Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 16 Juni 2019 11:00
Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit

Silaturahmi dengan Gubri, Apkasindo Riau curhat berbagai masalah persawitan di Riau. Termasuk harga TBS yang anjlok.

Riauterkini-PEKANBARU-Apkasindo Riau bersilaturahmi dengan Gubernur Riau, Syamsuar di kediaman Gubernur Riau Ahad (16/6/19). Hadir dalam acara silaturahmi, Katua DPP Apkasindo, Gukat Manurung, seluruh ketua DPD Apkasindo Kabupaten/Kota se-Riau, Kadisbun Riau, Ferry HC.

Selain memperkenalkan ketua DPD Apkasindo Kabupaten/Kota se Riau, Katua DPP Apkasindo, Gulat Manurung juga curhat mengenai anjloknya harga sawit yang cukup meresahkan anggota Apkasindo diseluruh Indonesia.

"Silaturahmi yang dilakukan Apkasindo bersama Gubernur Riau ini diharapkan akan dapat memberikan solusi angin segar bagi petani kelapa sawit Riau swadaya di Riau khususnya," terangnya.

Gulat menerangkan bahwa dari lebih 4 juta ha kebun sawit di Riau, 2,1 juta ha nya adalah milik petani swadaya di Riau. 1 juta ha nya masih berada di kawasan hutan.

"Saya berharap Gubernur Riau mau memberikan kebijakan kebijakan yang dapat membantu petani sawit yang lahannya masih berada di kawasan hutan," terangnya.

Menurutnya ada 4 hal yang dicurhatkan Apkasindo Riau. Pertama masalah lebun sawit rakyat yang berada di kawasan hutan yang memicu konflik perkebunan. Kedua, masalah perlindungan harga TBS sawit melalui pergub, ketiga adalah masalah peremajaan sawit rakyat dan sarana prasarana.

"Terakhir adalah meminta pemprov Riau memfasilitasi penguatan kelembagaan asosiasi perkabunan," kata Gulat Manurung.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan bahwa pemprov Riau memberikan apresiasi kepada Apkasindo Riau. Menurutnya, pemprov Riau akan menjalankan kebijakan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

"Untuk itu, perlu memang dilakukan pembahasam secara bersama oleh pihak terkait yang harus menaungi seluruh elemen," terangnya.

Terkait harga, banyak kaitannya demgan faktor lingkungan. Jika aturan kelestarian lingkungan dijalankan oleh petani, menurut Gubri, maka harga akan bagus.

Gubri menambahkan, bahwa pemerintah memang perlu adanya industri untuk merubah Crude Palm Oil menjadi bahan bakar minyak (BBM). Karena menurut Gubri Indonesia masih membutuhkan BBM.

"Sudah waktunya petani punya Pabrik Kelapa Sawit. Sudah waktunya petani memiliki industri hilir sawit," katanya.

Gubri mengatakan bahwa dengan kedekatan Ketua Apkasindo dengan pemerinyah pusat, bisa meminya fasilitas pemerintah pusat untuk membangun Pabrik Kelapa Sawit di Riau. Termasuk membangun industri hilir sawit di Riau.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- KPw BI Riau Resmikan BI Corner di PCR
- Bersama TNI, Satlantas Polres Bengkalis Laksanakan Testimoni Jelang Pelantikan Presiden
- Kadin Pekanbaru Bawa Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif ke Rapimnas
- GenBI-KPw BI Riau Gelar Talkshow How To Be a Vlogger
- Dukung Program Jargas ESDM, PGN Selesaikan 8.150 Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga di Probolinggo dan Pasuruan*
- Pelatihannya Digelar RAPP, Sistem Pertanian Terpadu Bantu Petani Efisien dalam Bercocok Tanam
- Melalui Rakor, DKP Rohul Susun ‎Peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan
- BI Corner di Puswil Soeman HS Diresmikan
- Sampena Rapimko, Kadin Pekanbaru Gelar Seminar Ekonomi Kreatif
- BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA
- BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda
- Kampung Berseri Astra, Bupati Inhil Optimis Bantu Peningkatan Ekonomi Petani Kelapa
- DAK Fisik untuk Riau Tahun Ini Berpotensi Gagal Salur
- Tersedia Door Prize dan Uang Kaget, BRI Ajak Ramaikan Panen Hadiah Simpedes di Ukui
- BI Gelar Diseminasi Perkembangan Riau Terkini dan Prospek ke Depan
- BPS Catat NTP Naik, Petani Riau Defisit
- Ekonomi Lesu, Exim Riau Turun
- KTNA Riau di Kuansing, Bupati Mursini Banggakan Potensi Pertanian Daerahnya
- Perpres no 55 tahun 2019, BI: Tahun Depan Roadmapnya
- Capacity Building BI-Wartawan Riau, Diskusikan Dampak Pertumbuhan Ekonomi Dunia yang Melambat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com