Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah


Senin, 16 September 2019 21:13
40 Anggota DPRD Siak 2019-2024 Dilantik, Zulkifli Jadi Ketua Sementara

Senin, 16 September 2019 21:09
Terkait Asap Riau, LAM Riau Keluarkan Warkah Untuk Presiden Jokowi

Senin, 16 September 2019 20:17
Wakil Rakyat Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 20:15
Sidang Paripurna Perdana Pasca Pengambilan Sumpah, DPRD Bengkalis Bentuk Fraksi

Senin, 16 September 2019 20:12
Pengurus DPC PDI Perjuangan Tinjau Posko Kesehatan di Pangkalan Kerinci

Senin, 16 September 2019 20:05
Usai Bersumpah Berjanji, Enam Anggota DPRD Bengkalis Ini Langsung Tepuk Tepung Tawar

Senin, 16 September 2019 19:59
Tiba didi Pekanbaru, Presiden Langsung Gelar Rapat Bersama Pejabat Pusat dan Riau di Novotel

Senin, 16 September 2019 19:55
Demo Mahasiswa dan SAPMA PP Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Agustus 2019 21:01
BI Fast Payment, BI Sempurnakan SKNBI

Mudahkan bertransaksi kliring, Bank Indonesia menyempurnakan SKNBI. BI Fast Payment jadi salah satu fokus Bank Indonesia dalam mewujudkan visi pembayaran nasional 2025.

Riauterkini-PEKANBARU-BI Fast Payment jadi salah satu fokus Bank Indonesia dalam mewujudkan visi pembayaran nasional 2025. Platform ini mirip seperti platform sistem pembayaran yang dimiliki perbankan dan diperantarai perusahaan switching. Ia bisa secara realtime melakukan transaksi, pun diproyeksi bisa berbiaya lebih murah dibandingkan transfer menggunakan infrastruktur perbankan.

Untuk itu, Kadiv Sistem Pembayaran Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Syahrul Baharisyah mengatakan bahwa Bank Indonesia terus berupaya menyempurnakan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Melalui Peraturan Bank Indonesia No 21/8/PBI/2019 proses penyelesaian (settlement) kliring nasional akan ditambah frekuensinya. Sehingga menciptakan efisiensi dan biaya yang lebih murah.

Jika sebelumnya proses penyelesaian terjadi lima kali sehari untuk transfer dana, dan dua kali sehari untuk pembayaran reguler, dalam beleid yang akan berlaku mulai September mendatang kedua jenis transaksi tersebut akan terjadi sebanyak sembilan kali sehari.

"Dengan frekuensi yang lebih banyak harapannya kebutuhan masyarakat atas penyelesaian transaksi yang lebih cepat bisa terpenuhi, katanya.

Selain penambahan frekuensi, beban biaya juga dipangkas bank sentral. Layanan transfer dan ayang sebelumnya berbiaya Rp 1.000 menjadi Rp 600. Sementara biaya yang sebelumnya ditentukan maksimum Rp 5.000 oleh bank bagi nasabah turut dipangkas menjadi maksimum Rp 3.500. Batas nilai transaksi pun ikut diperbesar, dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar.

Syahrul Baharisyah menambahkan dengan penyempurnaan ini harapannya frekuensi dan nilai transaksi nasabah pun dapat terus ditingkatkan. Di sisi lain, inklusi keuangan juga dapat selaras bertumbuh. Dengan peningkatan frekuensi dan biaya turun harapannya memang transaksi bisa meningkat. Masyarakat individu maupun korporasi bisa punya lebih banyak pilihan, mau melalui SKN oleh Bank Indonesia meskipun masih ada jeda waktu, atau bisa menggunakan ATM, mobile banking, internet banking dari bank melalui perantara perusahaan switching.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut
- Disnakbun Rohul dan Tim Gabungan Sidak 4 TPH di Kecamatan Rambah, Ini Hasilnya
- Pelaku UMKM di Bengkalis Masih Minim Pelatihan Memadai
- Tingkatkan TPT Nasional,
Multi Stakeholder Sepakat Optimalkan Penggunaan Bahan Baku Tekstil Dalam Negeri

- Untuk Pertama Kalinya,
Dokumen Rekam Medis RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Dimusnahkan

- Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Majukan Industri Ekonomi Kreatif di Riau
- PGN Targetkan Akhir 2019 Jaringan Gas Rumah Tangga Terpasang di Dumai
- Kembangkan Ekonomi Kreatif, Gubri Teken MoU dengan ICCN
- Di Pameran IPA ke-43,
Kevin Lyon Jelaskan Perkembangan Chevron 95 Tahun di Indonesia ke Menteri ESDM

- Alat Berat Warga Asing Dituding Putuskan Akses Jalan Masyarakat di Pulau Rupat
- Gubri Dapat Kehormatan Presentasi Soal Ekonomi Kreatif di ICCF Ternate
- Kadis PMPTSP Riau Sebut Semua Galian C di Riau Diduga Ilegal
- Walikota Resmikan Konter BJB di Kantor Bapenda Pekanbaru
- Agustus, Riau Alami Inflasi Sebesar 0,22 Persen
- UPT KPH Tasik Besar Serkap DLHK Riau Pamerkan Produk Binaan dan Mitra di Riau Expo.2019
- BRCN Diharapkan Jadi Solusi bagi UMKM dalam Berkreasi
- Gubri Syamsuar Kukuhkan Badan Riau Creative Netework
- Subkon Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Dituding tak Bayarkan Puluhan Juta Hak Pekerja
- BI Fast Payment, BI Sempurnakan SKNBI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com