Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Waka DPRD Riau Noviwaldy Jusman sarankan Pujasera yang terletak di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru dijadikan sebagai pasar seni. Daripada tak terawat dan mengganggu pemandangan.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil ketua DPRD Riau yang juga anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru, Noviwaldy Jusman sarankan Pujasera yang terletak di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru dijadikan sebagai pasar seni.

Seperti yang diketahui, saat ini kondisi Pujasera terlihat tidak terawat dan mengganggu estetika pandangan mata. Beberapa bangunan hanya tinggal rangka, bahkan sudah banyak ditumbuhi lalang-lalang liar.

"Saya menyarankan dan meminta sebaiknya Pusajsera tersebut diubah konsepnya menjadi pasar seni dan pasar cendramata," kata Noviwaldy Jusman kepada wartawan, Selasa (19/02/19).

Hal ini menurutnya bukan tanpa alasan. Apalagi, di Kota Pekanbaru bekum ada pasar seni dan kehadiran pasar seni sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kota Pekanbaru khususnya.

"Selama ini Riau tak punya pasar seni, yang memamerkan produk-produk kerajinan lokal. Apa salahnya dibangun pasar seni di kota," ungkapnya.

Lebih lanjut politisi Demokrat ini menjelaskan, jika pasar seni terlaksana, maka lebih baik dikelola oleh pihak ketiga dengan perjanjian yang disepakati dengan pemerintah.

"Bisa kita serahkan ke pihak ketiga yang lebih profesionel untuk itu," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com