam kalender pariwisata Indonesia. Pengamat ekonomi menilai hal ini akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kementerian Pariwisata telah merilis 100 events pariwisata unggulan Tahun 2019 di seluruh Indonesia, teragenda dalam 100 Calendar of Events Wonderful. Namun, Pacu Jalur tidak termasuk di dalamnya meskipun sebelumnya pernah meraih peringkat pertama pada ajang kontes pesona Indonesia.

Menyimak itu, pengamat ekonomi Riau, asal Kuansing, Trian Zulhadi, menilai dampaknya akan buruk terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha di Kuansing.

"Artinya, jika Pacu Jalur ini, tak masuk dalam kalender pariwisata, pelaku ekonomi, baik perhotelan, rumah makan dan restaurant serta pelaku UMKM akan terkena imbasnya, begitu juga terhadap daerah, ini akan berpengaruh," ungkap Trian, yang juga Calon doktor ini, Selasa (19/2/2019) kepada riauterkini.com.

Dampak ini, menurut Trian, tidak hanya di Tahun itu saja, bahkan akan bergulir ke Tahun berikutnya, hal itu dikarenakan tidak tahunya masyarakat luar tentang pacu jalur ini.

"Kalau masuk dalam kalender pariwisata, tentu orang akan berbondong-bondong datang ke Kuansing, dan sudah pasti sektor ekonomi akan menggeliat. Baik itu rumah makan, perhotelan, restaurant maupun pelaku UMKM," jelas Trian.

Kemudian dari hasil itu, akan berdampak terhadap pemasukan PAD yang dikutip melalui pajak serta distribusi baik parkir maupun hasil sewa lapak yang dimiliki Pemda.

"Nah, sekarang kan tak masuk dalam kapender pariwisata, ini tentu berpengaruh buruk terhadap daerah maupun masyarakat. Percuma sebelumnya kita meraih peringkat pertama ajang kontes pesona Indonesia, namun dalam kelender tidak teragenda ini tentu perlu dipertanyakan," ungkap Trian.

Dalam hal ini, menurutnya keseriusan Pemkab perlu dipertanyakan dalam menggaungkan pacu jalur ini, kemudian itu semua kata Trian, juga tidak terlepas dari kinerja pembantu Bupati di kabinetnya.

"Ini perlu menjadi bahan evaluasi Bupati, terhadap kabinetnya, kalau tak masuk artinya mereka ini tidak bekerja dan secara politik ini sangat merugikan bupati. Baik itu dari tingkat pejabat teratas maupun terbawa. Kalau perlu diganti, jika tidak bisa bekerja," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis

- Antrean Panjang Sulit Dihindari,
Lebaran, Penyeberangan Air Putih-Selari Bengkalis Dilayani 5 Armada

- Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Mulai Layani Penukaran Uang Baru untuk Idul Fitri
- Bupati Kuansing Tinjau Operasi Pasar
- Selama Ramadan, 147 Pengusaha Restoran di Pekanbaru Urus Izin RM Non Muslim
- Disnaker: Jelang Lebaran Akan Buka Posko Pengaduan THR
- Disparbud Rohul Tata Obyek Wisata Jelang Musim Liburan Idul Fitri 2019
- BUP di Bengkalis Tak Kunjung Dibentuk, ini Penyebabnya
- Lebaran Tahun Ini, 1.641.909 Pekerja di Riau Terima THR
- PLN Pasirpangaraian Lakukan Pemadaman Selama Tiga Hari, Ini Alasannya
- Mayoritas Koperasi Sekolah di Bengkalis Tanpa Badan Hukum
- Dianggap Membingungkan,
Ternyata Ini Maksud Tujuan Promosi Rabbani Berhadiah Umroh

- Mulai Bisa Ditukar, BI Siapkan Rp5 Triliuan Recehan Lebaran
- Selain Salurkan Paket Sembako,
Alfamart Berikan Pelatihan Pengolahan Sampah Bagi Puluhan IRT di Pelalawan

- Koperasi Tuah Negeri Gelar Riau Ramadhan Fair 2019
- Disperindag Riau Buka Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga Sembako
- PDAM Bantan, Bengkalis Incar Potensi Ratusan Pelanggan Baru
- Flight Banyak Cancel, Lost Potential SSK II Capai Rp 12 Miliar
- Harga Bawang Putih dan Cabe Merah di Kabupaten Rohul Masih Tinggi
- Triwulan I 2019, Total Transaksi RFB Naik 32,41 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com