Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Oktober 2019 22:12
Ketua DPRD Kuansing Pastikan Tolak Mobil Jabatan Pimpinan

Rabu, 23 Oktober 2019 21:12
Wabup Said Hasyim Lantik 5 Kades di Pulau Merbau

Rabu, 23 Oktober 2019 18:46
Ancam Laporkan ke Penegak Hukum,
GNPK-RI Desak Kontraktor Perbaiki Tiang Listrik Bertumbangan di Pelalawan


Rabu, 23 Oktober 2019 18:41
Ketua MPC PP Dumai Maju Pilkada Dumai 2020

Rabu, 23 Oktober 2019 17:48
Didampingi Camat, PT CPI Resmikan Pemakaian 4 Jembatan di Rantau Kopar, Rohil

Rabu, 23 Oktober 2019 16:59
Polisi Incar Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas di Bengkalis

Rabu, 23 Oktober 2019 16:33
Gustian Riau Ambil Formulir Penjaringan Bupati di DPC Partai Demokrat Rohul Diwakili Para Engko

Rabu, 23 Oktober 2019 15:51
Polres Kuansing Mulai Gelar Operasi.Zebra Muara Takus 2019

Rabu, 23 Oktober 2019 15:28
Dibuka Gubri, Ritual Mandi Safar Pulau Rupat Berlangsung Hikmat

Rabu, 23 Oktober 2019 15:20
Sungkeman Massal 5.359 Murid PAUD se-Kabupaten Rohul Berhasil Pecahkan Rekor Dunia MURI

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 September 2019 17:35
Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut

Kesyahbandaran Bengkalis menerbitkan edaran agar para pelaut lebih waspada karena kabut asap kian tebal sehingga memmpengaruhi jarak pandang. Dan ini tentu bisa berbahaya.

Riauterkini-BENGKALIS- Kabut asap akibat kebakaran lahan (Karla) sejumlah daerah di Sumatera dan menyelimuti Kota Bengkalis sekitarnya dan perairan semakin tebal, mulai berdampak buruk dan mempengaruhi jarak pandang sejumlah angkutan kendaraan umum dan masyarakat.

Khususnya di wilayah perairan, kabut asap sangat mempengaruhi jarak pandang pelayaran dan harus lebih hati-hati.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bengkalis Julharia, SE menyampaikan, kondisi kabut saat ini memang mulai menebal, namun sampai saat ini keberangkatan antar provinsi seperti Bengkalis Batam, ataupun Bengkalis Tanjung Pinang masih tetap berangkat seperti biasa cuma saja kecepatan kapal dikurangi.

"Kondisi saat ini kabut memang mulai menebal, dan sejak Jum'at kemarin kami sudah kirimkan surat edaran yang di tujukan pada perusahaan pelayaran," ungkapnya Sabtu, (14/9/19).

Dikatakannya Surat Edaran dengan nomor  UM.002/2/1/KSOP.BKS/2019 dengan prihal : Keselamatan pelayaran, antisipasi cuaca buruk dan kabut asap. Ada sembilan poin yang harus dipatuhi oleh perusahaan pelayaran dan nahkoda kapal dan wajib diperhatikan hal hal terkait keselamatan tersebut.

"Salah satu himbauan kita juga agar nahkoda kapal dapat mengirimkan posisi dan kondisi cuaca pada radio pantai secara terus menerus,dan juga bagi perusahaan kapal dan pelayaran juga cepat tanggap dalam menghadapi cuaca ekstrem sesuai prosedur," katanya lagi.

Julharia menambahkan, sejauh ini belum ada kapal yang menunda keberangkatannya baik tujuan dalam dan luar negeri karena mereka berlayar dengan kecepatan yang aman, insident dilautpun belum ada laporan sampai saat ini.

Posisi yang agak rawan untuk berlayar berada di Selat Malaka namun tetap bisa berlayar hanya dengan mengurangi kecepatan saja.

"Berita ini kami dapat dari kapal MT Enriko 3 tujuan dari Pelabuhan Tanjung Langsat Malaysia menuju Pekanbaru pada 12 september 2019 jam 8:45 waktu Malaysia, cuaca berkabut asap tebal dengan jarak pandang hanya mencapai 1 sampai 2 neutical mile," sebutnya.

Julharia juga mengimbau kepada para nelayan tradisional untuk lebih berhati-hati karena jarak pandang terbatas, sementara sistem navigasi kapal-kapal nelayan tradisional masih belum lengkap.*(dik)

Foto : Surat Edaran KSOP Bengkalis

Loading...


Berita lainnya..........
- Sekdakab Meranti Buka Pelatihan Ekonomi Kreatif Disparpora
- KPw BI Riau Resmikan BI Corner di PCR
- Bersama TNI, Satlantas Polres Bengkalis Laksanakan Testimoni Jelang Pelantikan Presiden
- Kadin Pekanbaru Bawa Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif ke Rapimnas
- GenBI-KPw BI Riau Gelar Talkshow How To Be a Vlogger
- Dukung Program Jargas ESDM, PGN Selesaikan 8.150 Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga di Probolinggo dan Pasuruan*
- Pelatihannya Digelar RAPP, Sistem Pertanian Terpadu Bantu Petani Efisien dalam Bercocok Tanam
- Melalui Rakor, DKP Rohul Susun ‎Peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan
- BI Corner di Puswil Soeman HS Diresmikan
- Sampena Rapimko, Kadin Pekanbaru Gelar Seminar Ekonomi Kreatif
- BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA
- BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda
- Kampung Berseri Astra, Bupati Inhil Optimis Bantu Peningkatan Ekonomi Petani Kelapa
- DAK Fisik untuk Riau Tahun Ini Berpotensi Gagal Salur
- Tersedia Door Prize dan Uang Kaget, BRI Ajak Ramaikan Panen Hadiah Simpedes di Ukui
- BI Gelar Diseminasi Perkembangan Riau Terkini dan Prospek ke Depan
- BPS Catat NTP Naik, Petani Riau Defisit
- Ekonomi Lesu, Exim Riau Turun
- KTNA Riau di Kuansing, Bupati Mursini Banggakan Potensi Pertanian Daerahnya
- Perpres no 55 tahun 2019, BI: Tahun Depan Roadmapnya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com