Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Event Pacu Jalur di Kuansing tahun ini tak masuk dalam kalender pariwisata Indonesia. Pengamat ekonomi menilai hal ini akan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kementerian Pariwisata telah merilis 100 events pariwisata unggulan Tahun 2019 di seluruh Indonesia, teragenda dalam 100 Calendar of Events Wonderful. Namun, Pacu Jalur tidak termasuk di dalamnya meskipun sebelumnya pernah meraih peringkat pertama pada ajang kontes pesona Indonesia.

Menyimak itu, pengamat ekonomi Riau, asal Kuansing, Trian Zulhadi, menilai dampaknya akan buruk terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha di Kuansing.

"Artinya, jika Pacu Jalur ini, tak masuk dalam kalender pariwisata, pelaku ekonomi, baik perhotelan, rumah makan dan restaurant serta pelaku UMKM akan terkena imbasnya, begitu juga terhadap daerah, ini akan berpengaruh," ungkap Trian, yang juga Calon doktor ini, Selasa (19/2/2019) kepada riauterkini.com.

Dampak ini, menurut Trian, tidak hanya di Tahun itu saja, bahkan akan bergulir ke Tahun berikutnya, hal itu dikarenakan tidak tahunya masyarakat luar tentang pacu jalur ini.

"Kalau masuk dalam kalender pariwisata, tentu orang akan berbondong-bondong datang ke Kuansing, dan sudah pasti sektor ekonomi akan menggeliat. Baik itu rumah makan, perhotelan, restaurant maupun pelaku UMKM," jelas Trian.

Kemudian dari hasil itu, akan berdampak terhadap pemasukan PAD yang dikutip melalui pajak serta distribusi baik parkir maupun hasil sewa lapak yang dimiliki Pemda.

"Nah, sekarang kan tak masuk dalam kapender pariwisata, ini tentu berpengaruh buruk terhadap daerah maupun masyarakat. Percuma sebelumnya kita meraih peringkat pertama ajang kontes pesona Indonesia, namun dalam kelender tidak teragenda ini tentu perlu dipertanyakan," ungkap Trian.

Dalam hal ini, menurutnya keseriusan Pemkab perlu dipertanyakan dalam menggaungkan pacu jalur ini, kemudian itu semua kata Trian, juga tidak terlepas dari kinerja pembantu Bupati di kabinetnya.

"Ini perlu menjadi bahan evaluasi Bupati, terhadap kabinetnya, kalau tak masuk artinya mereka ini tidak bekerja dan secara politik ini sangat merugikan bupati. Baik itu dari tingkat pejabat teratas maupun terbawa. Kalau perlu diganti, jika tidak bisa bekerja," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com