Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 18:17
Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan

Rabu, 17 Juli 2019 18:12
FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019

Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 22 Juni 2019 13:48
Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit

Petani sawit di Kuansing kini mengalami kondisi tersulit karena turun drastisnya harga komoditi itu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kalangan petani sawit di Kuansing, kembali merasakan kondisi tersulit akibat harga sawit yang merosot, dimana harga perkilonya hanya berada di bawah angka 1000 rupiah.

"Pengepul membeli ke kita hanya 750 rupiah per kilonya, harga ini jauh dari harapan," ujar Uhar, salah seorang petani sawit, Sabtu (22/6/2019) kepada riauterkini.com.

Sebelumnya, kata Uhar harganya masih mending karena per kilonya bisa mencapai 1200 dibeli pengepul kepada petani.

Menurutnya, harga sawit tidak pernah stabil. Kalaupun naik itu tidak bertahan lama dan selalu turun naik, harga yang ada saat ini katanya sangat menyulitkan bagi petani.

"Kalau sawit hanya sekitar 1 Ha itu sudah habis untuk biaya pupuk, belum lagi biaya panen jika mengupah pada orang lain," gerutuh Uhar.

Uhar berharap, pihak pemerintah bisa mencarikan solusi lain disaat harga sawit anjlok, setidaknya kata dia ada badan usaha milik daerah ataupun Koperasi yang bisa mengatasi persoalan ini.

"Langkah ini, menurut saya perlu dilakukan pemerintah, karena mayoritas masyarakat kita bertani, saya rasa itu nantinya akan bisa membantu petani," harapnya.

Ia mencontohkan di daerah lain, disaat harga sawit anjlok petaninya masih bisa bernafas lega, karena harga bisa stabil, kalaupun harga dunia turun dampaknya ke petani tidak seberapa.

"Kalau harganya turun berdampaknya pada petani tidak terlalu signifikan, pokoknya di bawa la sedikit dari harga biasa. Contoh biasa per kilo 1300, jika harga turun masih diatas 1000 rupiah antara 1050 atau 1075,". sebutnya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemkab Kuansing Goda Wisatawan Bukit Tinggi Saksikan Pacu Jalur 2019
- Maksimalkan Usaha, 72 Pengelola KUBE di Bengkalis Ikuti Bimbingan Manajemen
- Beri Layanan Terbaik, Bengkel AHASS Kembali Raih SQ Award
- Tiket Pesawat Naik, Juga Picu Meningkatnya Warga Mengurus Paspor di Imigrasi Bengkalis
- Penjelasan Disnakbu Rohul Soal Anjloknya Harga Sawit
- Asisten I Ditunjuk Jadi Ketua Pansel Dirut BRK
- Semester I 2019, RFB Bukukan Pertumbuhan Kinerja
- Cabe Mahal di Kuansing karena Petani Masuki Masa Paceklik
- Dengan Antrean Online, MPP Berikan Kemudahan Pengurusan Paspor
- Tempati Pasar Modern Telukkuantan, Pedagang Gelar Syukuran
- Kuartal I 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau Meningkat
- Mahalnya Harga Cabe Bikin Pusing Ibu-ibu di Kuansing
- Tingkat Kreativitas IRT, DKP Pekanbaru Gelar Lomba Cipta Menu Non Beras
- Terpicu Tipisnya Stok, Harga Cabe dan Ayam Merangkak Naik
- Kelengkapan Fasilitas Hampir Tuntas, Pengoperasian Pasar Modern Telukkuantan Besok
- Penerimaan Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rohul Jaya Diperpanjang
- Besok, DPP Apkasindo Periode 2019-2024 Dikukuhkan
- H-2, Pasar Modern Talukkuantan Siap Tampung Pedagang
- FIFGROUP Grebeg Pekanbaru, Roadshow di Dua Pasar Tradisional
- PT Rifan Financindo Berjangka Gelar Pelatihan untuk Wartawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com