Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

Sabtu, 23 Maret 2019 11:10
Ternyata Asri Auzar Sudah Minta DPRD Riau Ganti Waka Dedet

Sabtu, 23 Maret 2019 06:52
Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar

Jum’at, 22 Maret 2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Maret 2019 13:43
Pertanyakan Perpanjangan Kontrak,
Pembangunan Gedung Irna RSUD Selasih Siap Tempuh Jalur Hukum


Pemborong pekerjaan pembangunan Instalaasi Rawat Inap (Irna) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih PT. Satria Lestari Mukti meminta kejelasan dari Pemerintah Daerah Pelalawan, tentang kejelasan status perpanjangan kontrak mereka

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pemborong pekerjaan pembangunan Irna Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih PT. Satria Lestari Mukti meminta kejelasan dari Pemerintah Daerah Pelalawan, tentang kejelasan status perpanjangan kontrak mereka.

Hal tersebut disampaikan Asep Suparman selaku, ceo PT. Satria Lestari Mukti kepada sejumlah wartawan di RSUD Selasih, Senin (4/3/19) kemarin.

"Sampai saat ini tak ada kejelasan. Sementara isunya simpang siur, ada katanya ini tak akan dibayar la, akan diputus kontrak la," katanya.

Sementara secara resminya, pihaknya selaku kontraktor yang diperpajang kontrak pekerjaannya selama 90 hari terhitung 23 Desember 2018, belum mendapat kepastian dari Pemkab berupa sebuah keputusan resmi.

"Bahkan surat kita tanggal 18 Februari minta kejelasan pekerjaan kita inipun, tak dibalas Pemkab Pelalawan," ungkapnya.

Karenanya, mereka akan menghentikan seluruh pekerjaan mulai hari ini (Selasa) setelah selesai pengecoran slop lantai 2 bangunan tersebut. Asep menceritakan, dari awalnya mereka merasa sudah ada pihak-pihak yang tidak menginginkan pekerjaan tersebut selesai. Meski diakuinya juga, ada juga pihak yang mensupport dan menginginkan pekerjaan selesai dan dan dimanfaatkan. "Bayangkan, kontrak kami tanggal 16 Juli 2018, namun fisik kontraknya baru kami dapatkan pada Bulan September 2018. Itupun kami dapatkan di kantor ULP bukan di Dinas Kesehatan, setelah kita kejar dan tanya kesana kemari," tutur Asep. Demikian juga ketika mereka mengajukan termin, mereka juga merasa dipermainkan. Pengajuan dilakukan pada September, baru diproses dan cair pada Desember 2018. "Karenanya dengan ini kami mengharapkan kejelasan dari Pemkab Pelalawan, tentang status perpanjangan kontrak kami ini," tambahnya lagi. Karena merasa dipermainkan itu, Asep menegaskan akan menempuh jalur-jalur lainnya. Termasuk jalur hukum.***(feb)

Loading...


Berita lainnya..........
- Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi
- Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel
- Dukung Petani Sawit Berkelanjutan,
Asian Agri Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Bersertifikasi

- Apindo Harapkan 3 Hal pada Gubri Baru
- Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa
- Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus

- Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen
- Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing
- 14.950 Paket Sembako Seharga Rp3,4 Miliar akan Dijual ke Masyarakat Bengkalis
- Ribuan Hektar Lahan PT BAG di Rohul Diduga Dikuasai Tengkulak Selama 16 Tahun
- Dari 149, Baru 14 Paket Selesai Lelang
- Bank Riau Kepri Dikunjungi Bank Banten Untuk Studi Banding Pajak Online
- Besok, Jembatan Sultan Abdul Jalil Diuji Coba Buka Dua Jam
- Tanindo Riau Siap Dampingi Program Prioritas Gubernur Riau
- Diterima Gubri, Investor Jepang Tertarik Kelola Cangkang Sawit
- Kerja Sama SKK MIgas dan PT CPI,
Peserta WFD Terima Sertifikasi BNSP

- Balai Pengujian KIR Kuansing Segera Beroperasi
- Kadispora Riau Dukung Gala Karya 2019 Zona Riau
- Pasca Kericuhan, BNI KCU Dumai Tetap Berjalan Normal
- Pekan Ini, Pertamina Kembali Pasok SPBBE Pasir Putih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com