Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 15 Oktober 2019 19:26
Hari Pertama, 1.648 Wajib Pajak Peroleh Penghapusan Denda PKB/BBNKB II

Selasa, 15 Oktober 2019 18:43
Indosat Ooredoo dan Facebook Luncurkan Kampanye “Internet 1O1”

Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Selasa, 15 Oktober 2019 16:02
Penanggulangan Stunting, DKPP Rohul Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Melalui Safari Gemarikan

Selasa, 15 Oktober 2019 15:11
BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA

Selasa, 15 Oktober 2019 14:44
Ini Tanggapan Gubri Soal Kisruh Pembentukan AKD DPRD Riau

Selasa, 15 Oktober 2019 14:25
Pemuda Kunto Darussalam Menilai Khairul Zaman Layak Maju Pilkada Rohul 2020

Selasa, 15 Oktober 2019 14:12
Dihadiri Komisi IV, BI Perwakilan Riau Sediakan Pojok Baca di Bengkalis

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18
Siap-siap Diganti, Gubri Warning OPD Lambat Bekerja

Selasa, 15 Oktober 2019 13:12
Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 5 Oktober 2019 10:51
Capacity Building BI-Wartawan Riau, Diskusikan Dampak Pertumbuhan Ekonomi Dunia yang Melambat

Pertumbuhan global melambat. Indonesia pun menerapkan kebijakan menurunkan suku bunga bank.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahun 2019 ini, pertumbuhan ekonomi dunia melambat. Kondisi itu juga terjadi di perlambatan perdagangan dunia dan harga komoditas. Hal itu disampaikan Syachman Perdymer dari Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Pusat pada acara Capacity Building Wartawan di wilayah kerja Bank Indonesia Kpw Riau, Sabtu (5/10/19).

"Pertumbuhan ekonomi global mengalami perlambatan. Termasuk Riau. Perlambatan juga terjadi di perdagangan dunia dan harga komoditas. Termasuk harga minyak dunia dan harga komoditas ekspor Indonesia. CPO, tembaga dan batubara juga melambat. Indeks ekspor Indonesia turun hingga minus 3,4 persen," terangnya.

Terkait hal itu, tambahnya, respon negara negara lain terhadap perlambatan ekonomi global adalah menurunkan suku bunga perbankannya. Tujuannya adalah untuk memancing pertumbuhan ekonomi.

Di Indonesia juga menerapkan kebijakan dengan menurunkan BI rate yang saat ini turun menjadi 5,25 persen. Hal itu diikuti oleh menurunnya suku bunga deposito menjadi sebesar 4,50 persen.

Iskandar dari BI KPW Riau mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Riau mengalami perlambatan hingga 2,75 persen. Perlambatan di picu oleh sektor komoditas pertanian, pertambangan dan galian.

Capacity Building Wartawan Riau Oleh BI KPW Riau

Untuk meningkatkan pengetahuan wartawan di Riau, Bank Indonesia Kpw Riau menggelar Capacity Building Sabtu (5/10/19). Belasan wartawan Riau mengikuti acara Capacity Building yang digelar BI Kpw Riau. Acara menghadirkan pembicara dari BI Pusat dan wartawan ekonomi nasional.

Asral Mashuri, Analis Eksekutif Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau mengatakan bahwa media merupakan partner Bank Indonesia yang terkait pada publis kebijakan Bank Indonesia. Untuk itu, kegiatan Capacity Building ini diharapkan para jurnalis Riau jauh lebih memahami fungsi dan tugas Bank Indonesia dalam menentukan dan mengarahkan kebijakan ekonomi sebagai upaya pembangunan ekonomi.

"Untuk itu, pada acara ini akan kami hadirkan pembicara dari BI Pusat dan wartawan ekonomi senior dari media nasional. Diharapkan kegiatan menghasilkan pemahaman wartawan Riau terhadap perkembangan ekonomi Nasional dan regional," tambahnya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA
- BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda
- Kampung Berseri Astra, Bupati Inhil Optimis Bantu Peningkatan Ekonomi Petani Kelapa
- DAK Fisik untuk Riau Tahun Ini Berpotensi Gagal Salur
- Tersedia Door Prize dan Uang Kaget, BRI Ajak Ramaikan Panen Hadiah Simpedes di Ukui
- BI Gelar Diseminasi Perkembangan Riau Terkini dan Prospek ke Depan
- BPS Catat NTP Naik, Petani Riau Defisit
- Ekonomi Lesu, Exim Riau Turun
- KTNA Riau di Kuansing, Bupati Mursini Banggakan Potensi Pertanian Daerahnya
- Perpres no 55 tahun 2019, BI: Tahun Depan Roadmapnya
- Capacity Building BI-Wartawan Riau, Diskusikan Dampak Pertumbuhan Ekonomi Dunia yang Melambat
- Rapat di Kemenko Maritim LAM Riau Dinilai wajar Ikut kelola Blok Rokan
- Berlangsung 6-12 Oktober, Pelalawan Expo 2019 Bakal Dihibur Nissa Sabyan
- Kemenko Maritim undang LAM Riau Bicarakan Blok Rokan
- Diawali Tanaman Bupati Kampar, Sinar Mas AF Remajakan Kebun Sawit di Kenantan
- Harga TBS Riau Turun Rp 30,55 Perkilogram
- September 2019, Riau Alami Deflasi
- Gubri Dorong Peternak Ikan di Kampar Optimalkan Peluang Ekspor Patin
- Pemkab Kuansing Serius Merinstis Industri Hilir Karet
- APINDO Riau: Pajak Bukan Solusi Emergensi Exit Keuangan Daerah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com