Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Maret 2019 06:52
Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar

Jum’at, 22 Maret 2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Pebruari 2019 19:26
PT Energi Unggul Persada Bangun Kawasan Pabrik Tak Kantongi Izin di Dumai

Meski belum berizin, PT Energi Unggul Persada tetap ngotot melanjutkan aktivitas pembangunan proyek raksasa yang dikabarkan untuk tempat penampungan cangkang sawit.

Riauterkini-DUMAI - Meski belum kantongi izin, PT Energi Unggul Persada terletak di kawasan Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau tetap ngotot melanjutkan aktifitas pembangunan proyek raksasa yang dikabarkan untuk tempat penampungan cangkang sawit. Lahan perusahaan Gama Corporation (Gamacorp) ini disebut-sebut dibangun secara ilegal tak satupun mengantongi izin, baik dari Izin Lokasi, Izin Hak Guna Bangunan, maupun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Bahkan parahnya lagi, mega proyek yang juga sedang melakukan reklamasi untuk pembangunan Terminal Khusus (Tersus) tidak memiliki dasar maupun rekomendasi dari pemerintah untuk melakukan pembangunan. Informasi terakir bahwa statusnya masih di Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Dumai. Manager Operasional PT. Energi Unggul Persada, Hendra Wu saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sejak awal pembangunan perusahaan tidak mengantongi izin alias pembangunan dilakukan secara ilegal. Ia beralasan melegalkan pembangunan tanpa izin bertujuan untuk investasi di Kota Dumai. Ketika ditanya dasar perusahaan untuk melakukan pembangunan proyek raksasa tersebut, Hendra Wu mengaku tidak mengerti. Ia berdalih hanya sebagai operasional perusahaan. "Secara hitam putih belum ada, tapi secara lisan kita sudah koordinasi, kita selalu menemukan jalan buntu, jadi kita kurang ngerti terkait izin tersebut, karena saya sebagai operasional perusahaan," ungkapnya. Hendra Wu menambahkan bahwa yang bisa mengambil kebijakan di PT. EUP mengenai status perizinan perusahaan adalah bagian Legal perusahaan di kantor pusat. "Semua sudah sampaikan ke kantor pusat, bagian legal di kantor pusat mengatakan sambil paralel semua perizinan akan di urus, jadi kita masih proses," tutupnya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kota Dumai, Hendri Sandra SE mengatakan tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pembangunan PT EUP di Kecamatan Sungai Sembilan. "Mereka pernah mengajukan izin, tapi persyaratan untuk perizinan yang di urus belum lengkap, pembangunan PT EUP ilegal dan harus dihentikan," ungkapnya singkat.* (had)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com