Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Juli 2019 20:32
Cegah Karlahut, Asian Agri Fasilitasi Desa Buka Lahan Tanpa Bakar

Selasa, 23 Juli 2019 19:00
Diduga Sakit, Kakek Tuna Karya di Duri Timur, Bengkalis Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya

Selasa, 23 Juli 2019 18:02
Disinggung Soal Pokir, Anggota DPRD Pelalawan Junaidi Purba Marah-marah 

Selasa, 23 Juli 2019 17:29
Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam

Selasa, 23 Juli 2019 17:10
"Anak Kami Bisa Bekerja Pak"
Masyarakat Sangat Menyayangkan Jika AKN Bengkalis Ditutup


Selasa, 23 Juli 2019 16:31
Lebarkan Sayap, The Daily Wash Laundromat Kembali Buka Dua Cabang di Pekanbaru

Selasa, 23 Juli 2019 16:26
Hasil Pleno Penetapan KPU, Ini 45 Nama Calon Anggota DPRD Rohul yang akan Dilantik

Selasa, 23 Juli 2019 16:21
Tertembak Saat Grebek Buron Pecatan Polisi, Bripka Lius Bakal Diganjar Penghargaan

Selasa, 23 Juli 2019 16:17
KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Selasa, 23 Juli 2019 15:48
Ada Granat, Berikut Barang Bukti Pengrebekan Bandar Sabu di Pekanbaru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 16 Juni 2019 11:00
Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit

Silaturahmi dengan Gubri, Apkasindo Riau curhat berbagai masalah persawitan di Riau. Termasuk harga TBS yang anjlok.

Riauterkini-PEKANBARU-Apkasindo Riau bersilaturahmi dengan Gubernur Riau, Syamsuar di kediaman Gubernur Riau Ahad (16/6/19). Hadir dalam acara silaturahmi, Katua DPP Apkasindo, Gukat Manurung, seluruh ketua DPD Apkasindo Kabupaten/Kota se-Riau, Kadisbun Riau, Ferry HC.

Selain memperkenalkan ketua DPD Apkasindo Kabupaten/Kota se Riau, Katua DPP Apkasindo, Gulat Manurung juga curhat mengenai anjloknya harga sawit yang cukup meresahkan anggota Apkasindo diseluruh Indonesia.

"Silaturahmi yang dilakukan Apkasindo bersama Gubernur Riau ini diharapkan akan dapat memberikan solusi angin segar bagi petani kelapa sawit Riau swadaya di Riau khususnya," terangnya.

Gulat menerangkan bahwa dari lebih 4 juta ha kebun sawit di Riau, 2,1 juta ha nya adalah milik petani swadaya di Riau. 1 juta ha nya masih berada di kawasan hutan.

"Saya berharap Gubernur Riau mau memberikan kebijakan kebijakan yang dapat membantu petani sawit yang lahannya masih berada di kawasan hutan," terangnya.

Menurutnya ada 4 hal yang dicurhatkan Apkasindo Riau. Pertama masalah lebun sawit rakyat yang berada di kawasan hutan yang memicu konflik perkebunan. Kedua, masalah perlindungan harga TBS sawit melalui pergub, ketiga adalah masalah peremajaan sawit rakyat dan sarana prasarana.

"Terakhir adalah meminta pemprov Riau memfasilitasi penguatan kelembagaan asosiasi perkabunan," kata Gulat Manurung.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan bahwa pemprov Riau memberikan apresiasi kepada Apkasindo Riau. Menurutnya, pemprov Riau akan menjalankan kebijakan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

"Untuk itu, perlu memang dilakukan pembahasam secara bersama oleh pihak terkait yang harus menaungi seluruh elemen," terangnya.

Terkait harga, banyak kaitannya demgan faktor lingkungan. Jika aturan kelestarian lingkungan dijalankan oleh petani, menurut Gubri, maka harga akan bagus.

Gubri menambahkan, bahwa pemerintah memang perlu adanya industri untuk merubah Crude Palm Oil menjadi bahan bakar minyak (BBM). Karena menurut Gubri Indonesia masih membutuhkan BBM.

"Sudah waktunya petani punya Pabrik Kelapa Sawit. Sudah waktunya petani memiliki industri hilir sawit," katanya.

Gubri mengatakan bahwa dengan kedekatan Ketua Apkasindo dengan pemerinyah pusat, bisa meminya fasilitas pemerintah pusat untuk membangun Pabrik Kelapa Sawit di Riau. Termasuk membangun industri hilir sawit di Riau.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Lebarkan Sayap, The Daily Wash Laundromat Kembali Buka Dua Cabang di Pekanbaru
- Bersama Kadin, Danamart Sosialisasikan Modal Kerja
- 6 PKS di Rohul Belum Serahkan Peta Spasial Lengkap ke Disnakbun
- ‎Ditelisik Kejari dan Diperiksa Khusus Inspektorat Pelalawan, Ada Apa dengan BUMD Tuah Sekata?
- Saldo Mendadak Kosong, Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah tak Hilang
- Saldo Mendadak Rp 0, Sejumlah Nasabah di Pekanbaru Geruduk Bank Mandiri
- Di PHK, Dua Pekerja di Bengkalis 'Ngadu' ke Disnaker
- BUMD Pelalawan Bungakan Dana Penyertaan Modal TA 2017 Senilai Rp6,1 Miliar
- Sektor Migas Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,3 Persen
- Pemkab Kuansing Goda Wisatawan Bukit Tinggi Saksikan Pacu Jalur 2019
- Maksimalkan Usaha, 72 Pengelola KUBE di Bengkalis Ikuti Bimbingan Manajemen
- Beri Layanan Terbaik, Bengkel AHASS Kembali Raih SQ Award
- Tiket Pesawat Naik, Juga Picu Meningkatnya Warga Mengurus Paspor di Imigrasi Bengkalis
- Penjelasan Disnakbu Rohul Soal Anjloknya Harga Sawit
- Asisten I Ditunjuk Jadi Ketua Pansel Dirut BRK
- Semester I 2019, RFB Bukukan Pertumbuhan Kinerja
- Cabe Mahal di Kuansing karena Petani Masuki Masa Paceklik
- Dengan Antrean Online, MPP Berikan Kemudahan Pengurusan Paspor
- Tempati Pasar Modern Telukkuantan, Pedagang Gelar Syukuran
- Kuartal I 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau Meningkat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com