Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 September 2019 15:39
PS RAPP Siap Rebut Piala Galakarya 2019

Selasa, 24 September 2019 14:01
‎Ribuan Masyarakat Rohul Sholat Istisqa di Masjid Agung Pasirpangaraian

Selasa, 24 September 2019 13:25
Korupsi Dana Cetak Sawah di Pelalaawan,
Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun dan 1 Tahun 4 Bulan Penjara


Selasa, 24 September 2019 13:05
DPRD Kuansing Tetapkan Pimpinan Dewan dan Ketua Fraksi

Selasa, 24 September 2019 12:58
Diperiksa Bareskrim Lusa, Bupati Pelalawan Saksi Kasus Karlahut PT Adei

Selasa, 24 September 2019 11:25
APINDO Riau: Pajak Bukan Solusi Emergensi Exit Keuangan Daerah

Selasa, 24 September 2019 10:48
Menurut Wakilnya, Wako Pekanbaru Tertahan di Jakarta Sepulang dari Kanada

Selasa, 24 September 2019 10:42
‎DPP Golkar Tunjuk Nono Patria Pratama Sebagai Calon Pimpinan DPRD Rohul 2019-2024

Selasa, 24 September 2019 08:43
Wako Pekanbaru Absen Sholat Istisqa Bersama Gubri di Masjid Raya An Nur

Selasa, 24 September 2019 08:37
Sudah Diguyur Hujan, Kualitas Udara di Riau Masih Tidak Sehat

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 16 Juni 2019 13:48
Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan


Tim independen dari UIR merekomendasikan agar Duri Islamic Center dibangun dengan penggunakn tiang pancang pabrikan yang legal dan bersertifikat.

Riauterkini - DURI - Gonjang ganjing gelombang protes akan pembuatan tiang pancang pembangunan proyek Multi Years (MY) Duri Islamic Centre (DIC) secara manual oleh kontraktor selaku pemenang tender akhirnya terjawab sudah. Meski tidak secara resmi diumumkan, namun Tim Independen asal Universitas Islam Riau selaku penguji akhirnya memberikan rekomendasi agar kontraktor menggunakan tiang pancang yang di buat melalui pabrikan resmi dan mempunyai legalitas dan bersertifikat.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek DIC, Hagustizian, Ahad (16/6/19). Menurutnya, meski tidak diumumkan secara resmi hasil uji lab kualitas dan mutu tiang pancang rumahan tersebut, namun pihaknya tetap merekomendasikan agar kontraktor menggunakan tiang hasil buatan pabrikan yang memiliki sertifikat.

"Hasilnya, kita tetap rekomendasikan agar kontraktor menggunakan tiang pancang buatan pabrikan. Buatan rumahan bukan tidak bagus, namun kita merujuk sesuai yang tertera di RAB, dan perlu saya jelaskan, jika selama ini, tiang pancang buatan rumahan, sama sekali belum ada yg terpancang dilokasi,"terangnya.

Dengan demikian, usai sudah polemik yang selama ini menjadi isu hangat bagi masyarakat Kota Duri akan pertanyaan bagaimana kualitas bangunan DIC. Kini, masyarakat dapat bernafas lega menanti usainya pembangunan tempat wisata religi termegah dikawasan riau pesisir tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, gonjang ganjing masyarakat yang meragukan kualitas dan mutu tiang pancang DIC yang dibuat secara manual oleh kontraktor pelaksana, burujung dengan turun tangannya Tim Penguji Independent asal UIR atas permintaan Dinas PUPR Bengkalis pada Rabu (29/5/19) lalu. Hasil Uji Tim Independent tersebut sempat tertunda dikarenakan libur lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah lalu.*(hen)

Loading...


Berita lainnya..........
- APINDO Riau: Pajak Bukan Solusi Emergensi Exit Keuangan Daerah
- DPMPTSP Siap Bantu Masyarakat Urus IMB Rumah Sederhana
- Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com