Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Mei 2019 22:48
Tanpa Perlawanan, Tim Yustisi Kampar Segel Lima Titik Lokasi Galian C di Koto Kampar Hulu

Senin, 20 Mei 2019 22:44
Dipadati Warga, Wabup Inhil Taja Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dinas

Senin, 20 Mei 2019 22:37
DPRD Riau Apresiasi Pemprov Riau Raih Opino WTP dari BPK RI

Senin, 20 Mei 2019 22:32
Safari Ramadhan, GM PLN UIW Riau Kepri Resmikan Kantor ULPLTD Bagan Besar Bengkalis

Senin, 20 Mei 2019 20:42
KPU Riau Sampaikan Rekapnas

Senin, 20 Mei 2019 18:12
Kejari Bengkalis Sita Rumah Tersangka Korupsi Kapal Roro di Pekanbaru

Senin, 20 Mei 2019 18:06
RAPP Bukber Bersama Stakeholders dan Insan Media di Riau

Senin, 20 Mei 2019 18:03
Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan

Senin, 20 Mei 2019 16:57
Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis


Senin, 20 Mei 2019 16:51
Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2019 11:16
Digelar Diskusi Strategi Perluasan Penyaluran BPNT Seluruh Riau

2019, program bantuan pangan non tunai (BPNT) diharapkan bisa diterapkan di seluruh Riau. BPNT diharapkan kurangi kebocoran anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU-Satgas Pengamanan dan Penegakan Hukum Distribusi Bansos menggepar FGD. Acara bertajuk Strategi Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai se Riau Jum'at (22/2/19) dihadiri Wakapolda Riau, Brigjend Pol Wahyu Widada, Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi dan Syahrul Baharisyah Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Perwakilan Riau.

Program bansos pemerintah dalam wujud Bantuan Pangan Non Tunai ini sudah dilaksanakan sejak 2017 lalu. Khusus di Riau, tahun 2017 baru dilaksanakan di Pekanbaru. Tahun 2018 meluas dengan dilakanakannya di Kuansing dan Dumai. Tahun ini ditargetkan akan dilaksanakan di seluruh Riau.

Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi mengatakan bahwa peranan stakeholder dalam proses pelaksanaan BPNT ke seluruh Riau termasuk langkah baru. Apalagi dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan kepolisian sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi masing masing pelaksanaan peran yang baik tentunya pada sasaran yang tepat.

"Program ini program nasional yang harus kita laksanakan dan kawal. Hari ini kita diskusi, kita lihat beberapa aspek hang berorientasi pada layananan terbiak sesuai dengan ketentuan," katanya.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Wahyu Widada mengatakan bahwa tugas Kepolisian dalam satgas pengamanan dan penegakan hukum meliputi pemberian bantuan, menjalankan tugas negara, membangun kesejahteraan dan stabilitas masyarakat.

"Indonesia sebuah negara besar. 2030 berpotensi untuk menjadi sebagai negara dominan dan akan berpengaruh pada negera lain. Saat ini Amerika, china dan Jepang stagnan. India, Indonesia, Brazil bisa bangkit. Penduduk yg besar, sumber daya alam , luas wilayah," katanya.

Singapura makmur tapi negaranya kecil dan sumber daya alamnya minim. Syarat menjadi negara besar adalah stabilitas kemanan pertumbuhan ekonomi lebih 5 persen setiap tahun Pemerintah sudah memiliki kepedulian. Pemerintahenggelonyorkan bantuan sosial BPNT sebesar Rp 5,43 triliun," katanya.

"Kalau tidak bisa dimanfaatkan dengan baik akan hilang sia-sia. Bansos ini bisa mengentaskan angka kemiskinan, membantu mendorong rekan-rekan untuk bisa menjalankan bantuan tersebut dengan aman dan tepat sasaran. Selama ini masih ada berbagai keluhan," katanya.

BI Kawal BPNT dari Sistem Pembayaran

Syahrul Baharisyah, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Perwakilan Riau mengatakan bahwa Bank pelaksana penyalur BPNT di Riau adalah himpunan bank milik negara. Khusus di Riau, bank penyalur BPNT adalah Mandiri, BRI dan BNI.

"Tehnologi sistem pembayaran yang diterapkan dilakukan untuk meminimalisasi kebocoran dana. Serta mengurangi resiko dana bocor dan pemotongan dana oleh pihak tidak bertanggung jawab," terangnya.

Menurutnya, tehnologi sistem pembayaran yang diterapkan yaitu e-money. Diharapkan, dengan penggunaan tehnologi sistem pembayaran, dana bantuan bisa lebih tepat sasaran.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis

- Antrean Panjang Sulit Dihindari,
Lebaran, Penyeberangan Air Putih-Selari Bengkalis Dilayani 5 Armada

- Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Mulai Layani Penukaran Uang Baru untuk Idul Fitri
- Bupati Kuansing Tinjau Operasi Pasar
- Selama Ramadan, 147 Pengusaha Restoran di Pekanbaru Urus Izin RM Non Muslim
- Disnaker: Jelang Lebaran Akan Buka Posko Pengaduan THR
- Disparbud Rohul Tata Obyek Wisata Jelang Musim Liburan Idul Fitri 2019
- BUP di Bengkalis Tak Kunjung Dibentuk, ini Penyebabnya
- Lebaran Tahun Ini, 1.641.909 Pekerja di Riau Terima THR
- PLN Pasirpangaraian Lakukan Pemadaman Selama Tiga Hari, Ini Alasannya
- Mayoritas Koperasi Sekolah di Bengkalis Tanpa Badan Hukum
- Dianggap Membingungkan,
Ternyata Ini Maksud Tujuan Promosi Rabbani Berhadiah Umroh

- Mulai Bisa Ditukar, BI Siapkan Rp5 Triliuan Recehan Lebaran
- Selain Salurkan Paket Sembako,
Alfamart Berikan Pelatihan Pengolahan Sampah Bagi Puluhan IRT di Pelalawan

- Koperasi Tuah Negeri Gelar Riau Ramadhan Fair 2019
- Disperindag Riau Buka Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga Sembako
- PDAM Bantan, Bengkalis Incar Potensi Ratusan Pelanggan Baru
- Flight Banyak Cancel, Lost Potential SSK II Capai Rp 12 Miliar
- Harga Bawang Putih dan Cabe Merah di Kabupaten Rohul Masih Tinggi
- Triwulan I 2019, Total Transaksi RFB Naik 32,41 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com