Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2019 17:56
Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai

Ahad, 19 Mei 2019 15:36
Rusak Parah, Tahun Ini Ruas Jalan Lepaugading - Pangean Dikerjakan

Ahad, 19 Mei 2019 15:00
Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri


Ahad, 19 Mei 2019 11:26
Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas

Ahad, 19 Mei 2019 11:22
WOM Finance Gelar Buka Bersama dan Baksos di 21 Masjid Se-Nusantara

Ahad, 19 Mei 2019 11:18
Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir

Ahad, 19 Mei 2019 11:15
7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 

Ahad, 19 Mei 2019 08:07
Sekaligus Pantau Pembangunan,  Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman dan Pulau Burung

Sabtu, 18 Mei 2019 22:15
TCI BLK Riau Taja Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Sabtu, 18 Mei 2019 19:23
Momen Bulan Ramadhan, Bupati Sukiman Silaturrahmi dengan Himpunan Masyarakat Rohul di Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2019 17:16
RU II Dumai Hemat Biaya Operasi Hingga 40 Persen,
Pipa Transmisi Pertagas Duri-Dumai Resmi Alirkan Gas


Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai PT Pertamina Gas (Pertagas) tahap II resmi beroperasi alirkan gas ke Refinery Unit II Dumai PT Pertamina (Persero).

Riauterkini - PEKANBARU - Sejak dibangun pada November 2017 lalu ini, Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai PT Pertamina Gas (Pertagas) tahap II resmi beroperasi alirkan gas ke Refinery Unit II Dumai PT Pertamina (Persero). Hal ini membuat RU II Dumai hemat biaya operasi hingga 40 persen.

"Kita sudah operasi sejak 14 April 2019 kemarin," terang Corporate Secretary Pertagas, Fitri Erika, Rabu (24/04/19).

Dikatakannya, proyek ini dibangun sepanjang 67 kilometer dengan tujuan memenuhi kebutuhan kilang RU II Dumai Pertamina. Dimana untuk sementara ini aliran gas mencapai 22.7 MMSCFD. Sementara kedepan diharapkan pipa dengan kapasitas alir 268 MMSCFD dan memiliki diameter 24 inchi ini mampu ram up hingga 57 MMSCFD dan maksimal di 170 MMSCFD.

"Pada tahap I proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sudah mengalirkan gas ke konsumen PT PGN Tbk sejak 24 November 2018 lalu. Ini merupakan Pipa Transmisi Open Acces, memang untuk saat ini pemakainya hanya konsumen PGN dan Pertamina RU II Dumai," paparnya.

Rincinya, pasokan gas yang mengalir berasal dari sumber di gas Blok Bentu yang dioperasikan oleh PT EMP Tbk, Blok Corridor yang dioperasikan oleh ConocoPhillips, dan Blok Jambi Merang yang dioperasikan oleh Pertamina.

Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai merupakan Kerjasama Operasi (KSO) antara Pertagas dan PGN. Dimana konstruksi dilakukan secara dua tahap. Pada tahap 1 membentang dari St. Duri ke Line Break Control Valve (LBCV) 4 dan selanjutnya dilanjutkan tahap 2 dari LBCV 4 ke RU II Dumai.

Sementara, Unit Manager Comm. Relations & CSR RU II Dumai Muslim Dharmawan mengatakan proyek ini menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kilang, khususnya pada aspek pemenuhan bahan bakar operasional kilang. Sebelumnya, bahan bakar dipasok secara internal dengan menggunakan fuel oil, naptha dan fuel gas yang diproduksi RU II Dumai.

"Pemanfaatan gas eksternal ini merupakan salah satu strategic initiatives RU II Dumai untuk meningkatkan Gross Refinery Margin yang sejalan dengan estimasi 40 persen penghematan fuel cost," terangnya.

Sedangkan, guna mempersiapkan kilang dalam asupan fuel baru, RU II Dumai juga melaksanakan beberapa penyesuaian. Diantaranya yakni pada fase pertama, RU II mengembangkan Press Reducing System untuk mulai mengalirkan gas eksternal ke kilang sehingga tekanan dapat diturunkan dari 25 kg/cm2g menjadi 6 kg/cm2g dan dapat menyesuaikan sistem fuel gas eksisting yang beroperasi pada 3.5 kg/cm2g. Lanjut, fase 2 pihaknya melakukan pembangunan Gas Treating untuk menyesuaikan kandungan gas dengan sistem fuel gas yang sudah ada.

"Kick off pengerjaan sarfas kami laksanakan pada Juli 2018 dan selesai Maret 2019. Dan pada 14 April, mulai dijalankan gas in dari Pertagas yang secara bertahap akan mulai disalurkan sebagai fuel ke seluruh unit di Kilang RU II Dumai," tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Tinjau Operasi Pasar
- Selama Ramadan, 147 Pengusaha Restoran di Pekanbaru Urus Izin RM Non Muslim
- Disnaker: Jelang Lebaran Akan Buka Posko Pengaduan THR
- Disparbud Rohul Tata Obyek Wisata Jelang Musim Liburan Idul Fitri 2019
- BUP di Bengkalis Tak Kunjung Dibentuk, ini Penyebabnya
- Lebaran Tahun Ini, 1.641.909 Pekerja di Riau Terima THR
- PLN Pasirpangaraian Lakukan Pemadaman Selama Tiga Hari, Ini Alasannya
- Mayoritas Koperasi Sekolah di Bengkalis Tanpa Badan Hukum
- Dianggap Membingungkan,
Ternyata Ini Maksud Tujuan Promosi Rabbani Berhadiah Umroh

- Mulai Bisa Ditukar, BI Siapkan Rp5 Triliuan Recehan Lebaran
- Selain Salurkan Paket Sembako,
Alfamart Berikan Pelatihan Pengolahan Sampah Bagi Puluhan IRT di Pelalawan

- Koperasi Tuah Negeri Gelar Riau Ramadhan Fair 2019
- Disperindag Riau Buka Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga Sembako
- PDAM Bantan, Bengkalis Incar Potensi Ratusan Pelanggan Baru
- Flight Banyak Cancel, Lost Potential SSK II Capai Rp 12 Miliar
- Harga Bawang Putih dan Cabe Merah di Kabupaten Rohul Masih Tinggi
- Triwulan I 2019, Total Transaksi RFB Naik 32,41 Persen
- APMS Beroperasi di Pulau Bengkalis "Dilarang" Jual BBM ke Jerigen dan Drum
- Bantu Capai Target PAD, Camat dan Lurah Harus Bersinergi dengan Bapenda Pekanbaru 
- Triwulan 1 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau Capai 2,88 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com